Dirumorkan Jadi Menkeu Baru, Isi Garasi Chatib Basri Bikin Melongo: Simpan JDM Langka Klasik

Agatha Vidya Nariswari, Gagah Radhitya Widiaseno

Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:24 WIB
Dirumorkan Jadi Menkeu Baru, Isi Garasi Chatib Basri Bikin Melongo: Simpan JDM Langka Klasik
Menteri Keuangan Chatib Basri (berdiri). (Antara/Puspa Perwitasari)
baca 10 detik
  • Chatib Basri dirumorkan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan, meski telah dibantah.
  • Total kekayaan Chatib Basri mencapai Rp117,24 miliar, didominasi oleh surat berharga dan properti.
  • Garasi Chatib bernilai Rp6,36 miliar, mengoleksi Lexus, Mercedes-Benz, Ioniq 5, hingga Nissan President 1992.

Suara.com - Nama ekonom senior Muhamad Chatib Basri tengah menjadi sorotan tajam. Mantan Menteri Keuangan era SBY ini santer dirumorkan bakal menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di kursi Menteri Keuangan kabinet saat ini.

Meski isu pergantian ini telah dibantah oleh Purbaya, publik telanjur penasaran dengan sosok Chatib Basri. Namun, di balik rekam jejak panjangnya di dunia kebijakan fiskal dan kekayaannya yang menembus angka Rp117,24 miliar, ada satu sisi menarik dari Chatib yang jarang terekspos: ia rupanya memiliki selera otomotif yang sangat berkelas.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru yang disetorkan pada 12 Maret 2025, garasi Chatib Basri menyimpan koleksi kendaraan senilai total Rp6,36 miliar. Susunan mobilnya bukan sekadar kendaraan mahal, melainkan menunjukkan selera seorang car enthusiast sejati.

Berikut adalah sorotan isi garasi sang ekonom senior:

1. Kendaraan Eksekutif 'Sultan'

Sebagai sosok yang malang melintang di posisi strategis, mulai dari Kepala BKPM hingga Komisaris Utama Bank Mandiri, Chatib memilih kendaraan yang menunjang kenyamanan tingkat tinggi.

  • Lexus LM350H (2024): Ditaksir senilai Rp2,1 miliar. MPV premium ini adalah simbol status "bos besar" di jalanan Indonesia, menawarkan kenyamanan kabin layaknya jet darat kelas satu.
  • Mercedes-Benz Sedan (2023): Bernilai Rp2,85 miliar. Sedan mewah asal Jerman ini menjadi andalan yang elegan untuk mobilitas harian sang profesor.

2. Kendaraan Ramah Lingkungan dan Petualang

Hyundai Ioniq 5 dipamerkan di GIIAS 2024. Berkat teknologi V2L, Bluelink dan pengisian daya yang fleksibel, mobil listrik ini cocok untuk mereka yang produktif. [Suara.com/Alfian Winanto]
Hyundai Ioniq 5 dipamerkan di GIIAS 2024. Berkat teknologi V2L, Bluelink dan pengisian daya yang fleksibel, mobil listrik ini cocok untuk mereka yang produktif. [Suara.com/Alfian Winanto]

Menyadari pentingnya transisi energi, Chatib tidak ketinggalan tren elektrifikasi.

  • Hyundai Ioniq 5: Kehadiran mobil listrik mutakhir ini di garasinya menunjukkan sisi modern Chatib yang mendukung gaya hidup ramah lingkungan.
  • Mercedes-Benz Jeep: Meski tidak dirinci tahun pembuatannya (kemungkinan besar seri G-Class yang ikonik), keberadaan SUV tangguh ini membuktikan Chatib juga menyukai mobil bergaya maskulin dan sporty.

3. 'Harta Karun' JDM Klasik: Nissan President 1992

baca juga
Nissan President 1992 (Carandbids)
Nissan President 1992 (Carandbids)

Inilah bintang utama di garasi Chatib Basri yang membuat para petrolhead angkat topi. Chatib mendaftarkan sebuah Nissan President Sedan keluaran tahun 1992.

Bagi kalangan pecinta otomotif, Nissan President bukanlah mobil sembarangan. Ini adalah flagship (kasta tertinggi) dari lini sedan mewah Nissan untuk pasar domestik Jepang (JDM), yang pada masanya biasa digunakan oleh Perdana Menteri Jepang, pejabat tinggi, hingga para bos besar.

Memelihara mobil VIP klasik era 90-an ini membuktikan bahwa Chatib Basri bukan sekadar orang kaya yang membeli mobil baru, melainkan seorang kolektor dengan taste otomotif yang mendalam.

Lebih dari Sekadar Koleksi Mobil

Tentu saja, garasi impresif ini didukung oleh portofolio finansial yang luar biasa. Dari total kekayaan Rp117,24 miliar miliknya, porsi terbesar Chatib justru berada di instrumen surat berharga senilai Rp72,83 miliar, serta kas sebesar Rp18,65 miliar. Sisanya berupa aset properti bernilai belasan miliar di Jakarta Pusat dan Australia.

Saat ini, Chatib aktif bekerja di lingkaran strategis Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) bersama Luhut Binsar Pandjaitan. Ia juga vokal menyuarakan perlunya reformasi perpajakan yang konsisten untuk mendongkrak tax ratio Indonesia yang saat ini masih di kisaran 10 persen.

Apakah selera tinggi Chatib Basri dalam memilah koleksi mobil langka dan modern ini akan sejalan dengan strateginya mengelola keuangan negara jika benar-benar didapuk kembali menjadi Menkeu? Patut kita tunggu kelanjutan dari bursa panas kabinet ekonomi ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Pendidikan Chatib Basri, Menteri Keuangan Era SBY Sempat Dirumorkan Gantikan Purbaya

Jejak Pendidikan Chatib Basri, Menteri Keuangan Era SBY Sempat Dirumorkan Gantikan Purbaya

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2026 | 07:09 WIB

Chatib Basri Menkeu Era Presiden Siapa? Sempat Beredar Rumor Gantikan Purbaya

Chatib Basri Menkeu Era Presiden Siapa? Sempat Beredar Rumor Gantikan Purbaya

Lifestyle | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:02 WIB

Isi Garasi Silmy Karim yang Jadi Tersangka Korupsi: Dari Harley hingga Mercy Miliaran

Isi Garasi Silmy Karim yang Jadi Tersangka Korupsi: Dari Harley hingga Mercy Miliaran

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:51 WIB

Terkini

Hasto Kritik TNI-Polri Ikut Awasi Pajak: Penyalahgunaan Kekuasaan

Hasto Kritik TNI-Polri Ikut Awasi Pajak: Penyalahgunaan Kekuasaan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:37 WIB

3 Lipstik Inez yang Halal dan Tahan Lama, Warnanya Intens dan Tak Bikin Bibir Kusam

3 Lipstik Inez yang Halal dan Tahan Lama, Warnanya Intens dan Tak Bikin Bibir Kusam

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:35 WIB

Fenomena Gaji Numpang Lewat: Gaya Hidup dan Tekanan Sosial yang Bikin Boros

Fenomena Gaji Numpang Lewat: Gaya Hidup dan Tekanan Sosial yang Bikin Boros

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:30 WIB

Spesifikasi Kapal Induk Tua Italia ITS Giuseppe Garibaldi: Dipensiunkan Sejak 1971

Spesifikasi Kapal Induk Tua Italia ITS Giuseppe Garibaldi: Dipensiunkan Sejak 1971

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:29 WIB

Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos

Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:29 WIB

Marko Simic Ternyata Punya Peran Besar di Balik Kedatangan 2 Pemain Asing Persija

Marko Simic Ternyata Punya Peran Besar di Balik Kedatangan 2 Pemain Asing Persija

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:26 WIB

Satgas Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan hingga 2028

Satgas Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan hingga 2028

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:26 WIB

Prabowo dan Obsesi MBG: Mengapa Kemajuan Negara Diukur dari Perut Rakyat?

Prabowo dan Obsesi MBG: Mengapa Kemajuan Negara Diukur dari Perut Rakyat?

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:25 WIB

FIFA Selidiki Insiden Kericuhan Pascalaga Final, Sejumlah Pemain Argentina Terancam Sanksi

FIFA Selidiki Insiden Kericuhan Pascalaga Final, Sejumlah Pemain Argentina Terancam Sanksi

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:20 WIB

Sudah Berusia 40 Tahun, Kapal Induk Italia Dinilai Tak Cocok Untuk Pertahanan RI

Sudah Berusia 40 Tahun, Kapal Induk Italia Dinilai Tak Cocok Untuk Pertahanan RI

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:20 WIB

×