Anton Medan Yakin Napi Lapas Banceuy Tewas Dianaya

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Senin, 25 April 2016 | 17:10 WIB
Anton Medan Yakin Napi Lapas Banceuy Tewas Dianaya
Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Lapas khusus Narkoba Banceuy, Bandung, Jawa Barat, Jumat (29/5). (Antara)

Suara.com - Mantan Narapidana Anton Medan meyakini jika tewasnya Undang Kosim, narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Banceuy, Bandung bukan gantung diri. Pasalnya, menurut pengalamannya di penjara, setiap diperiksa di ruangan khusus, para napi hanya menggunakan celana dalam.

Untuk itu pria yang memiliki nama asli Tan Hok Liang ini menilai kematian Undang sangat janggal.

"Saya nggak yakin kalau itu bunuh diri. Karena pengalaman saya, saya sering di sel kok. Terakhir itu empat bulan di sel Cirebon itu orang diperiksa cuma pakai kolor doang. Bagaimana mau bunuh diri? Cuma pakai kolor," kata Anton usai menghadiri Rapat Kerja Teknis Pemasyarakatan di Hotel JS Luwansa, Jalan HR. Rasuna Said Kav. 22C Jakarta Selatan, Senin (25/4/2016).

Menurutnya, ada indikasi tindakan kekerasan yang dilakukan oknum sipir terhadap Undang sebelum ditemukan tewas gantung diri. Dia pun sangat yakin jika napi kasus narkoba itu tewas lantaran dianiaya.

"Saya hakul yakin itu bukan bunuh diri, 1000 persen saya berani jamin itu dianiayain, digebukin," kata Anton.

Dia pun menganggap jika proses pemeriksaan yang dilakukan sipir Lapas masih seperti saat dirinya dipenjara.

"Sampai sekarang modelnya (sistemnya) masih seperti itu. Masuk sel telanjang pakai celana dalam doang masuk sel. Kan seperti itu, mana ada pakai baju," katanya.

Anton menambahkan, narapidana yang kerap mengalami kekerasan saat diperiksa lantaran para sipir tertekan dengan tugasnya untuk melakukan pengamanan di Lapas.

"Psikologis. Petugas lapas juga tertekan dong. Sementara di atas ditekan harus amankan. Khilaf dia," katanya.

Terlebih, menurutnya, dengan pengalaman dan pelatihan yang minim, para sipir juga tidak bisa melakukan pengamanan dengan baik.

"Kaya mereka SMA masuk (para sipir) membayangkan nggak begitu tugas langsung jagain penjahat. Mikir nggak mereka?," katanya.

Diberitakan sebelumnya, kerusuhan terjadi di Lapas Banceuy Kelas II A, Bandung, Jawa Barat pada Sabtu (23/4/2016) lalu. Dari insiden tersebut mengakibatkan sejumlah bangunan di Lapas Banceuy terbakar. Di antara bangunan yang terbakar yakni kantor Lapas Banceuy yang terbakar setelah ditimpuki batu oleh para napi yang mengamuk.

Penyebab kerusuhan ini diduga bermula atas tewasnya salah satu narapidana bernama Undang Kosim. Napi yang tewas gantung diri itu sebelumnya diduga mendapatkan kekerasan dari sipir lapas saat diperiksa di ruang isolasi. Meski demikian, hingga kini pihak kepolisian setempat masih menyelidiki kasus kematian napi kasus narkoba tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Pemicu Kerusuhan Lapas Banceuy Versi Anton Medan

Dua Pemicu Kerusuhan Lapas Banceuy Versi Anton Medan

News | Senin, 25 April 2016 | 16:32 WIB

Kemenkumham Minta Tambah 11 Ribu Pegawai

Kemenkumham Minta Tambah 11 Ribu Pegawai

News | Senin, 25 April 2016 | 15:38 WIB

Bila Ditemukan Indikasi Kekerasan, Kalapas Banceuy Bisa Dicopot

Bila Ditemukan Indikasi Kekerasan, Kalapas Banceuy Bisa Dicopot

News | Senin, 25 April 2016 | 13:47 WIB

Pascakerusuhan, Keluarga Boleh Jenguk Napi Lapas Banceuy

Pascakerusuhan, Keluarga Boleh Jenguk Napi Lapas Banceuy

News | Senin, 25 April 2016 | 12:54 WIB

Narapidana Lapas Banceuy akan Dipindahkan ke Gedung Baru

Narapidana Lapas Banceuy akan Dipindahkan ke Gedung Baru

News | Senin, 25 April 2016 | 12:00 WIB

Rusuh di Lapas Banceuy Sebabkan Kerugian Lebih dari Rp 6 Miliar

Rusuh di Lapas Banceuy Sebabkan Kerugian Lebih dari Rp 6 Miliar

News | Senin, 25 April 2016 | 05:07 WIB

Menkumham Beberkan Penyebab Pengawasan di Lapas Lemah

Menkumham Beberkan Penyebab Pengawasan di Lapas Lemah

News | Minggu, 24 April 2016 | 19:42 WIB

Menkumham Bahas Insiden Lapas Banceuy Bandung

Menkumham Bahas Insiden Lapas Banceuy Bandung

News | Minggu, 24 April 2016 | 13:15 WIB

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Napi Lapas Banceuy

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Napi Lapas Banceuy

News | Minggu, 24 April 2016 | 06:25 WIB

Dokumen Napi Narkoba Lapas Banceuy Ludes Terbakar

Dokumen Napi Narkoba Lapas Banceuy Ludes Terbakar

News | Minggu, 24 April 2016 | 02:33 WIB

Terkini

Petaka Goreng Kentang: Pemilik Ketiduran, Warteg di Fatmawati Ludes Diamuk Api!

Petaka Goreng Kentang: Pemilik Ketiduran, Warteg di Fatmawati Ludes Diamuk Api!

News | Kamis, 09 April 2026 | 09:32 WIB

Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 254 Orang, Iran Bakal Balas Dendam?

Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 254 Orang, Iran Bakal Balas Dendam?

News | Kamis, 09 April 2026 | 09:28 WIB

Bongkar Tipu-tipu Proyek Kemensos, Gus Ipul: Tak Perlu Lobi Pejabat, Silakan Berkompetisi!

Bongkar Tipu-tipu Proyek Kemensos, Gus Ipul: Tak Perlu Lobi Pejabat, Silakan Berkompetisi!

News | Kamis, 09 April 2026 | 09:19 WIB

Kualitas Air Terjaga, Nelayan Halmahera Penuhi Kebutuhan Gizi Karyawan Harita Nickel

Kualitas Air Terjaga, Nelayan Halmahera Penuhi Kebutuhan Gizi Karyawan Harita Nickel

News | Kamis, 09 April 2026 | 09:09 WIB

Respons Istana soal Desakan TGPF Kasus Andrie Yunus: Masih Dikaji, Klaim Proses Sudah Transparan

Respons Istana soal Desakan TGPF Kasus Andrie Yunus: Masih Dikaji, Klaim Proses Sudah Transparan

News | Kamis, 09 April 2026 | 09:06 WIB

Iran Minta AS Tertibkan 'Anjing Gila' Israel, Siap-siap Batalkan Gencatan Senjata!

Iran Minta AS Tertibkan 'Anjing Gila' Israel, Siap-siap Batalkan Gencatan Senjata!

News | Kamis, 09 April 2026 | 09:01 WIB

Misi Revolusi Hijau: Prabowo Resmikan Pabrik Bus Listrik di Magelang Hari Ini

Misi Revolusi Hijau: Prabowo Resmikan Pabrik Bus Listrik di Magelang Hari Ini

News | Kamis, 09 April 2026 | 08:44 WIB

Sidak Random! BGN Temukan Bangunan Tak Layak 'Mirip Goa' Jadi SPPG di Bandung Barat

Sidak Random! BGN Temukan Bangunan Tak Layak 'Mirip Goa' Jadi SPPG di Bandung Barat

News | Kamis, 09 April 2026 | 08:28 WIB

Korban Tewas Serangan Israel ke Lebanon Bertambah Jadi 254 Orang

Korban Tewas Serangan Israel ke Lebanon Bertambah Jadi 254 Orang

News | Kamis, 09 April 2026 | 08:24 WIB

Teka-teki Pengganti Anwar Usman: Istana Kantongi Nama Calon Hakim MK, Siap Dilantik Pekan Ini!

Teka-teki Pengganti Anwar Usman: Istana Kantongi Nama Calon Hakim MK, Siap Dilantik Pekan Ini!

News | Kamis, 09 April 2026 | 08:05 WIB