Napi Narkoba Asal Turki Kabur dari Lapas Nusakambangan

Adhitya Himawan

Selasa, 05 Juli 2016 | 06:16 WIB
Napi Narkoba Asal Turki Kabur dari Lapas Nusakambangan
Ilustrasi penjara. (Shutterstocks)

Pihak Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Wilayah Jawa Tengah menyatakan Saman Hasan, narapidana berkewarganegaraan Turki yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Besi, Nusakambangan, Cilacap, hingga Senin (4/7/2016) belum tertangkap.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Wilayah Jateng Moelyanto mengatakan bahwa pihaknya hingga sekarang masih melakukan pengejaran dengan bekerja sama aparat penegak hukum terkait.

"Informasi serta foto tentang yang bersangkutan sudah disebar," katanya di Semarang.

Menurut dia, Kementerian Hukum dan HAM juga telah berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Cilacap.

Keberadaan napi kasus narkotika tersebut diperkirakan masih berada di sekitar Cilacap.

"Namanya orang asing tentu ruang geraknya terbatas," ujarnya.

Berkaitan dengan kaburnya terpidana 12 tahun penjara itu, lanjut dia, pejabat serta petugas di LP Besi telah diperiksa.

Moelyanto menduga Saman Hasan kabur akibat kelalaian petugas.

"Terpidana ini sudah setahun menjalani asimilasi, mengurusi masalah listrik dan air. Petugas terlalu percaya terhadap yang bersangkutan sehingga disalahgunakan," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

MenkumHAM Klaim Penusuk di Lapas Gorontalo Sudah Ditangkap

MenkumHAM Klaim Penusuk di Lapas Gorontalo Sudah Ditangkap

News | Kamis, 02 Juni 2016 | 17:21 WIB

Lapas Gorontalo Sudah Aman Terkendali, Satu Polisi Kena Tikam

Lapas Gorontalo Sudah Aman Terkendali, Satu Polisi Kena Tikam

News | Rabu, 01 Juni 2016 | 17:49 WIB

Lapas Gorontalo Rusuh dan Diambil Alih Para Narapidana

Lapas Gorontalo Rusuh dan Diambil Alih Para Narapidana

News | Rabu, 01 Juni 2016 | 06:29 WIB

Ratusan Personel Kawal Pemindahan Narapidana Lapas Banceuy

Ratusan Personel Kawal Pemindahan Narapidana Lapas Banceuy

News | Rabu, 27 April 2016 | 23:06 WIB

Sebanyak 55 Napi LP Banceuy Dipindahkan ke Lapas Cirebon

Sebanyak 55 Napi LP Banceuy Dipindahkan ke Lapas Cirebon

News | Rabu, 27 April 2016 | 17:38 WIB

Sebanyak 140 Narapidana Bermasalah Dipindahkan dari Lapas Banceuy

Sebanyak 140 Narapidana Bermasalah Dipindahkan dari Lapas Banceuy

News | Selasa, 26 April 2016 | 22:45 WIB

Menkumham Tunggu Penyidikan Polisi Ungkap Kerusuhan Lapas Banceuy

Menkumham Tunggu Penyidikan Polisi Ungkap Kerusuhan Lapas Banceuy

News | Selasa, 26 April 2016 | 14:44 WIB

Buntut Rusuh, Ratusan Napi Lapas Banceuy Dipindahkan

Buntut Rusuh, Ratusan Napi Lapas Banceuy Dipindahkan

News | Selasa, 26 April 2016 | 14:43 WIB

Rusuh Banceuy, Menkumham "Teleconference" dengan Ratusan Kalapas

Rusuh Banceuy, Menkumham "Teleconference" dengan Ratusan Kalapas

News | Selasa, 26 April 2016 | 14:11 WIB

Anton Medan Yakin Napi Lapas Banceuy Tewas Dianaya

Anton Medan Yakin Napi Lapas Banceuy Tewas Dianaya

News | Senin, 25 April 2016 | 17:10 WIB

Terkini

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB