Cegah Kekerasan di Sekolah, Anies Baswedan Lakukan Cara Ini

Ririn Indriani | Wahyu Tri Laksono | Suara.com

Senin, 11 Juli 2016 | 19:57 WIB
Cegah Kekerasan di Sekolah, Anies Baswedan Lakukan Cara Ini
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan di Kantor Kemendikbud, Jakarta Selatan, Senin (11/7/2016). (Suara.com/Wahyu Tri Laksono)

Suara.com - Seluruh sekolah tingkat dasar, menengah hingga atas di pelosok tanah air akan menjalani tahun ajaran baru 2016/2017 pada Senin (18/7/2016).

Pada tahun ajaran baru nanti, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan tak mau lagi kecolongan dengan adanya praktik kekerasan yang rentan terjadi di sekolah setiap tahun ajaran baru tersebut.

Untuk mencegah kekerasan di sekolah, Mendikbud mengubah bentuk masa orientasi sekolah (mos) menjadi pengenalan lingkungan sekolah (pls). "Iya sekarang pengenalan lingkungan sekolah tak sepenuhnya dikelola senior (OSIS). Guru harus lebih dominan, kemudian peran orang tua juga. Jadi, tak ada lagi pakai topi selain topi sekolah, kaos kaki beda. Semua harus di dalam kelas dan pakai seragam sekolah seperti biasanya," kata Anies saat diskusi di kantor Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Senin (11/7/2016).

Tak hanya itu, Anies juga mengimbau agar di hari pertama sekolah, orang tua mengantar anak ke sekolah barunya. Bukan hanya sekadar mengantar, tapi ada diskusi dengan guru terkait pembelajaran setahun ke depan.

"Antar anak bukan hanya sampai depan pagar sekolah, tapi sampai dalam. Tujuannya agar terbangun komunikasi antara orang tua dan guru, wali kelas serta kepala sekolah agar tak terjadi salah komunikasi kembali," tuturnya.

Dengan adanya komunikasi yang terjalin dengan baik tersebut, pihak sekolah dan orang tua bisa berbagi informasi tentang siswa. "Orang tua aktif bertanya kepada guru. Guru juga minta informasi kepada orang tua seputar kepribadian atau hal-hal yang bisa menjadi masalah untuk anak," ujar Anies.

Nantinya, lanjut Mendikbud, pola komunikasi di hari pertama sekolah itu berbeda-beda tergantung sekolah masing-masing. Bisa dikumpulkan di satu kelas siswa, guru, dan orang tua atau sebaliknya.

"Setidaknya ada pengalaman berkesan bagi si anak dengan diantar ke sekolah," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ratusan Tamu Jusuf Kalla, Cuma Anies Baswedan yang Pakai Sarung

Ratusan Tamu Jusuf Kalla, Cuma Anies Baswedan yang Pakai Sarung

News | Rabu, 06 Juli 2016 | 15:35 WIB

ICN 2016 Ajak Anak Muda Hidupkan Semangat Nasionalisme

ICN 2016 Ajak Anak Muda Hidupkan Semangat Nasionalisme

Press Release | Rabu, 08 Juni 2016 | 13:37 WIB

Anies Baswedan Dukung Film Mars

Anies Baswedan Dukung Film Mars

Entertainment | Minggu, 08 Mei 2016 | 07:58 WIB

Mendikbud Bertemu Ombudsman Bahas UN

Mendikbud Bertemu Ombudsman Bahas UN

Foto | Rabu, 04 Mei 2016 | 15:37 WIB

Terkini

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:51 WIB

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:42 WIB

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:40 WIB

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:28 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:20 WIB

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:19 WIB