Sistem Informasi Indonesia Rawan Disadap dan Dicuri

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 25 Juni 2016 | 09:16 WIB
Sistem Informasi Indonesia Rawan Disadap dan Dicuri
Ilustrasi internet (shutterstock)

Suara.com - Pendiri Lembaga Communication and Information System Security Research (CISSReC) Pratama D Persadha berpandangan sistem informasi dan komunikasi di Indonesia masih belum aman karena masih rawan disadap dan dicuri.

"Pembangunan sistem informasi dan komunikasi jika tidak dibarengi pencegahan dan keamanan rahasia data maka dapat disadap dan dicuri," kata Pratama D Persadha, di Jakarta, Jumat (24/6/2016).

Pemerintah Indonesia terkesan belum begitu peduli terhadap keamanan sistem informasi dan kemunikasi di Indonesia. Padahal Pemerintah mengetahui Indonesia adalah negara yang mudah dimata-matai baik oleh asing maupun oleh pihak-pihak yang ingin melakukan kejahatan cyber.

"Wikileaks, sebuah media massa internasional pernah mengungkap dokumen-dokumen rahasia negara Indonesia dan perusahaan kepada publik melalui situs webnya," katanya.

Menurut dia, hal ini dapat terjadi karena Indonesia menggunakan teknologi asing pada sistem informasi dan komunikasi. Pengguna telepon di Indonesia ada sekitar 125 juta serta pengguna internet ada sekitar 65 juta.

"Telepon dan internet pasti digunakan. Infrastruktur ini jika tidak dikelola dengan benar dapat menjadi bumerang dan digunakan untuk kejahatan," katanya.

Pratama mencontohkan, perencanaan aksi terorisme, dapat dilakukan melaui internet. Internet, kata dia, juga dapat berdampak pada perilaku remaja yang negatif, seperti kekerasan seks. Dia menambahkan, saat ini sudah terjadi perang informasi yang cukup masif, tapi Indonesia belum memiliki infrastruktur informasi dan komunikasi secara konprehensif.

"Banyak orang dapat membangun sistem, tapi hanya sedikit orang yang peduli terhadap keamanan sistem," katanya.

Menurut Pratama, wacana pembangunan Badan Cyber Nasional (BCN) dapat memberikan dampak baik, yakni melindungan data dan informasi dari serangan pencurian. Namun BCN ini, kata dia, harus dikelola dengan baik, agar tidak menjadi seperti pisau bermata dua. Pratama juga mengusulkan, adanya pembangunan media sosial lokal untuk mencegah informasi yang menjadi trend dimanfaatkan oleh asing.

"Selama ini Indonesia menggunakan media sosial asing. Pemerintah jika mau sungguh-sungguh dapat membuat media sosial sendiri," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Marak Peretas, Pengguna Internet Semakin Paranoid

Marak Peretas, Pengguna Internet Semakin Paranoid

Tekno | Jum'at, 24 Juni 2016 | 15:03 WIB

Saran ICMI Soal Pemblokiran Google & Youtube Dinilai Gagal Paham

Saran ICMI Soal Pemblokiran Google & Youtube Dinilai Gagal Paham

Tekno | Jum'at, 10 Juni 2016 | 11:28 WIB

Singapura Larang Pegawai Negeri Gunakan Internet di Kantor

Singapura Larang Pegawai Negeri Gunakan Internet di Kantor

Tekno | Rabu, 08 Juni 2016 | 16:11 WIB

Lima Cara Gila Manfaatkan Bonus Kuota Internet 4G

Lima Cara Gila Manfaatkan Bonus Kuota Internet 4G

Tekno | Kamis, 02 Juni 2016 | 16:13 WIB

Wali Kota Bukittinggi Larang Warnet Beroperasi Selama Ramadan

Wali Kota Bukittinggi Larang Warnet Beroperasi Selama Ramadan

News | Kamis, 02 Juni 2016 | 14:31 WIB

Perusahaan Amerika Bikin Pembalut Cerdas, Apa Fungsinya?

Perusahaan Amerika Bikin Pembalut Cerdas, Apa Fungsinya?

Tekno | Rabu, 01 Juni 2016 | 06:56 WIB

Tips Menjelajah Internet Tanpa Koneksi Internet

Tips Menjelajah Internet Tanpa Koneksi Internet

Tekno | Jum'at, 27 Mei 2016 | 15:28 WIB

12 Trik Hemat Kuota Internet Tanpa Bikin Android Kamu Bego

12 Trik Hemat Kuota Internet Tanpa Bikin Android Kamu Bego

Tekno | Rabu, 25 Mei 2016 | 14:16 WIB

Cina Sebar 488 Juta Postingan Palsu di Medsos Per Tahun

Cina Sebar 488 Juta Postingan Palsu di Medsos Per Tahun

Tekno | Senin, 23 Mei 2016 | 11:22 WIB

Mobil Internet Kominfo Terbengkalai

Mobil Internet Kominfo Terbengkalai

Foto | Jum'at, 20 Mei 2016 | 14:56 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×