Puan: Anak Korban Vaksin Palsu akan Terus Dimonitor

Siswanto, Erick Tanjung

Selasa, 26 Juli 2016 | 14:25 WIB
Puan: Anak Korban Vaksin Palsu akan Terus Dimonitor
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani pimpin raor dengan Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek dan Kapolda Metro Jaya Irjen Moechgiyarto [suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengatakan hasil penelitian BPOM dan Ikatan Dokter Anak Indonesia atas kandungan vaksin palsu. Dia mengatakan isinya tidak membahayakan kesehatan anak di masa mendatang.

"Kami melihat dan menganalisis berdasarkan hasil temuan BPOM dan IDAI, dari sekian isi vaksin palsu ternyata tidak membahayakan, baik dalam jangka pendek, atau jangka panjang," kata Puan usai rapat koordinasi mengenai kasus vaksin palsu di kantornya, Jakarta, Selasa (26/7/2106).

Kendati begitu, perkembangan tumbuh kembang anak yang pernah mendapatkan imunisasi palsu tetap perlu diperhatikan. Pemerintah, kata dia, akan terus memonitor perkembangan kesehatan mereka.

"Maka dari itu perlu dilakukan vaksinasi ulang dan kami akan lakukan pemantauan tumbuh kembang anak dalam jangka panjang," ujar dia.

Puan menekankan pemerintah serius merespon permasalahan ini.

"Pemerintah akan melakukan tindakan selanjutnya sehingga masalah ini tuntas, bukan hanya kasus yang sekarang saja tapi yang dari tahun 2003. Kami berharap tidak akan berlanjut ke depan," tutur dia.

Dalam kasus ini terdapat 14 pelayanan kesehatan yakni rumah sakit dan puskesmas yang terdeteksi memakai vaksin palsu. Sebanyak 23 orang telah ditetapkan menjadi tersangka oleh Badan Reserse Kriminal Polri, dan 20 orang di antaranya kini sudah ditahan. Bareskrim Polri telah melimpahkan berkas perkara sebagian para tersangka ke Kejaksaan Agung untuk segera diadili di pengadilan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB