Ketua MPR Minta Kasus Razia Warteg Tidak Diperbesar

Dythia Novianty, Agung Sandy Lesmana

Senin, 13 Juni 2016 | 08:29 WIB
Ketua MPR Minta Kasus Razia Warteg Tidak Diperbesar
Warung Tegal di bulan puasa [suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengaku kecewa dengan tindakan anggota Satpol PP Pemerintah Kota Serang yang melakukan razia dan penyitaan makanan dagangan Warung Tegal (Warteg) milik Saeni. Menurutnya, tidak sepantasnya cara yang cenderung represif tersebut dilakukan di bulan suci Ramadan.

"Tapi ini kan bulan suci Ramadan, sudah cukuplah soal itu. Jangan terus diperpanjang juga, poin sudah cukup saya kira. Banyak permasalahan negeri ini dipikirkan oleh semua kita," kata Zulkifli saat ditemui di kediaman Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono di Jalan Cipinang Cempedak, Polonia, Jakarta Timur, Minggu (12/6/2016) malam.

Zulhas, sapaan akrab Zulkifli Hasan menilai, seharusnya pemerintah daerah lebih serius memikirkan kelangkaan bahan kebutuhan pokok di masyarakat jelang hari raya Lebaran. Ketua Umum PAN itu mengaku, telah meninjau langsung harga bahan pokok saat berkunjung ke pasar tradisional di Garut, Jawa Barat.

"Coba kita bayangkan sekarang kita, saya pulang dari Garut, kita mengalami kelangkaan gula. Mahal dan barangnya langka, Rp13.500, harga daging orang mau Lebaran Rp140 ribu, itu hal yang paling penting yang memerlukan energi kita semua untuk serius," terang Zulhas.

Dia juga mengatakan, jika saat ini para petani bingung karena hasil panennya tidak bisa dijual ke pasar karena ada spekulan yang bermain untuk menaikan harga bahan pokok.

"Petani Garut itu tomatnya sampai busuk, karena di sana tomatnya cuma Rp1.000 perak sampai Rp2.000, akhirnya engga dipetik tomatnya. Padahal, di Jakarta konsumen membeli dengan mahal sekali," ungkap dia.

"Cabai di sana cuma Rp6.000 di petani, di Jakarta puluhan ribu, ini ada gap ini. Konsumen mau Lebaran belinya mahal, oke harga mahal asal menguntungkan petani. Ini tidak. Petani dapat harga yang murah sekali," imbuh Zulhas.

Lebih lanjut, Zulhas menilai, kenaikan dan kelangkaan bahan pokok di pasaran harus bisa menjadi prioritas pemerintah pusat. Sebab, kata dia, jika pemerintah tidak segera melakukan pembenahan di sektor perniagaan pangan maka yang terjadi akan ada kesenjangan sosial di masyarakat.

"Saya kira ini hal yang besar, sistem tata niaga pangan kita yang melahirkan kesenjangan. Ini melahirkan persoalan-persoalan besar. Banyak. Kita tidak toleransi soal Ibu itu, tapi jangan terus-terusan dibicarakan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketua MPR: Cara-cara Kasar Begitu Tentu 'Engga' Jaman

Ketua MPR: Cara-cara Kasar Begitu Tentu 'Engga' Jaman

News | Senin, 13 Juni 2016 | 08:18 WIB

Tahu Diri Bulan Puasa, Warteg di Ibu Kota Kompak Pakai Tirai

Tahu Diri Bulan Puasa, Warteg di Ibu Kota Kompak Pakai Tirai

News | Minggu, 12 Juni 2016 | 13:47 WIB

Polisi Kasihan Pada Ibu Pemilik Warteg yang Dirazia Satpol PP

Polisi Kasihan Pada Ibu Pemilik Warteg yang Dirazia Satpol PP

News | Minggu, 12 Juni 2016 | 13:09 WIB

Donasi Buat Pedagang Warteg Korban Razia Capai Rp200 Juta Lebih

Donasi Buat Pedagang Warteg Korban Razia Capai Rp200 Juta Lebih

News | Minggu, 12 Juni 2016 | 12:55 WIB

Pengusaha Warteg: Kalau Razia, Jangan Sita Makanan, Kasihan

Pengusaha Warteg: Kalau Razia, Jangan Sita Makanan, Kasihan

News | Minggu, 12 Juni 2016 | 12:33 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×