Kak Seto Desak Pemerintah Buka Nama Semua RS Pemakai Vaksin Palsu

Adhitya Himawan | Welly Hidayat | Suara.com

Sabtu, 16 Juli 2016 | 12:34 WIB
Kak Seto Desak Pemerintah Buka Nama Semua RS Pemakai Vaksin Palsu
Konpers Lembaga Perlindungan Anak (LPA) di Jakarta, Sabtu (16/7/2016). [Suara.com/Welly Hidayat]

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Seto Mulyadi meminta kepada Kementerian Kesehatan untuk tegas menindak rumah sakit yang menggunakan vaksin palsu. Permintaan Kak Seto ini  mewakili para orangtua korban vaksin palsu di Rumah Sakit Harapan Bunda, Jakarta Timur. 

"Ini menjadi persoalan bersama kemenkes harus jelaskan kenapa mesti terjadi peristiwa ini," kata Kak Seto, digedung Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (16/7/2016).

Kak Seto, meminta pemerintah harus bersikap tegas dan membeberkan rumah sakit mana saja yang yang belum aman. Selain itu, pemerintah juga harus bisa menjamin sepenuhnya bahwa setiap rumah sakit yang ada di seluruh wilayah Indonesia benar-benar aman dan peristiwa vaksin palsu tersebut tidak akan terulang kembali.

"Kami mohon pemerintah juga berani mengatakan bahwa Ruma sakit,  a, b dan c belum aman,"ujar Kak Seto.

Selain itu, Kak Seto  juga akan  mendampingi para orang tua korban yang diduga terkena vaksin palsu. Ia berencana pada Senin (18/7/2016), untuk bertemu dengan para Satuan tugas (Satgas) yang menangani kasus valsin palsu tersebut.

"Senin akan mediasi dengan satgas vaksin palsu, bertemu kemenkes bareskrim juga BPOM kami datangi nanti," ujar Seto.

Sebelumnya, ratusan orangtua dari anak-anak yang diduga korban vaksin palsu menggeruduk Rumah Sakit Harapan Bunda, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Jumat (15/7/2016). Dari ratusan orang tersebut, salah satu Ibu, Kristin yang anaknya pernah divaksin di rumah sakit tersebut mengaku mendengar pengaduan dari orangtua lainnya soal keadaan yang dialami anak-anak mereka usai mendapat vaksin yang diduga palsu.

Seperti diketahui, RS Harapan Bunda merupakan satu dari 14 rumah sakit yang berada dalam daftar rilis Kementerian Kesehatan, sebagai rumah sakit yang mendapat pasokan vaksin palsu.

"Ada banyak anak-anak yang divaksin di sini. Ini saja pada hari ini, pada datang ke sini (RS Harapan Bunda). Kita mau dengar keterangan dari pihak Rumah Sakit, karena kan salah satu Rumah sakit yang pakai vaksin palsu itu kan di sini," kata Kristin di sela-sela aksi protes terhadap Pihak RS Harapan Bunda di Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (15/7/2016). 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selama Ini Mandul, Nasdem Rekomendasikan Polisi Masuk BPOM

Selama Ini Mandul, Nasdem Rekomendasikan Polisi Masuk BPOM

News | Sabtu, 16 Juli 2016 | 11:45 WIB

Umumkan RS Pengguna Vaksin Palsu, Menkes Dipuji

Umumkan RS Pengguna Vaksin Palsu, Menkes Dipuji

Health | Sabtu, 16 Juli 2016 | 03:49 WIB

Pertemuan Orangtua dan RS Elisabeth Bekasi Berlangsung Panas

Pertemuan Orangtua dan RS Elisabeth Bekasi Berlangsung Panas

News | Jum'at, 15 Juli 2016 | 22:59 WIB

RS ST Elisabeth Gelar Pertemuan Tertutup dengan Para Orangtua

RS ST Elisabeth Gelar Pertemuan Tertutup dengan Para Orangtua

News | Sabtu, 16 Juli 2016 | 02:55 WIB

Kesehatan Bayinya Terganggu, Neti Khawatir Kena Vaksin Palsu

Kesehatan Bayinya Terganggu, Neti Khawatir Kena Vaksin Palsu

News | Jum'at, 15 Juli 2016 | 19:47 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB