Upaya Pemadaman Kebakaran Hutan di Riau Diperluas

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 10 Juli 2016 | 04:03 WIB
Upaya Pemadaman Kebakaran Hutan di Riau Diperluas
Kebakaran hutan di Sumatera. (Antara)

Suara.com - Penanggulangan kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) yang terjadi di Provinsi Riau dalam beberapa pekan terakhir menggunakan helikopter dan pesawat pengebom air (waterbombing) terus diperluas.

Berdasarkan laporan tim Satgas Udara Karlahut, pada Sabtu setidaknya pengeboman air dilakukan di wilayah Pelalawan dan Kabupaten Siak. Pengeboman air tersebut melibatkan dua helikopter jenis MI-8 dan satu pesawat air tractor bantuan BNPB serta satu heli Super Puma yang diperbantukan Sinarmas.

Lokasi Karlahu yang terjadi di wilayah Pelalawan masih terkonsentrasi di sekitar Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Informasi terakhir, lokasi itu kembali terbakar meski sebelumnya berhasil dipadamkan menggunakan pengeboman air dengan mengerahkan seluruh armada yang ada sebelumnya.

"Pemadaman tetap dilakukan, namun kita juga terus memantau keberadaan pelaku pembakaran karena diduga lokasi itu sengaja di bakar," kata Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma Henri Alfiandi di Pekanbaru, Sabtu (9/7/2016).

Sementara itu, selain fokus pemadaman di TNTN, Satgas Udara turut memperluas pengeboman air ke Kecamatan Bukit Raya, Kabupaten Siak. Di lokasi tersebut terpantau sejumlah titik api yang membakar lahan konsesi.

Luas kebakaran di wilayah tersebut diperkirakan mencapai 15 hektar. "Informasi terakhir yang diperoleh dari BPBD setempat, 65 persen kebakaran berhasil dikendalikan. Pengeboman air akan terus dilakukan hingga dipastikan padam," jelasnya.

Sementara itu, BMKG Pekanbaru merilis keberadaan titik panas di Riau mencapai 18 titik pada Sabtu sore. Selain di Pelalawan dan Siak, titik panas turut terpantau di Bengkalis, Dumai, Rokan Hilir, Rokan Hulu, dan Indragiri Hilir.

Satgas Karlahut Riau terus menyiagakan personel guna melakukan patroli pencegahan dan penanggulangan selama lebaran. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jelang Lebaran, Ratusan Titik Panas Tersebar di Sumatera

Jelang Lebaran, Ratusan Titik Panas Tersebar di Sumatera

News | Senin, 04 Juli 2016 | 06:39 WIB

Dua Orang Tewas di Kebakaran Lahan California

Dua Orang Tewas di Kebakaran Lahan California

News | Sabtu, 25 Juni 2016 | 09:59 WIB

3000 Hektare Hutan di Sulawesi Tengah Terbakar

3000 Hektare Hutan di Sulawesi Tengah Terbakar

News | Sabtu, 18 Juni 2016 | 18:45 WIB

Sepanjang Kamis, 10 Titik Kebakaran Hutan Muncul di Riau

Sepanjang Kamis, 10 Titik Kebakaran Hutan Muncul di Riau

News | Jum'at, 17 Juni 2016 | 00:02 WIB

Ribuan Warga Pengungsi Kebakaran Hutan Kanada Tertahan Asap

Ribuan Warga Pengungsi Kebakaran Hutan Kanada Tertahan Asap

News | Sabtu, 07 Mei 2016 | 06:57 WIB

13 Titik Api Terdeteksi di Hutan Provinsi Riau

13 Titik Api Terdeteksi di Hutan Provinsi Riau

News | Jum'at, 06 Mei 2016 | 10:16 WIB

Jambi Mulai Waspada Kebakaran Hutan

Jambi Mulai Waspada Kebakaran Hutan

News | Kamis, 05 Mei 2016 | 05:24 WIB

Koalisi Internasional Serukan Sanksi atas Kebakaran Hutan di RI

Koalisi Internasional Serukan Sanksi atas Kebakaran Hutan di RI

News | Sabtu, 30 April 2016 | 09:58 WIB

BPBD Terbangkan Heli Berpilot Rusia untuk Padamkan Karhutla Riau

BPBD Terbangkan Heli Berpilot Rusia untuk Padamkan Karhutla Riau

News | Senin, 11 April 2016 | 12:22 WIB

BMKG Deteksi 22 Titik Api di Riau

BMKG Deteksi 22 Titik Api di Riau

News | Kamis, 07 April 2016 | 09:25 WIB

Terkini

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

×