Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 25 April 2026 | 10:45 WIB
Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat
Anak-anak di Gaza [BBC]
  • Pemukim Israel memasang kawat berduri untuk menutup jalan menuju sekolah bagi anak-anak Palestina.

  • Siswa terpaksa belajar di jalanan terbuka sebagai bentuk protes atas penutupan akses pendidikan.

  • Kekerasan meningkat di Tepi Barat dengan korban jiwa mencapai ratusan anak sejak akhir 2023.

Suara.com - Akses pendidikan bagi puluhan siswa di Tepi Barat kini terputus total akibat blokade kawat berduri.

Tindakan sepihak pemukim Israel ini memaksa anak-anak belajar di pinggir jalan sebagai bentuk protes.

Dikutip dari Al Jazeera, blokade tersebut menjadi simbol nyata sistematisasi penghambatan hak dasar warga Palestina di wilayah pendudukan.

Sepuluh ribu warga Gaza hilang tertimbun reruntuhan akibat kegagalan evakuasi selama masa gencatan senjata. (Anadolu)
Sepuluh ribu warga Gaza hilang tertimbun reruntuhan akibat kegagalan evakuasi selama masa gencatan senjata. (Anadolu)

Kawat berduri di Umm al-Khair bukan sekadar pembatas fisik, melainkan alat penindasan akses intelektual.

Kondisi ini memperparah trauma psikologis anak-anak yang sudah berbulan-bulan tidak menyentuh bangku sekolah.

Sebanyak 55 anak kini kehilangan hak belajar mereka selama sepuluh hari berturut-turut di sekolah.

Viral Pemakaman di Gaza Dipenuhi Bunga Kuning (Instagram/hatem.h.rawagh)
Viral Pemakaman di Gaza Dipenuhi Bunga Kuning (Instagram/hatem.h.rawagh)

Keluarga dan guru di wilayah Hebron merespons situasi ini dengan menggelar kegiatan belajar di ruang terbuka.

Namun, perjuangan damai ini justru dibalas dengan intimidasi berupa tembakan gas air mata.

Anak-anak sekolah dilaporkan terpapar polusi kimia tersebut saat mencoba mempertahankan hak mereka.

Lembaga kemanusiaan menyoroti pola serangan yang kian agresif terhadap fasilitas sipil di Palestina.

Jalur yang ditutup tersebut berada di dekat pos terdepan pemukim yang baru saja didirikan.

Pos ini muncul tak lama setelah pembunuhan aktivis Palestina, Awdah Hathaleen, pada pertengahan 2025.

Banyak siswa sebenarnya baru akan kembali ke sekolah setelah penutupan panjang akibat konflik regional.

Namun, hambatan fisik di jalanan membuat mereka terisolasi dari lingkungan pendidikan selama dua bulan.

Dunia internasional melalui dokumenter "No Other Land" telah menyoroti wilayah ini tanpa hasil signifikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragis! Bayi Kembar Jadi Korban Kekejaman Pemukim Israel di Tepi Barat Palestina

Tragis! Bayi Kembar Jadi Korban Kekejaman Pemukim Israel di Tepi Barat Palestina

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

Investasi SDM, Peruri Perkuat Fasilitas Pendidikan

Investasi SDM, Peruri Perkuat Fasilitas Pendidikan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 08:04 WIB

Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan

Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan

Your Say | Jum'at, 24 April 2026 | 07:05 WIB

Terkini

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 22:10 WIB

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:50 WIB

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:31 WIB

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:27 WIB

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:20 WIB

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:17 WIB

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:14 WIB

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:02 WIB

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:55 WIB

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:44 WIB