Komisi X Imbau Ortu dan Guru Awasi Anak Main Pokemon Go

Adhitya Himawan, Dian Rosmala

Rabu, 20 Juli 2016 | 18:12 WIB
Komisi X Imbau Ortu dan Guru Awasi Anak Main Pokemon Go
Foto pengumuman larangan bermain Pokemon Go di Istana Negara. (Suara.com/Erick Tanjung)

Anggota Komisi X DPR RI Dadang Rusdiana, mengimbau kepada para orangtua dan guru agar senantiasa mengawasi anak saat bermain game Pokemon Go. Pernyataan tersebut menyusul maraknya demam aplikasi game Pokemon Go saat ini.

Dadang mengatakan orangtua dan guru harus memberikan pemahaman yang baik kepada anak, terkait dengan dampak positif dan negatifnya game Pokemon Go. Katanya, pelarangan tidak serta-merta harus dilakukan, sebab biar bagaimana pun game tetap memiliki nilai positif terhadap anak.

"Kita juga enggak bisa secara buta melarang anak bermain game, karena ada beberapa game yang bisa merangsang kreativitas anak," kata Dadang, di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/7/2016).

Namun demikian, dia menilai para orangtua dan guru harus tetap membatasi anak bermain game, sebab jika terlalu sering juga akan berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak.

"Kalau anak-anak larut dalam game-game seperti itu juga akan merusak kadar mentalnya, kreativitasnya, yang harusnya belajar kemudian terkuras untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Yang penting sekarang orang tua bisa mengendalikan jadwal yang dilakukan anak-anak," kata Dadang.

Dadang berpendapat, demam Pokemon Go yang menjangkiti anak sekolah bisa menjadi tantangan tersendiri bagi para pendidik atau guru. Katanya, guru seharusnya memiliki metode pembelajaran yang bisa meningkatkan daya tarik anak untuk mau belajar.

"Ke depan, metode pembelajaran dengan sistem audio visual itu kan lebih menarik. Ketika guru memberikan pengajaran kreatif dengan menggunakan metode audio visual, saya kira ini bisa sedikit mengurangi agar anak merasa bahwa ternyata kegiatan belajar-mengajar di sekolah itu lebih menarik dibandingkan dengan game-game yang lain," tutur Dadang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketua DPR Setuju Anggota Dewan Dilarang Cari Pokemon di Senayan

Ketua DPR Setuju Anggota Dewan Dilarang Cari Pokemon di Senayan

News | Rabu, 20 Juli 2016 | 13:36 WIB

Dijual 2 Jutaan, Evercoss Y2 Power Kuat Main Pokemon Seharian

Dijual 2 Jutaan, Evercoss Y2 Power Kuat Main Pokemon Seharian

Tekno | Rabu, 20 Juli 2016 | 12:45 WIB

Sisi Positif "Pokemon Go" untuk Kota Jakarta

Sisi Positif "Pokemon Go" untuk Kota Jakarta

News | Rabu, 20 Juli 2016 | 01:17 WIB

Pria Asal Prancis Kejar Pokemon di Kawasan 'Terlarang'

Pria Asal Prancis Kejar Pokemon di Kawasan 'Terlarang'

Tekno | Selasa, 19 Juli 2016 | 21:34 WIB

Warga Dilarang Cari Pokemon di Kantor Polisi se-Indonesia

Warga Dilarang Cari Pokemon di Kantor Polisi se-Indonesia

News | Selasa, 19 Juli 2016 | 19:23 WIB

Terkini

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:59 WIB

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:40 WIB

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap

Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:19 WIB

×