Bayi Diduga Hilang, Ini Kronologis Versi RS Harapan Jayakarta

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 17 Juni 2016 | 17:33 WIB
Bayi Diduga Hilang, Ini Kronologis Versi RS Harapan Jayakarta
Rumah Sakit Harapan Jayakarta, Jalan Bekasi Timur, Cakung, Jakarta Timur [suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Ketua Dewan Pengawas Rumah Sakit Harapan Jayakarta Hermawan Saputra akhirnya angkat bicara mengenai kasus dugaan bayi hilang yang dilaporkan ibu bernama Raudiah Elva Ningsih (37) kepada Polres Jakarta Timur dan Komnas Perlindungan Anak. Ketika itu, Raudiah mengatakan seharusnya melahirkan anak kembar, tetapi cuma mendapat satu bayi usai operasi caesar di Harapan Jayakarta, Jalan Bekasi Timur, Cakung, Jakarta Timur, pada Minggu (8/5/2016).

Dalam konferensi pers di kantor Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Jalan Kesehatan, Jakarta Pusat, Jumat (17/6/2016), Hermawan menceritakan kronologis peristiwa hari itu.

RS Harapan Jayakarta pertamakali menerima Raudiah pada Sabtu (7/5/2016) sekitar pukul 00.13 WIB.

"Pasien yang bersangkutan datang dan diterima petugas kami dengan petugas dengan membawa hasil USG dari luar rumah sakit kami, dari RS Budhi Asih dan Puskesmas Pasar Minggu," ujar Hermawan.

Berdasarkan USG dari dua RS Budhi Asih dan Puskesmas Jatipadang, Pasar Minggu, kata Hermawan, memang ada indikasi kehamilan ganda atau gemeli. Namun, katanya, indikasi awal belum tentu menjadikan hasil akhir diagnosa pasien ketika ditangani rumah sakit.

"Yang disampaikan kepada kami indikasi awal ini memang gemeli (kembar). Oleh karena ini hanya indikasi awal tentu tidak bisa serta merta kami jadikan penegakan diagnosa akhir untuk tindakan yang rumah sakit lakukan," kata dia.

Sebelum operasi caesar, pada pukul 08.00 WIB, dokter yang menangani kehamilan Raudiah melakukan pemeriksaan kandungan. Hasil diagnosanya menunjukkan hanya ada satu bayi.

"Dokter Zainuri melakukan pemeriksaan fisik dan menggunakan alat dobler dengan penegakan diagnosis bayi tunggal," kata Hermawan.

"Hanya karena indikasi medis, letak posisi bayi malposisi diindikasi tindakan seksiosesaria. Setelah itu tim kami melakukan tindakan seksiosesaria dan confirm memang bayinya tunggal,"kata dia.

Hermawan mengatakan dokter telah memberikan penjelasan kepada Raudiah bahwa saat dilakukan operasi caesar hanya ada satu bayi.

"Dan sudah kami jelaskan dengan baik kepada pihak keluarga, dirawat dua hari di rumah sakit," kata dia.

Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait yakin dengan hasil USG kehamilan Raudiah yang menjelaskan Raudiah mengandung bayi kembar. USG tersebut dilakukan di RS Budhi Asih dan Puskesmas Jatipadang.

"Sangat kecillah kemungkinan (tidak hamil kembar). Itu kan dua dokter ahli USG, bukan dokter umum yang periksa dia (Raudiah), hasil USG jelas gemeli," kata Arist kepada wartawan, Kamis (16/6/2016).

Selain bukti USG, kata Arist, juga ada bukti dokumen tertulis dari dokter yang memeriksa Raudiah ketika itu.

"Gambar (USG) jelas juga, kan, ada bentuk dua kepala digambar tersebut, apalagi konsultasi pribadi di RS tersebut (Harapan Jayakarta) juga menyatakan gemeli," ujar Arist.

Arist mengatakan keluarga Raudiah memiliki keturunan kembar. Itu sebabnya, Aris bertanya-tanya dengan apa yang terjadi dengan Raudiah dan sikap dokter rumah sakit itu.

"Itu harus dicari tahu, kan, apa ada yang menyembunyikan informasi. makanya kita perlu klarifikasi. ada hasil USG dan pengalaman gen, kalau memang betul-betul nggak kembar, kenapa informasi yang diberikan nggak begitu jelas kepada keluarga," ujar Arist.

Arist akan membantu mengusut kasus ini. Dia telah melayangkan surat kepada manajemen Rumah Sakit Harapan Jayakarta untuk mencari tahu kebenarannya. Namun, sampai sekarang belum direspon.

"Sudah kami layangkan surat, belum mendapat jawaban. Kami tunggu ya sampai, Senin (21/6/2016), bila tidak ada respon kami akan datang pukul 10.00 WIB. Saya dan pihak keluarga akan mendatangi Rumah Sakit, Kita kawal terus kasus ini," kata Arist.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bayi Diduga Hilang, Dinkes DKI: Memang Tertulis Gemeli, Ada Dua

Bayi Diduga Hilang, Dinkes DKI: Memang Tertulis Gemeli, Ada Dua

News | Jum'at, 17 Juni 2016 | 16:23 WIB

Diduga Hilang Satu, Komnas Yakin Raudiah Hamil Anak Kembar

Diduga Hilang Satu, Komnas Yakin Raudiah Hamil Anak Kembar

News | Kamis, 16 Juni 2016 | 16:34 WIB

Bayi Kembar Diduga Hilang Usai Lahir Dilaporkan ke Polisi

Bayi Kembar Diduga Hilang Usai Lahir Dilaporkan ke Polisi

News | Kamis, 16 Juni 2016 | 14:22 WIB

Bayi Diduga Hilang Usai Operasi, RS Harapan Jayakarta Bungkam

Bayi Diduga Hilang Usai Operasi, RS Harapan Jayakarta Bungkam

News | Kamis, 16 Juni 2016 | 14:01 WIB

Bayi Kembar Diduga Hilang Usai Lahir, Komnas PA akan Temui Dokter

Bayi Kembar Diduga Hilang Usai Lahir, Komnas PA akan Temui Dokter

News | Rabu, 15 Juni 2016 | 20:45 WIB

Terkini

5 Cara Bersosialisasi Tanpa Kehabisan Energi untuk Kaum Introvert

5 Cara Bersosialisasi Tanpa Kehabisan Energi untuk Kaum Introvert

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 13:30 WIB

Sidang Yogi Gilang Arya: Internet Jadi Kasus Hukum Justru Dipakai Polres Mentawai

Sidang Yogi Gilang Arya: Internet Jadi Kasus Hukum Justru Dipakai Polres Mentawai

Sumbar | Sabtu, 19 September 2026 | 13:27 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8: Tim DVI Polda Jatim Kantongi 76 Data Ante Mortem

Tragedi KM Virgo Transport 8: Tim DVI Polda Jatim Kantongi 76 Data Ante Mortem

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 13:25 WIB

5 Sepatu Lari Lokal yang Cocok untuk Maraton, Ada di Bawah Rp1 Juta

5 Sepatu Lari Lokal yang Cocok untuk Maraton, Ada di Bawah Rp1 Juta

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 13:25 WIB

Intip Rundown Konser Tiffany Young di Jakarta Hari Ini, Ada Soundcheck hingga Hi-Bye

Intip Rundown Konser Tiffany Young di Jakarta Hari Ini, Ada Soundcheck hingga Hi-Bye

Entertainment | Sabtu, 19 September 2026 | 13:17 WIB

Cara Jualan di ShopeeFood, Penuhi Syarat Ini!

Cara Jualan di ShopeeFood, Penuhi Syarat Ini!

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 13:15 WIB

Kenapa Kulkas Tidak Dingin tapi Lampu Menyala? Ini Penyebab dan Solusinya

Kenapa Kulkas Tidak Dingin tapi Lampu Menyala? Ini Penyebab dan Solusinya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 13:13 WIB

Danny Setiawan, Birokrat Karier yang Menembus Kursi Gubernur Jawa Barat

Danny Setiawan, Birokrat Karier yang Menembus Kursi Gubernur Jawa Barat

Jabar | Sabtu, 19 September 2026 | 13:12 WIB

Prabowo Pekik Tiga Kali 'Free Palestine', Lalu Peluk Hangat Dubes Palestina di Gontor

Prabowo Pekik Tiga Kali 'Free Palestine', Lalu Peluk Hangat Dubes Palestina di Gontor

News | Sabtu, 19 September 2026 | 13:10 WIB

Kabar Duka! Mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan Meninggal Dunia

Kabar Duka! Mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan Meninggal Dunia

Jabar | Sabtu, 19 September 2026 | 13:06 WIB

×