Dari 23 Tersangka Vaksin Palsu, 3 Orang Mulai Disidik

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 22 Juli 2016 | 15:51 WIB
Dari 23 Tersangka Vaksin Palsu, 3 Orang Mulai Disidik
Jaksa Agung RI, M Prasetyo (tengah) didampingi jajarannya saat akan meresmikan monumen Jaksa Agung RI dari masa ke masa di Kompleks Kejaksaan Agung, Kamis (21/7).[Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Kejaksaan Agung hari ini menerima tiga Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP), dari Badan Reserse Kriminal Mabes Polri terkait 23 tersangka kasus penyebaran vaksin palsu.

Jaksa Agung M Prasetyo mengatakan pihaknya belum menerima berkas dan alat bukti terkait kasus vaksin palsu. Namun hanya menerima SPDP yang diberikan Bareskrim kepada Jampidum (Jaksa Agung Muda Pidana Umum).

"Laporan dari Jampidum saat ini sudah diterima tiga Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan," ujar Prasetyo di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (22/7/2016).

Kata Prasetyo, diterima SPDP sebagai tahap pertama dilakukan penyelidikan.

"Baru Surat Pemberitahuannya Dimulainya Penyidikan (SPDP). Kalau berkas perkara itu tahap pertama untuk diteliti," ujar Prasetyo.

Oleh karena itu, kata Prasetyo, pihaknya menunggu proses hukum dari 23 tersangka kasus vaksin Palsu.

"Vaksin palsu kita menunggu proses hukum yang penyidikannya bukan oleh kejaksaan. Mereka membentuk tim gabungan antara bpom, kementerian kesehatan, kemudian dari Polri,"ungkapnya.

Sampai saat ini, Bareskrim Polri telah menetapkan 23 orang tersangka dalam kasus vaksin palsu. Mereka terbagi dalam kelompok enam produsen, sembilan distributor, dua pengepul botol, satu pencetak label vaksin, dua bidan, dan tiga dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ibu Cari Keadilan, Usai Vaksin Ada Benjol di Selangkangan Bayi

Ibu Cari Keadilan, Usai Vaksin Ada Benjol di Selangkangan Bayi

News | Kamis, 21 Juli 2016 | 19:34 WIB

Ungkap Vaksin Palsu, Dokter Minta Perlindungan

Ungkap Vaksin Palsu, Dokter Minta Perlindungan

News | Kamis, 21 Juli 2016 | 17:19 WIB

Ini Daftar 50 Posko Imunisasi Ulang Korban Vaksin Palsu

Ini Daftar 50 Posko Imunisasi Ulang Korban Vaksin Palsu

News | Kamis, 21 Juli 2016 | 16:14 WIB

Berkas 23 Tersangka Vaksin Palsu akan Diserahkan ke Kejagung Esok

Berkas 23 Tersangka Vaksin Palsu akan Diserahkan ke Kejagung Esok

News | Kamis, 21 Juli 2016 | 14:57 WIB

Terkini

Kelolaan Emas BRI Group Capai 153 Ton, Perkuat Ekosistem Nasional dan Selaras Pidato Presiden RI

Kelolaan Emas BRI Group Capai 153 Ton, Perkuat Ekosistem Nasional dan Selaras Pidato Presiden RI

Kaltim | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:45 WIB

5 Perbedaan Rice Cooker dan Magic Com, Mana yang Paling Worth It Dibeli?

5 Perbedaan Rice Cooker dan Magic Com, Mana yang Paling Worth It Dibeli?

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:40 WIB

BRI dan Holding UMi Dorong Emas Jadi Instrumen Penguatan Ekonomi

BRI dan Holding UMi Dorong Emas Jadi Instrumen Penguatan Ekonomi

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:40 WIB

Pemerintah Klaim Proyek Motor Listrik Nasional Bisa Hemat Subsidi BBM Rp 82,2 Triliun

Pemerintah Klaim Proyek Motor Listrik Nasional Bisa Hemat Subsidi BBM Rp 82,2 Triliun

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:39 WIB

Sosok Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed Lulusan Jerman yang Terjaring OTT KPK

Sosok Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed Lulusan Jerman yang Terjaring OTT KPK

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:35 WIB

BRI Perkuat Ekosistem Emas untuk Optimalkan Kekayaan Nasional

BRI Perkuat Ekosistem Emas untuk Optimalkan Kekayaan Nasional

Sumbar | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:35 WIB

Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI

Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:34 WIB

BRI Perkuat Holding Ultra Mikro, Ekosistem Emas Kelola 153 Ton

BRI Perkuat Holding Ultra Mikro, Ekosistem Emas Kelola 153 Ton

Jogja | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:29 WIB

Donald Trump: Negosiasi AS dan Iran Makin Rumit, Banyak Pemimpin Teheran Tewas

Donald Trump: Negosiasi AS dan Iran Makin Rumit, Banyak Pemimpin Teheran Tewas

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Sinyal Darurat Seleksi Hakim Agung: Benarkah Rekam Jejak Terabaikan?

Sinyal Darurat Seleksi Hakim Agung: Benarkah Rekam Jejak Terabaikan?

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:25 WIB

×