Bentrok Suporter di GBK, Polisi: Jangan Salahkan Petugas

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Minggu, 26 Juni 2016 | 16:01 WIB
Bentrok Suporter di GBK, Polisi: Jangan Salahkan Petugas
Para calo tiket memanfaatkan momen maraknya The Jakmania yang datang ke SUGBK untuk mendukung Persija Jakarta melawan Semen Padang dengan menjajakan tiket yang lebih mahal [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono mengatakan petugas sudah melakukan antisipasi aksi kerusuhan sebelum laga Persija Jakarta dan Sriwijaya FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Mulai dari imbauan kepada suporter agar jangan anarkistis sampai pengerahan pasukan untuk menjaga area sekitar stadion.

"Jangan menyalahkan petugas. Selama ini kita defensif dalam artian kita berupaya maksimal mungkin dalam melakukan preemptif maupun preventif di lapangan. Mulai razia Ditlantas, sortir pelanggaran bawa sajam dan petasan, kita lakukan sweeping di pintu masuk, penggeledahan," kata Awi di Polda Metro Jaya, Minggu (26/6/2016).

Hal tersebut menyusul Jakmania terlibat bentrok dengan petugas kepolisian ketika pertandingan lanjutan Torabika Soccer Championship 2016 antara Persija Jakarta dan Sriwijaya FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (24/6/2016) malam. Pertandingan tersebut dihentikan setelah suporter Persija masuk ke lapangan dan entah kenapa menyerang petugas kepolisian setelah tim kesayangan mereka tertinggal 0-1. Akibat keberingasan tersebut, enam anggota polisi luka-luka. Buntutnya, sebagian suporter diamankan polisi karena diduga jadi provokator dan pelaku.

Awi menjelaskan sebelum pertandingan, petugas sudah menerapkan standar.

"Selama ini kita lakukan pemeriksaan. Tapi namanya perempuan ada keterbatasan kita. Walaupun ada polwan. Kemungkinan bisa terjadi," katanya.

Meski pengamanan dilakukan dengan ekstra, kata Awi, tetap saja sebagian orang berhasil membawa barang yang dilarang masuk ke dalam stadion.

"Tapi kenyataannya masih aja terjadi mereka bawa mercon. Dengan luasnya GBK itu, semua kemungkinan terjadi bisa. Dalam artian bisa terjadi mercon bisa dilempar dari luar. Karena GBK terbuka sekali. Selama ini selalu kita dapat lemparan dari lantai-lantai itu," katanya.

Awi juga menjelaskan kronologis peristiwa Jumat malam. Salah satu suporter, kata Awi, memasuki lapangan pertandingan setelah Persija Jakarta kebobolan 0-1 dari Sriwijaya FC. Tak lama kemudian, massa ikut-ikutan masuk ke lapangan. Lalu, terjadilah persinggungan dengan aparat yang ditugaskan menjaga jalannya pertandingan.

"Berhentinya pertandingan karena ada penonton yang lompat pagar. Kita halau kemudian terjadi pengrusakan pagar di tribun 13, 14. Mereka menjebol pagar tribun dan melompat lapangan. Itu yang terjadi. Bukan kita tidak antisipasi. Kita antisipasi pasukan kita di dalam," katanya.

Setelah peristiwa tersebut, Polda Metro Jaya melakukan evaluasi agar kedepan tak tarulang lagi.

"Itu jadi bahan evaluasi. Ada kemungkinan mereka dari luar, melempar atau melalui barang bawaan wanita. Ini kita lagi dalami," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Bakal Periksa Pengurus Jakmania Terkait Kerusuhan di GBK

Polisi Bakal Periksa Pengurus Jakmania Terkait Kerusuhan di GBK

News | Minggu, 26 Juni 2016 | 15:30 WIB

Diduga Hendak Sweeping Jakmania, 15 Polisi Diamankan

Diduga Hendak Sweeping Jakmania, 15 Polisi Diamankan

News | Minggu, 26 Juni 2016 | 15:02 WIB

Ini Kondisi Terakhir Brigadir Hanafi Korban Pengeroyokan Jakmania

Ini Kondisi Terakhir Brigadir Hanafi Korban Pengeroyokan Jakmania

News | Minggu, 26 Juni 2016 | 14:24 WIB

Seperti Ini Kondisi Brigadir Hanafi Korban Keberingasan Suporter

Seperti Ini Kondisi Brigadir Hanafi Korban Keberingasan Suporter

News | Minggu, 26 Juni 2016 | 13:27 WIB

Tujuh Pelaku Kerusuhan Suporter Jakmania di GBK Diringkus Polisi

Tujuh Pelaku Kerusuhan Suporter Jakmania di GBK Diringkus Polisi

News | Minggu, 26 Juni 2016 | 12:54 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×