Kecemasan Ibu yang Anaknya Diduga Korban Vaksin RS Harapan Bunda

Ruben Setiawan, Nikolaus Tolen

Jum'at, 15 Juli 2016 | 19:00 WIB
Kecemasan Ibu yang Anaknya Diduga Korban Vaksin RS Harapan Bunda
Ratusan orangtua geruduk Rumah Sakit Harapan Bunda, Jakarta Timur, setelah khawatir anak mereka jadi korban vaksin palsu, Jumat (15/7/2016). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Ratusan orangtua dari anak-anak yang diduga korban vaksin palsu menggeruduk Rumah Sakit Harapan Bunda, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Jumat (15/7/2016). Dari ratusan orang tersebut, salah satu Ibu, Kristin yang anaknya pernah divaksin di rumah sakit tersebut mengaku mendengar pengaduan dari orangtua lainnya soal keadaan yang dialami anak-anak mereka usai mendapat vaksin yang diduga palsu.

Seperti diketahui, RS Harapan Bunda merupakan satu dari 14 rumah sakit yang berada dalam daftar rilis Kementerian Kesehatan, sebagai rumah sakit yang mendapat pasokan vaksin palsu.

"Ada banyak anak-anak yang divaksin di sini. Ini saja pada hari ini, pada datang ke sini (RS Harapan Bunda). Kita mau dengar keterangan dari pihak Rumah Sakit, karena kan salah satu Rumah sakit yang pakai vaksin palsu itu kan di sini," kata Kristin di sela-sela aksi protes terhadap Pihak RS Harapan Bunda di Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (15/7/2016).

Lebih lanjut, ibu yang dua anaknya mendapat vaksin di rumah sakit tersebut mengatakan bahwa dari cerita ibu-ibu yang lain, ada banyak anak yang kesehatannya terganggu usai mendapatkan vaksin dari RS Harapan Bunda. Dia bahkan mengatakan, ada yang psikologisnya terganggu. Yang lebih parah, ada bayi yang sudah berumur sembilan bulan, tapi beratnya hanya empat setengah (4,5) kilogram beratnya usai diberi vaksin. Padahal, kata dia, saat lahir berat badanya mencapai 3,1 kilogram.

"Ada yang begitu divaksin, langsung mencret, ada yang  nggak bisa bicara, nggak bisa jalan, psikologisnya terganggu, nggak bisa menggerakkan leher," kata Kristin.

Ibu yang saat ini tinggal di Sunter, Jakarta Utara tersebut, mengaku bahwa anaknya memang tidak seperti anak-anak lain yang mengalami gangguan kesehatan usai divaksin di RS Harapan Bunda. Meski begitu, dirinya tetap khawatir, karena dulu dua orang anaknya sempat bolak balik RS Harapan Bunda usai divaksin. Dia khawatir, dampak dari vaksin tersebut akan timbul di masa mendatang.

"Saya mau minta tanggung jawab, karena saya tidak tahu dampak ke depan kesehatan anak saya bagaimana, karena kan kami nggak tau yang disuntikan ke tubuh anak saya apa, kan beda-beda reaksinya," kata Kristin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ruang IT RS Harapan Bunda Terbakar, Saksi Mata Lihat Pasien dengan Tangan Terinfus Selamatkan Diri

Ruang IT RS Harapan Bunda Terbakar, Saksi Mata Lihat Pasien dengan Tangan Terinfus Selamatkan Diri

News | Jum'at, 08 Maret 2024 | 17:26 WIB

RS Harapan Bunda Ciracas Kebakaran, Pasien-pasien Langsung Dievakuasi

RS Harapan Bunda Ciracas Kebakaran, Pasien-pasien Langsung Dievakuasi

News | Kamis, 07 Maret 2024 | 23:56 WIB

Terkini

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:32 WIB

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

Tulang dan Nadi: Lagu Tiara Andini yang Bikin Saya Sadar Cinta Itu Ujian

Tulang dan Nadi: Lagu Tiara Andini yang Bikin Saya Sadar Cinta Itu Ujian

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

Sorot Analisis Kapolri, Pengamat Minta Keamanan Ruang Digital Masuk Kebijakan Pertahanan Negara

Sorot Analisis Kapolri, Pengamat Minta Keamanan Ruang Digital Masuk Kebijakan Pertahanan Negara

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:27 WIB

Nekat Kirim Video Syur ke Keluarga Mantan Pacar, Pemuda di Tubaba Diciduk Polisi

Nekat Kirim Video Syur ke Keluarga Mantan Pacar, Pemuda di Tubaba Diciduk Polisi

Lampung | Selasa, 29 September 2026 | 17:27 WIB

×