Indonesia Kecam Pemboman Bandara Ataturk, Turki

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 29 Juni 2016 | 10:43 WIB
Indonesia Kecam Pemboman Bandara Ataturk, Turki
Evakuasi korban serangan bom bunuh diri di Bandara Ataturk di Istanbul, Turki, Selasa (28/6). (Reuters/Ismail Coskun)

Suara.com - Pemerintah Indonesia mengecam keras serangan bom di Bandara Ataturk, Istanbul, Turki yang terjadi, Selasa (28/6/2016). Indonesia juga sampaikan duka cita.

"Indonesia mengecam keras serangan teror tersebut dan menyampaikan simpati dan duka cita mendalam kepada korban dan keluarga korban, pemerintah serta rakyat Turki atas kejadian tersebut," kata pernyataan pers Kemlu RI itu, Rabu (28/6/2016) pagi.

Kemarin terjadi dua kali ledakan terpisah di Bandara Ataturk. Pemerintah Turki sejauh ini menyebutkan bahwa akibat kejadian tersebut sekurangnya 28 orang korban meninggal dan puluhan orang lainnya luka-luka.

Pelaku serangan diduga melakukan tembakan sebelum melakukan bom bunuh diri. Sementara itu, para saksi mata menyatakan sempat mendengar adanya baku tembak di lapangan parkir bandara.

Berdasarkan keterangan dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Istanbul, hingga berita ini dikeluarkan, belum diperoleh informasi mengenai adanya warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam serangan bom tersebut.

KJRI Istanbul telah menugaskan staf untuk melakukan penelusuran untuk mencari kemungkinan adanya WNI yang menjadi korban dengan cara memantau perkembangan di Bandara Attaturk, berkoordinasi dengan otoritas setempat. Serta berkoordinasi dengan masyarakat Indonesia di Istanbul.

Terkait situasi keamanan di Turki, Pemerintah Indonesia kembali mengimbau seluruh WNI yang berada di Turki untuk menjaga keamanan pribadi, meningkatkan kewaspadaan, menghindari tempat-tempat keramaian yang dapat menjadi target teror serta mengikuti arahan dan imbauan otoritas keamanan setempat.

Saat ini terdapat sekitar 728 orang WNI berada di Turki, dan 310 di antaranya adalah mahasiswa dan sebagian lainnya adalah WNI yang bekerja di Turki. Untuk informasi lebih lanjut, para WNI di Turki dapat menghubungi "hotline" KJRI Istanbul pada nomor +905319831534 dengan Ibu Ida. Sementara untuk keluarga WNI di Indonesia dapat menghubungi "hotline" pada nomor +6281290070027. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

WNI di Turki Diminta Tingkatkan Kewaspadaan dan Hindari Keramaian

WNI di Turki Diminta Tingkatkan Kewaspadaan dan Hindari Keramaian

News | Rabu, 29 Juni 2016 | 10:36 WIB

Pascaserangan, Bandara Ataturk Ditutup

Pascaserangan, Bandara Ataturk Ditutup

News | Rabu, 29 Juni 2016 | 10:05 WIB

32 Tewas di Bandara Turki, Belum Diketahui WNI Jadi Korban

32 Tewas di Bandara Turki, Belum Diketahui WNI Jadi Korban

News | Rabu, 29 Juni 2016 | 06:57 WIB

Bom Mobil di Turki Tewaskan Satu Polisi dan Lukai 13 Orang

Bom Mobil di Turki Tewaskan Satu Polisi dan Lukai 13 Orang

News | Minggu, 01 Mei 2016 | 14:57 WIB

34 Tewas Akibat Bom Mobil

34 Tewas Akibat Bom Mobil

Foto | Senin, 14 Maret 2016 | 11:31 WIB

Militan Kurdi Dalang Bom Mobil Ankara?

Militan Kurdi Dalang Bom Mobil Ankara?

News | Senin, 14 Maret 2016 | 02:18 WIB

Korban Tewas Bom Mobil Ankara Bertambah Jadi 27 Orang

Korban Tewas Bom Mobil Ankara Bertambah Jadi 27 Orang

News | Senin, 14 Maret 2016 | 01:29 WIB

Serangan Bom Lagi di Turki, Kali Ini Tewaskan 6 Personel Militer

Serangan Bom Lagi di Turki, Kali Ini Tewaskan 6 Personel Militer

News | Kamis, 18 Februari 2016 | 18:31 WIB

Kutuk Teror Bom di Ankara, AS Siap Bantu Pemerintah Turki

Kutuk Teror Bom di Ankara, AS Siap Bantu Pemerintah Turki

News | Kamis, 18 Februari 2016 | 10:51 WIB

Bom Hantam Ankara, 28 Tewas

Bom Hantam Ankara, 28 Tewas

Foto | Kamis, 18 Februari 2016 | 10:13 WIB

Terkini

Titik Terang Pencarian: Sinyal Terakhir 5 Jurnalis Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi

Titik Terang Pencarian: Sinyal Terakhir 5 Jurnalis Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi

News | Sabtu, 12 September 2026 | 17:39 WIB

Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar

Hilang Kendali di Depan Mal Ramayana Bandar Lampung, Pengendara Xeon Tewas Tabrak Pagar Trotoar

Lampung | Sabtu, 12 September 2026 | 17:36 WIB

Lagu Mungkin di Depan Buram dan Harapan di Tengah Ketidakpastian Masa Depan

Lagu Mungkin di Depan Buram dan Harapan di Tengah Ketidakpastian Masa Depan

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 17:30 WIB

TransJakarta Bantah Sopir Ugal-ugalan: CCTV Ungkap Pemotor Potong Jalur!

TransJakarta Bantah Sopir Ugal-ugalan: CCTV Ungkap Pemotor Potong Jalur!

News | Sabtu, 12 September 2026 | 17:30 WIB

Hasil Super League: Persija Menang Dramatis atas Persib di Stadion GBK

Hasil Super League: Persija Menang Dramatis atas Persib di Stadion GBK

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 17:27 WIB

Motif Pengeroyokan Bambang Terungkap! Tersangka Ngaku Kesal Mata Pencaharian Terganggu Kericuhan

Motif Pengeroyokan Bambang Terungkap! Tersangka Ngaku Kesal Mata Pencaharian Terganggu Kericuhan

News | Sabtu, 12 September 2026 | 17:26 WIB

Riset Ilmuwan Menemukan Formula Protein Baru Penawar Bisa Ular Derik

Riset Ilmuwan Menemukan Formula Protein Baru Penawar Bisa Ular Derik

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 17:25 WIB

Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru

Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru

Jogja | Sabtu, 12 September 2026 | 17:23 WIB

Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung

Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung

Lampung | Sabtu, 12 September 2026 | 17:23 WIB

Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga

Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 17:16 WIB

×