Pascakudeta, Beredar Foto Tentara Turki Diikat dan Ditelanjangi

Ruben Setiawan | Suara.com

Selasa, 19 Juli 2016 | 08:31 WIB
Pascakudeta, Beredar Foto Tentara Turki Diikat dan Ditelanjangi
Seorang warga sipil memukuli tentara yang ikut ambil bagian dalam kudeta militer di jembatan Selat Bosphorus, Turki. (Reuters)

Suara.com - Sebuah foto yang diduga memperlihatkan puluhan tentara Turki berbaring setengah telanjang dengan tangan terikat beredar di dunia maya. Foto tersebut muncul setelah Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan bahwa dirinya akan "membersihkan" negara dari "virus" yang menjadi dalang kudeta militer.

Ada kekhawatiran bahwa Erdogan akan menghukum secara brutal mereka yang bertanggungjawab atas kudeta militer di Ankara dan Istanbul, Jumat pekan lalu.



Erdogan sudah menangkap 6.000 orang setelah kudeta yang menemui kegagalan tersebut. Ia juga masih mempertimbangkan untuk memberikan hukuman mati, sebuah hukuman yang sudah tak lagi digunakan di negara tersebut sejak tahun 1984. Kolonel Ali Yaziki, salah satu ajudan militer Erdogan, turut ditangkap atas tuduhan makar.

Jumlah korban tewas yang jatuh dalam kudeta mencapai 290 orang, berdasarkan data kementerian luar negeri. Lebih dari 100 korban tewas merupakan pelaku kudeta.

"Kami akan terus membersihkan virus dari dalam institusi pemerintah, karena virus ini telah menyebar. Seperti kanker, virus ini telah menyelimuti negara ini," kata Erdogan dalam sebuah upacara pemakaman salah satu korban kup.

"Kami berjalan dengan kerudung pemakaman kami dan kami akan berhadapan dengan para pembunuh ini, sekte ini, para pengikut Fethullah (Gulen) ini," ujar Erdogan.

Seperti diketahui, Erdogan menuduh mantan sekutunya, ulama Fethullah Gulen, sebagai otak dari kudeta. Namun, Gulen membantah terlibat dan menuduh rezim Erdogan amat manipulatif sehingga mungkin saja sang presiden sendiri yang merencanakan kudeta tersebut.

Sejumlah foto lain yang beredar di dunia maya memperlihatkan kebrutalan warga sipil mengeroyok para tentara yang berupaya melakukan kudeta. Di satu foto, terlihat sekelompok lelaki menendangi seorang tentara yang terbaring di tanah seraya melindungi kepala dengan tangannya.

Perdana Menteri Binali Yildirim memperingatkan bahwa para tentara akan "membayar mahal" atas apa yang mereka lakukan. Ia juga mendesak rakyat untuk tetap turun ke jalan untuk mendukung Erdogan. (Independent)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:45 WIB

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:34 WIB

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:51 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo Subianto, Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Melek Ketahanan Pangan

Dukung Asta Cita Prabowo Subianto, Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Melek Ketahanan Pangan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:50 WIB

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:42 WIB

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:40 WIB