Mercedes 'Tegur' Lewis Hamilton, Kenapa?

Esti Utami | Suara.com

Sabtu, 30 Juli 2016 | 07:21 WIB
Mercedes 'Tegur' Lewis Hamilton, Kenapa?
Lewis Hamilton, merayakan kemenangannya di GP Hungaria pekan lalu. [Reuters/Laszlo Balogh]

Suara.com - Mercedes menyesalkan langkah yang diambil pebalapnya, Lewis Hamilton untuk mencari klarifikasi mengenai "pole lap" kontroversial rekan setimnya Nico Rosberg di Hungaria langusng dari petinggi Formula 1 Charlie Whiting.

"Sepemahaman saya, Lewis pergi dan menemui Charlie. Itu bukan untuk meminta peninjauan ulang terhadap putaran Nico --itu untuk pemahaman dia sendiri mengenai apa yang semestinya dilakukan pada masa yang akan datang, bagaimana hal itu berfungsi bagi dirinya di masa yang akan datang. Menurut saya hal itu disesalkan," kata Direktur Teknik Mercedes Paddy Lowe, dalam pernyataan yang dirilis Jumat (29/7/2016) waktu setempat.

Lowe menegaskan, Hamilton semestinya mendapatkan informasi yang dibutuhkan dari timnya sendiri.

Rosberg meraih posisi start terdepan di GP Hungaria, melaju lebih cepat pada putaran yang menjadi tolok ukur waktunya meski menghadapi dua kali kibaran bendera kuning, yang ditujukan untuk memperingatkan para pebalap mengenai mobil McLaren Fernando Alonso yang terpelintir.

Rosberg diperiksa setelah sesi itu namun para "steward" menilai dia telah cukup melambat dan mengizinkannya start dari posisi terdepan.

Hamilton, yang berada di belakang Nico menghubungi Whiting setelah sesi tersebut. Namun menurut juara dunia tiga kali itu, langkah ini  hanya untuk mengklarifikasi mengenai seberapa banyak para pebalap semestinya melambat untuk kibaran bendera kuning, dan bukan agar para "steward" mengambil tindakan terhadap Rosberg.

Peraturan-peraturan mengatakan bahwa para pebalap harus melambat secara signifikan dan bersiap untuk berubah arah atau berhenti saat bendera kuning dikibarkan.

"Secara pribadi, ia semestinya mendapat saran dari tim dan kami dapat memperoleh informasi yang diperlukan dari Charlie. Itu hanya pertimbangan yang keliru dari sudut pandang tersebut," imbuh Lowe.

Whiting pada Jumat membantah bahwa dirinya telah dilobi pebalap manapun, yang akan mendiskusikan mengenai situasi bendera kuning pada pengarahan pascalatihan reguler mereka.

"Saya yakin kami akan mendapatkan sedikit diskusi pada malam ini, namun saya tidak dilobi oleh pebalap manapun," ucapnya kepada para pewarta.

Ia juga mengungkapkan peraturan-peratuan yang lebih ketat untuk kualifikasi, yang ditujukan untuk menghindari ulangan kontroversi menyusul keberhasilan Rosberg untuk mengambil posisi start terdepan di Hungaria.

Bendera merah untuk menghentikan kualifikasi kini akan dikibarkan setiap kali bendera kuning berkibar dua kali, dimulai di GP Jerman akhir pekan ini.

Hamilton dan Rosberg, kini menjadi rival. Mereka kini memiliki selisih enam angka. Hamilton memimpin, setelah menggeser pebalap Jerman itu dari puncak klasemen setelah kemenangannya di Hongaroring. (Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Imbas Konflik di Timur Tengah, Formula 1 Seri GP Bahrain dan GP Saudi Resmi Dibatalkan

Imbas Konflik di Timur Tengah, Formula 1 Seri GP Bahrain dan GP Saudi Resmi Dibatalkan

Sport | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:54 WIB

Mimpi Buruk di Shanghai, Ini Alasan McLaren Tak Bisa Ikut GP China 2026

Mimpi Buruk di Shanghai, Ini Alasan McLaren Tak Bisa Ikut GP China 2026

Your Say | Selasa, 17 Maret 2026 | 11:25 WIB

Juara Dunia 7 Kali Kembali! Sir Lewis Hamilton Podium Bersama Ferrari

Juara Dunia 7 Kali Kembali! Sir Lewis Hamilton Podium Bersama Ferrari

Your Say | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:35 WIB

4 Drama Menarik di Formula 1 GP China 2026: Menyala Mercedes!

4 Drama Menarik di Formula 1 GP China 2026: Menyala Mercedes!

Your Say | Senin, 16 Maret 2026 | 11:45 WIB

Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1

Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1

Sport | Minggu, 15 Maret 2026 | 10:40 WIB

Jelang F1 GP China 2026: 4 Tim Ini Berpeluang Raih Kemenangan

Jelang F1 GP China 2026: 4 Tim Ini Berpeluang Raih Kemenangan

Your Say | Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:35 WIB

4 Juara Dunia F1 Belum Cukup, Max Verstappen Incar Nurburgring 24 Jam

4 Juara Dunia F1 Belum Cukup, Max Verstappen Incar Nurburgring 24 Jam

Your Say | Jum'at, 13 Maret 2026 | 17:00 WIB

Mercedes-Benz Club Bekasi Raya Gelar Musda dan Tunjuk Presiden Baru

Mercedes-Benz Club Bekasi Raya Gelar Musda dan Tunjuk Presiden Baru

Otomotif | Kamis, 12 Maret 2026 | 16:48 WIB

BYD Siap Guncang Dunia Balap, Formula 1 dan WEC Jadi Target Utama?

BYD Siap Guncang Dunia Balap, Formula 1 dan WEC Jadi Target Utama?

Otomotif | Kamis, 12 Maret 2026 | 14:45 WIB

Jadwal F1 GP China 2026: Apakah Kemenangan Mercedes Berlanjut ke Shanghai?

Jadwal F1 GP China 2026: Apakah Kemenangan Mercedes Berlanjut ke Shanghai?

Your Say | Selasa, 10 Maret 2026 | 12:26 WIB

Terkini

Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK

Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:39 WIB

4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan

4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:30 WIB

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:25 WIB

Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya

Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:18 WIB

Cemburu Berujung Maut, Suami Siri Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung

Cemburu Berujung Maut, Suami Siri Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:59 WIB

Israel Porak-poranda Dibom Rudal Kiamat Iran, Negara Tetangga Ikut Repot Hingga Ratusan Orang Tewas

Israel Porak-poranda Dibom Rudal Kiamat Iran, Negara Tetangga Ikut Repot Hingga Ratusan Orang Tewas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:44 WIB

KPK Jadikan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah, DPR: Ini Tidak Lazim

KPK Jadikan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah, DPR: Ini Tidak Lazim

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:26 WIB

Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran

Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:17 WIB

Bisakah Limbah Sawit Jadi Solusi Ekonomi Hijau, Guru Besar IPB Bilang Begini

Bisakah Limbah Sawit Jadi Solusi Ekonomi Hijau, Guru Besar IPB Bilang Begini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:16 WIB

Gus Yaqut 'Mendadak' Jadi Tahanan Rumah, Legislator PKB Minta Penjelasan Transparan

Gus Yaqut 'Mendadak' Jadi Tahanan Rumah, Legislator PKB Minta Penjelasan Transparan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:16 WIB