Kunjungan Wisman hingga Mei Naik 7,48 Persen

Ririn Indriani

Minggu, 03 Juli 2016 | 18:30 WIB
Kunjungan Wisman hingga Mei Naik 7,48 Persen
Tanah Lot, salah satu objek wisata di Bali yang banyak dikunjungi wisatawan. (Shutterstock)

Suara.com - Pariwisata Indonesia semakin bergairah. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Tanah Air melalui seluruh pintu masuk pada Mei 2016 tercatat 915.206 atau meningkat sebesar 7,48 persen, dibandingkan bulan yang sama pada 2015.

Tahun lalu jumlah wisman mencapai 852.388 orang.

“Meningkat 7,48 persen, lebih besar persentasenya dari capaian jumlah wisman pada Mei 2015. Secara kumulatif, kunjungan wisman ke Indonesia melalui seluruh pintu masuk bulan Januari sampai Mei 2016 berjumlah 4.433.932 orang. Itu berarti naik dari periode yang sama tahun lalu, yang berjumlah 4.125.233 orang,” kata Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, di Jakarta, beberapa waktu lalu.  

Jika dilihat berdasarkan kebangsaan, kunjungan wisman pada Mei 2016 di 19 pintu utama dibandingkan tahun sebelumnya hingga bulan yang sama mengalami pertumbuhan yang tinggi. Paling tinggi lompatannya adalah Mesir sebesar 58,05 persen, Cina sebesar 45,53 persen, Rusia sebesar 33,50 persen, Bahrain sebesar 28,91 persen, dan India sebesar 28,15 persen.

“Tiongkok semakin menggeser posisi Australia di posisi ketiga terbesar, setelah Singapura dan Malaysia. Selama ini, Australia selalu di posisi ke-3,” kata Arief.

Kenaikan wisata dari Australia terkait dengan kegiatan outbond (kegiatan di luar ruang) mereka yang dialihkan ke Indonesia, bukan ke New Zealand lagi. Para turis Australia memilih Bali and beyond, Lombok, Banyuwangi, Labuhan Bajo, Mentawai, Raja Ampat untuk outbond.

“Viral dari mulut ke mulut dan media sosial tidak bisa dihindari, dan terus bergulir. Itu juga menunjukkan promosi kita semakin terasa dampaknya,” sambung Arief.

Pada 2015, capaian Januari-Mei 2015 tercatat mengalami pertumbuhan tertinggi, yaitu Mesir sebesar 56,72 persen, Bahrain sebesar 45,56 persen, India sebesar 30,64 persen, Inggris sebesar 25,47 persen, dan Tiongkok sebesar 25,27 persen.

“Tiongkok, India, Mesir, dan Bahrain, dua tahun berturut-turut tumbuh pesat. Jika akses ke negara-negara itu semakin banyak, pasti akan bertambah lebih pesat. India, yang tidak ada penerbangan langsung saja, angkanya sudah lebih dari 35 ribu orang sebulan, berarti lebih dari 1.000 orang per hari,” simpul Arief.

Kementerian Pariwisata (Kemepar) juga mencatat, kunjungan wisman pada tiga pintu besar dari 19 pintu masuk utama pada Mei 2016 dibandingkan Mei 2015, yaitu  melalui Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta mengalami penurunan sebesar 1,41 persen dan Batam 11,01 persen.

Wisatawan yang melalui Bandara Ngurah Rai, Bali meningkat sebesar 37,13 persen. Jika dibandingkan Januari-Mei 2015, wisatawan yang melalui Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta pada periode yang sama 2015 meningkat 3,76 persen, Ngurah Rai meningkat sebesar 20,98 persen, tapi Batam mengalami penurunan sebesar 3,49 persen.
 
“Ayo, Great Batam harus lebih agresif lagi mencari wisatawan!” kata Arief.

 





Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenpar Adakan Pariwisata Goes to Campus

Kemenpar Adakan Pariwisata Goes to Campus

News | Jum'at, 01 Juli 2016 | 20:53 WIB

Gaung Sail Karimata dan Wonderful Sail 2 Hingga ke Auckland

Gaung Sail Karimata dan Wonderful Sail 2 Hingga ke Auckland

News | Jum'at, 01 Juli 2016 | 19:57 WIB

Menpar: Wonderful Indonesia Way Perlu Jurus

Menpar: Wonderful Indonesia Way Perlu Jurus

News | Jum'at, 01 Juli 2016 | 14:45 WIB

Terkini

Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia

Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:15 WIB

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 04:50 WIB

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB