Seck Osmane Akan Diterbangkan ke Nigeria Senin Pekan Depan

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Jum'at, 29 Juli 2016 | 17:05 WIB
Seck Osmane Akan Diterbangkan ke Nigeria Senin Pekan Depan
Peti jenazah Seck Osmane tiba di RS St Carolus, Jakarta, Jumat (29/7). (Antara/Rivan Awal Lingga)

Suara.com - Salah satu jenazah terpidana mati kasus narkoba berkewarganegaraan Nigeria, Seck Osmane kini disemayamkan di ruangan jenazah Bernadet Rumah Sakit ST Carolus, Jakarta Pusat, Jumat (29/7/2016). Osmane adalah salah satu dari empat terpidana narkoba yang dieksekusi mati dini hari tadi di Nusakambangan, Jawa Tengah.

Sebelum dieksekusi mati, Seck meminta dimakamkan di negerinya, Nigeria. Hal itu ia sampaikan kepada pendamping rohaninya, Rina.

"Dia meminta untuk dimakamkan di Negeria," kata Rina selaku pendamping rohani Seck kepada waartawan di depan ruang jenazah.

Dia menuturkan, jenazah Seck akan diterbangkan ke Nigeria pada awal pekan depan. ‎Saat ini hanya ada satu adik Seck yang berada di Indonesia menemani.

"Rencananya Senin depan akan diberangkatkan ke Nigeria," ujar dia.

Menurut Rina, keluarga Seck di Nigeria masih shock mendapat kabar duka tersebut.

"Untuk proses pemulangannya nanti kami akan bicarakan dengan keluarga dia, karena keluarga masih shock. Saya juga bisa memahami, tapi memang untuk semua yang ada di sini Yayasan kami yang bertanggung jawab," tutur dia.

Seck Osmane dipaspornya tertera warga Senegal, Afrika Selatan. Namun kepada Rina, pendamping rohaninya Osmane adalah warga Nigeria.

Dia dijatuhi hukuman mati pada 2004 lalu atas tuduhan menyimpan dan mengedarkan 2,4 kilogram heroin. Ia kedapatan menyimpan heroin di kamar kosnya di daerah Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada 2003 lalu.

Ia sempat beberapa kali mengajukan peninjauan kembali (PK) atas vonisnya, namun upaya itu ditolak sampai Osmane dijemput ke Nusakambangan hingga dieksekusi mati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Surat "Cerita Busuk Seorang Bandit," Kapolri Jadikan Info Awal

Surat "Cerita Busuk Seorang Bandit," Kapolri Jadikan Info Awal

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 15:51 WIB

"Cerita Busuk Seorang Bandit," Tito Perintahkan Temui Kontras

"Cerita Busuk Seorang Bandit," Tito Perintahkan Temui Kontras

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 15:38 WIB

Sisa 10 Terpidana Mati Belum Pasti Dieksekusi Tahun Ini

Sisa 10 Terpidana Mati Belum Pasti Dieksekusi Tahun Ini

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 15:34 WIB

Jelang Tembak Mati, Osmani Bilang Tak Takut Kematian

Jelang Tembak Mati, Osmani Bilang Tak Takut Kematian

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 15:09 WIB

Komisi III DPR Dalami Surat "Cerita Busuk dari Seorang Bandit"

Komisi III DPR Dalami Surat "Cerita Busuk dari Seorang Bandit"

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 14:57 WIB

Begini Persemayaman Jenazah Osmane di St Carolus Jakarta

Begini Persemayaman Jenazah Osmane di St Carolus Jakarta

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 14:25 WIB

Habibie Minta Tinjau Hukuman Mati, Ketua DPR: Ini Negara Hukum

Habibie Minta Tinjau Hukuman Mati, Ketua DPR: Ini Negara Hukum

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 14:15 WIB

Seperti Ini Permintaan Empat Terpidana Sebelum Ditembak Mati

Seperti Ini Permintaan Empat Terpidana Sebelum Ditembak Mati

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 14:09 WIB

10 Terpidana Lolos dari Kematian, Kenapa Bisa Terjadi?

10 Terpidana Lolos dari Kematian, Kenapa Bisa Terjadi?

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 13:47 WIB

Jaksa Agung Beberkan yang Terjadi Saat Eksekusi 4 Terpidana Mati

Jaksa Agung Beberkan yang Terjadi Saat Eksekusi 4 Terpidana Mati

News | Jum'at, 29 Juli 2016 | 13:42 WIB

Terkini

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:38 WIB

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:47 WIB

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:41 WIB

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:20 WIB

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:16 WIB

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:08 WIB

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:18 WIB

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:40 WIB

×