Todung Mulya Lubis Kecam Pemerintah Tak Miliki Komitmen HAM

Adhitya Himawan, Welly Hidayat

Kamis, 28 Juli 2016 | 13:10 WIB
Todung Mulya Lubis Kecam Pemerintah Tak Miliki Komitmen HAM
Kendaraan operasional kepolisian diseberangkan ke Nusakambangan lewat Dermaga Penyeberangan Wijayapura, Cilacap, Jateng, Rabu (27/7) sebagai persiapan teknis eksekusi mati. (Antara/Idhad Zakaria)

Eksekusi mati gelombang III bagi 14  terpidana narkotika yang rencananya akan dilakukan pemerintah mendapat sorotan  luas dari masyarakat. Sebagian  pro dan kontra terhadap rencana eksekusi mati para terpidana tersebut.

Ketua Dewan Pendiri Imparsial dan Penggiat HAM (Hak Asasi Manusia) Todung Mulya Lubis mengatakan sangat prihatin dan menolak keras rencana eksekusi mati gelombang III oleh pemerintah tersebut. Baginya bila eksekusi mati tetap dijalankan, pemerintah telah mencederai komitmennya menjaga HAM.

"Eksekusi mati bertentangan, dengan HAM, itu mengabaikan kemanusiaan, dan sarat  masalah hukum,"kata Lubis dalam diskusi "menolak Eksekusi Mati Gelombang III oleh Pemerintah," kata Lubis di kantor Lubis, Santosa dan Maramis, Equity Tower, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (28/7/2016).

Todung mengatakan bahwa jika pemerintah masih ingin memperjuangkan HAM, maka pelaksanaan eksekusi mati ini menjadi bukti bahwa komitmen pemerintah sama sekali tidak bisa diperjuangkan.

"Ya, semakin mengukuhkan lah, bahwa pemerintah Joko Widodo tidak memiliki Komitmen terhadap HAM,"ujar Lubis

Menurut Lubis, Pemerintah memang memiliki kewajiban melalui penegak hukumnya untuk menanggulangi kejahatan pada masyarakat. Namun kewajiban ini bisa dilaksanakan dengan tidak mengambil hak hidup seseorang pula.

"Itu juga tidak bisa, dan tidak boleh dijalankan dengan cara mengabaikan hak untuk hidup," ujar Lubis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warga Nigeria Ini Bakal Dieksekusi, Ini Tanggapan Keluarga

Warga Nigeria Ini Bakal Dieksekusi, Ini Tanggapan Keluarga

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 12:32 WIB

Jelang Eksekusi, Rohaniawan Mulai Didatangkan ke Nusakambangan

Jelang Eksekusi, Rohaniawan Mulai Didatangkan ke Nusakambangan

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 11:34 WIB

Eksekusi Hukuman Mati akan Dilakukan Besok?

Eksekusi Hukuman Mati akan Dilakukan Besok?

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 09:15 WIB

Jelang Eksekusi, Belasan Mobil Pengawalan Siaga di Nusakambangan

Jelang Eksekusi, Belasan Mobil Pengawalan Siaga di Nusakambangan

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 08:55 WIB

Pagi Ini 14 Peti Jenazah Telah Tiba di Nusakambangan

Pagi Ini 14 Peti Jenazah Telah Tiba di Nusakambangan

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 07:27 WIB

Jelang Eksekusi, Peti Jenazah Dibawa ke Nusakambangan

Jelang Eksekusi, Peti Jenazah Dibawa ke Nusakambangan

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 06:57 WIB

Amnesty Internasional Desak Jokowi Penuhi Janji Pemilu Soal HAM

Amnesty Internasional Desak Jokowi Penuhi Janji Pemilu Soal HAM

News | Rabu, 27 Juli 2016 | 06:46 WIB

Kejagung: Freddy Budiman Masuk yang Dipersiapkan Dieksekusi

Kejagung: Freddy Budiman Masuk yang Dipersiapkan Dieksekusi

News | Selasa, 26 Juli 2016 | 12:23 WIB

Eksekusi Para Terpidana Mati Tinggal Kurang Selembar Surat

Eksekusi Para Terpidana Mati Tinggal Kurang Selembar Surat

News | Selasa, 26 Juli 2016 | 12:04 WIB

Keluarga dan Pengacara Terpidana Mati 'Padati' Kejari Cilacap

Keluarga dan Pengacara Terpidana Mati 'Padati' Kejari Cilacap

News | Selasa, 26 Juli 2016 | 11:14 WIB

Terkini

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

×