5 Bulan Ditutup, Batas Kuningan/Majalengka-Cikijing Siap Dibuka

Madinah | Suara.com

Rabu, 29 Juni 2016 | 13:32 WIB
5 Bulan Ditutup, Batas Kuningan/Majalengka-Cikijing Siap Dibuka
Dok. Ditjen Bina Marga.

Suara.com - Setelah lima bulan ditutup akibat longsoran lereng, ruas jalan batas Kabupaten Kuningan-Majalengka (Cipasung)-Cikijing siap dibuka kembali. Pada 14 Februari 2016, longsor sedalam 40 meter menggerus badan jalan selebar 3 meter dengan panjang 30 meter sehingga tak bisa dilalui kendaraan bermotor demi keselamatan.

Selama perbaikan dilakukan, lalu lintas masyarakat dialihkan ke jalur alternatif. Pascalongsor, arus lalu lintas angkutan sekelas bus berukuran sedang diarahkan ke jurusan Rajagaluh-Cigasong, Majalengka kota-Maja-Talaga-Cikijing. Sementara angkutan umum, minibus, mobil pribadi, dan sepeda motor diarahkan melalui jalur pedesaan.

Menurut Kepala Satuan Kerja Penanganan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah I Jawa Barat, Yuliansyah, pascalongsor pihaknya langsung melakukan penanganan sementara dengan cerucuk dan anyaman batang bambu agar tidak terjadi longsoran lebih besar. Langkah ini dilakukan sambil menunggu desain penanganan teknis jadi.

"Setelah desain teknis jadi, penanganan permanen baru dilakukan awal Maret diawali dengan mobilisasi alat," ujarnya di Cirebon, Jawa Barat.

Adapun penanganan yang dilakukan dengan menggunakan sheet pile, soil nailing, shocrete pada lereng, dan perkerasan beton pada badan jalan. Untuk melakukan pekerjaan ini, Ditjen Bina Marga memerlukan dana sebesar Rp8 miliar yang diambil dari dana tanggap darurat dengan skema penunjukan langsung.

Sebagai informasi, ruas batas Kabupaten Kuningan/Majalengka-Cikijing ini sebelumnya berstatus jalan provinsi. Sejak 23 April 2015 jalur ini ditetapkan sebagai Jalan Arteri Primer (JAP) sehingga menjadi wewenang Ditjen Bina Marga, di bawah Wilayah Penanganan Lohbener-Indramayu-Cirebon-Losari, SNVT PJN Wil I Jabar, BBPJN IV.

Pada kesempatan yang sama, Pejabat Pembuat Komitmen Lohbener-Indramayu-Cirebon-Losari (batas Jawa Tengah), Permana Adi mengatakan kondisi pekerjaan di lapangan saat ini sudah hampir selesaiHanya tersisa beberapa pekerjaan perapihan. Menurut koordinasi dengan pihak kepolisian, jalan ini dianjurkan dibuka pada tanggal 1 Juli nanti. Namun, Bina Marga bisa merencanakan bisa dibuka lebih cepat.

"Berhubung kita bekerja lebih cepat kemarin koordinasi kami diizinkan buka secepatnya. Kalau bisa besok (30/06/2016). Tapi, paling lambat tanggal 1," jelas Permana.

 Mengingat arus mudik lebaran yang semakin dekat, kabar dibukanya ruas ini bisa cukup melegakan masyarakat. Pasalnya, lokasi longsor ini terdapat di ruas penghubung Kota Cirebon-Kuningan-Ciamis (90km) yang dilewati pemudik meski volume nya tidak signifikan.

Mengantisipasi jika terjadi bencana serupa, Permana mengatakan pihaknya telah mempersiapkan dua pos Disaster Relief Unit (DRU). Salah satu pos tersebut bahkan hanya berjarak 300 meter dari titik longsoran (51+600) tersebut.

 "Posko alat berat yang kedua kami siapkan di arah Cikijing," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketahui "Load Index" Ban Sebelum Mudik

Ketahui "Load Index" Ban Sebelum Mudik

Otomotif | Selasa, 28 Juni 2016 | 13:56 WIB

Sibuk, Hengky Kurniawan Mudik Kilat ke Blitar

Sibuk, Hengky Kurniawan Mudik Kilat ke Blitar

| Selasa, 28 Juni 2016 | 13:50 WIB

Ringgo dan Sabai Morscheck Bawa Anak Mudik ke Bali

Ringgo dan Sabai Morscheck Bawa Anak Mudik ke Bali

Entertainment | Selasa, 28 Juni 2016 | 11:04 WIB

Mudik ke Bogor, Nadia Vega Tak Akan Bagi-bagi 'THR'

Mudik ke Bogor, Nadia Vega Tak Akan Bagi-bagi 'THR'

Entertainment | Selasa, 28 Juni 2016 | 06:53 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB