Inilah Alasan RS Hosana Medica Membeli Vaksin Palsu

Adhitya Himawan | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Senin, 18 Juli 2016 | 20:32 WIB
Inilah Alasan RS Hosana Medica Membeli Vaksin Palsu
Konpers RS Hosana Medica terkait vaksin palsu di Jakarta, Senin (18/7/2016). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Rumah Sakit Hosana Medica membeberkan alasan terkait pembelian vaksin palsu kepada CV Azka Medical yang merupakan distributor vaksin palsu.

RS Hosana Medica merupakan salah satu dari 14 daftar Rumah Sakit yang menerima vaksin palsu berdasarkan rilis Kementerian Kesehatan.

Direktur RS Hosana Medica, Erik Maruapey beralasan pembelian vaksin palsu kepada CV Azka Medical dikarenakan kelangkaan vaksin di rumah sakit tersebut selama September 2015 hingga April 2016.

"Pihak Rumah Sakit Hosana Medica Bekasi melakukan pemesanan vaksin kepada CV Azka Medika dikarenakan adanya kelangkaan dan kekosongan vaksin, selama rentan waktu 22 September 2015 sampai 13 April 2016,"ujar Erik dalam jumpa pers di RS Hosana Medica, Jalan Pramuka, Kelurahan Sepanjangjaya, Kecamatan Rawalumbu, Bekasi, Senin (18/7/2016).

Adapun jenis vaksin palsu yang telah digunakan dalam di RS Hosana Medica selama 22 September 2015 hingga 13 april 2016 yakni jenis ATS (Anti Tetanus Serum) dan tuberculin. Pasalnya pihaknya telah melakukan penelusuran dan mendata terhadap semua jenis vaksin yang dinyatakan palsu berdasarkan Bukti fisik dan pemesanan dari programa sistem Informasi manajemen (SIM) meliputi bukti pemesanan, pembeliam dan pembayaran.

"Bukti layanan ditelusuri dari Rekam Medis, RS Hosana Medica Bekasi menggunakan 2 jenis vaksin, yaitu ATS dan tuberculin,"ucapnya.

Lebih lanjut dirinya menyampaikan permohonan maaf kepada RS Hosana Medica Bekasi kepada pasien, keluarga pasien dan pihak- pihak yang menjadi korban peredaran vaksin palsu. Oleh karena itu, pihaknya bertanggungjawab kepada korban vaksin palsu dengan memberikan vaksinasi ulang secara gratis.

"Pihak Rumah Sakit bersedia memberikan vaksinasi ulang tanpa biaya, atau arahan yang lain dari satgas penanggulangan vaksin palsu," kata Erik.

Tak hanya itu, pihaknya mengaku prihatin dengan adanya vaksin palsu di RS Hosana Medica yang dilakukan oleh oknum-yang oknum tidak bertanggung jawab. 
Erik juga menuturkan, pihaknya juga kecewa dengan kelalaian Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Kami kecewa dengan kelalaian BPOM dalam tanggung jawabnya terhadap keamanan, khasiat, dan Mutu vaksin yang beredar di negeri Kita Indonesia, serta tidak berjalannya pengawasan secara berkesinambungan terhadap vaksin yang beredar," jelas Erik.

Dirinya menambahkan, pihak RS telah memenuhi pemeriksaan oleh Dinas Kesehatan, pemanggilan Kementerian Kesehatan serta Bareskrim Mabes Polri.

"Kami akan selalu memenuhi pemanggilan, pemeriksaan ataupun penyelidikan oleh pihak Bareskrim Polri," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Kesehatan Lima Periode Kecolongan Skandal Vaksin Palsu

Menteri Kesehatan Lima Periode Kecolongan Skandal Vaksin Palsu

News | Senin, 18 Juli 2016 | 20:07 WIB

Orangtua Korban Vaksin Palsu Minta Uang Mereka Dikembalikan

Orangtua Korban Vaksin Palsu Minta Uang Mereka Dikembalikan

News | Senin, 18 Juli 2016 | 19:09 WIB

Hindari Kisruh, IDI Usulkan Pendirian Posko Aduan Vaksin Palsu

Hindari Kisruh, IDI Usulkan Pendirian Posko Aduan Vaksin Palsu

News | Senin, 18 Juli 2016 | 18:50 WIB

Kuasa Hukum Dokter I Ngotot Kliennya Tak Terlibat Vaksin Palsu

Kuasa Hukum Dokter I Ngotot Kliennya Tak Terlibat Vaksin Palsu

News | Senin, 18 Juli 2016 | 17:43 WIB

Pertemuan Orangtua Dengan RSIA Sayang Bunda Ricuh

Pertemuan Orangtua Dengan RSIA Sayang Bunda Ricuh

News | Senin, 18 Juli 2016 | 16:50 WIB

Jokowi Tinjau Pemberian Vaksinasi Ulang

Jokowi Tinjau Pemberian Vaksinasi Ulang

Foto | Senin, 18 Juli 2016 | 16:16 WIB

IDI Tuding Kemenkes "Lempar Bola" Terkait Kasus Vaksin Palsu

IDI Tuding Kemenkes "Lempar Bola" Terkait Kasus Vaksin Palsu

News | Senin, 18 Juli 2016 | 15:35 WIB

Diduga Ada Dokter Lain RS Harapan Bunda Terlibat Vaksin Palsu

Diduga Ada Dokter Lain RS Harapan Bunda Terlibat Vaksin Palsu

News | Senin, 18 Juli 2016 | 15:14 WIB

Ibu Duga Anaknya Divaksin Palsu, Tapi Dokter Bilang Alergi Susu

Ibu Duga Anaknya Divaksin Palsu, Tapi Dokter Bilang Alergi Susu

News | Senin, 18 Juli 2016 | 15:10 WIB

Ahok Minta Masyarakat Tak Resah Soal Peredaran Vaksin Palsu

Ahok Minta Masyarakat Tak Resah Soal Peredaran Vaksin Palsu

News | Senin, 18 Juli 2016 | 14:46 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB