Otto Hasibuan: Tidak Ada Pemeriksaan Sianida di Tubuh Mirna

Adhitya Himawan | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Kamis, 28 Juli 2016 | 08:40 WIB
Otto Hasibuan: Tidak Ada Pemeriksaan Sianida di Tubuh Mirna
Sidang lanjutan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (27/7). [suara.com/Oke Atmaja]

Ketua Tim Kuasa Hukum terdakwa Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan meragukan jika kliennya telah membunuh Wayan Mirna Salihin. Sebab, menurutnya, di dalam berita acara pemeriksaan tidak ada pemeriksaan sianida di dalam tubuh Mirna.

"Satu hal yang harus diketahui, tidak ada pemeriksaan tentang sianida yang berasal dari tubuh korban. Yang diperiksa hanya gelas. Kan kalau orang mati mestinya diperiksa organnya. Di BAP (Berita Acara Pemeriksaan) tidak ada pemeriksaan sianida dalam tubuh," kata Otto usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (27/7/2016).

Otto juga mempertanyakan keaslian dari pemeriksaan sisa kopi Mirna yang diuji di Pusat Laboratorium Forensik Polri. Pasalnya, dia mengatakan ada perbedaan sisa kopi Mirna yang disita dengan es kopi yang dipindahkan pihak Kafe Olivier saat Mirna kolaps usai meminum es kopi Vietnam.

"Karena saling bertentangan. Justru itulah kita ingin mengetahui apa sisa di labkrim itu benar minuman Mirna kan. Ternyata sudah bertukar tukar. Menurut kesimpulan data sudah bertukar. Disita dua gelas satu botol, tapi yang diperiksa di labkrim, dua botol, satu gelas. Terus barang ini dari mana, apa pindah pindah, nggak orisinil lagi dong," kata Otto.

Lebih lanjut, Otto juga mempermasalahkan soal prosedur jaksa yang telah dulu membuka segel tempat pengumpulan barang bukti di luar sidang.

"Kemudian barbuk (barang bukti) disegel ternyata dibuka di luar bukan di depan hakim. Kita ingin menelusuri apa benar ada sianida, kalau tidak berarti tidak ada urusannya dengan Jessica," kata dia.

Sebelumnya, Majelis Hakim kembali menggelar sidang lanjutan kasus Kopi Maut Mirna yang berlangsung dari pukul 10.30 WIB hingga pukul 22.00 WIB.

Sebanyak 11 pegawai Kafe Olivier dihadirkan sebagai saksi di sidang kedelapan tersebut. Boon Juwita alias Hanie teman kopi Mirna dan Jessica serta Ayah Mirna, Darmawan Salihin juga ikut kembali dimintai keterangannya sebagai saksi.

Di sidang, Majelis Hakim juga menggelar rekonstruksi saat pelayan kafe mengantar pesanan minuman Jessica ke Meja nomor 54. Meja dan kursi pun dipersiapkan di dalam sidang agar para saksi dan terdakwa Jessica bisa memperagakan adegan tersebut.

Debat sengit antara jaksa penuntut umum dengan tim kuasa hukum Jessica pun kerap terjadi selama berjalannya sidang. Majelis Hakim beberapa kali berusaha menengahi debat kedua kubu agar tidak semakin keluar materi persidangan.

Akhirnya, Majelis hakim menunda persidangan kasus yang menjerat Jessica hingga Kamis (28/7/2016) dengan agenda melanjutkan pemeriksaan saksi-saksi yang nantinya dihadirkan Jaksa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Bukti yang Diyakini Jessica Bukanlah Pembunuh Mirna

Ini Bukti yang Diyakini Jessica Bukanlah Pembunuh Mirna

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 08:35 WIB

Pengacara Jessica Minta Rekening Barista Olivier Diusut

Pengacara Jessica Minta Rekening Barista Olivier Diusut

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 08:30 WIB

Rangga Dituding Dapat Uang Rp140 Juta dari Suami Mirna

Rangga Dituding Dapat Uang Rp140 Juta dari Suami Mirna

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 00:17 WIB

Pengacara Jessica dan Jaksa Debat Sengit di Sidang

Pengacara Jessica dan Jaksa Debat Sengit di Sidang

News | Rabu, 27 Juli 2016 | 22:01 WIB

Rekonstruksi Kasus Jessica Digelar di Sidang, Ini yang Terjadi

Rekonstruksi Kasus Jessica Digelar di Sidang, Ini yang Terjadi

News | Rabu, 27 Juli 2016 | 21:31 WIB

Hakim Minta CCTV Diserahkan ke Pengadilan, Ini Respon Ayah Mirna

Hakim Minta CCTV Diserahkan ke Pengadilan, Ini Respon Ayah Mirna

News | Rabu, 27 Juli 2016 | 20:04 WIB

Manager Olivier Ungkap Kejadian Saat Rekonstruksi Kopi Maut Mirna

Manager Olivier Ungkap Kejadian Saat Rekonstruksi Kopi Maut Mirna

News | Rabu, 27 Juli 2016 | 19:13 WIB

Pengacara Jessica Setuju Sidang Kopi Maut Digelar di Kafe Olivier

Pengacara Jessica Setuju Sidang Kopi Maut Digelar di Kafe Olivier

News | Rabu, 27 Juli 2016 | 18:42 WIB

Misteri Sedotan yang Dipakai Mirna Terungkap di Pengadilan

Misteri Sedotan yang Dipakai Mirna Terungkap di Pengadilan

News | Rabu, 27 Juli 2016 | 18:07 WIB

Pastikan Warna, Jaksa Diminta Bikin Es Kopi Campur Sianida

Pastikan Warna, Jaksa Diminta Bikin Es Kopi Campur Sianida

News | Rabu, 27 Juli 2016 | 17:44 WIB

Terkini

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:33 WIB

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:18 WIB

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:04 WIB

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:00 WIB

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:45 WIB

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:39 WIB

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:37 WIB

Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:29 WIB

Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis

Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:20 WIB

Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia

Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:12 WIB