- Pembalap Kimi Antonelli memprediksi Ferrari berpotensi mengalahkan dominasi Mercedes pada ajang GP Monako akhir pekan ini.
- Ferrari diunggulkan karena memiliki keunggulan teknis downforce tinggi yang sangat efektif untuk melintasi sirkuit jalan raya.
- Pemimpin klasemen Kimi Antonelli menyatakan tim Mercedes akan berupaya keras mempertahankan kemenangan beruntun sejak awal musim.
Suara.com - Pembalap Mercedes, Kimi Antonelli, menilai Ferrari berpeluang menjadi pesaing terkuat timnya pada GP Monako 2026 yang akan berlangsung akhir pekan ini.
Meski Mercedes tampil dominan dengan menyapu bersih kemenangan dalam lima seri awal musim, Antonelli meyakini karakteristik Sirkuit Monako bisa menguntungkan Ferrari.
"Saya pikir Ferrari bisa mengalahkan tim saya di Monako," kata Antonelli seperti dikutip dari Formula 1, Selasa (2/6/2026).

Menurut pembalap asal Italia tersebut, Ferrari memiliki keunggulan teknis yang berpotensi membuat mereka lebih kompetitif di lintasan jalan raya yang menuntut downforce tinggi dan kecepatan rendah.
"Ini akan menjadi sangat menarik bagaimana kami balapan nanti di sana, tapi pasti Ferrari adalah favorit karena jelas juga dengan winglet yang mereka miliki di belakang, itu memberi mereka banyak downforce pada kecepatan rendah," ujarnya.
Antonelli sendiri tengah menikmati performa impresif musim ini. Pembalap berusia 19 tahun itu sukses meraih empat kemenangan beruntun dalam empat seri terakhir dan semakin kokoh di puncak klasemen sementara.
Meski mengakui kekuatan Ferrari, Antonelli optimistis Mercedes mampu memberikan perlawanan. Ia percaya timnya akan terus bekerja keras untuk mempertahankan dominasi yang telah ditunjukkan sejak awal musim.
Perkembangan Ferrari juga menjadi perhatian setelah tim asal Maranello tersebut mampu memangkas selisih waktu dengan Mercedes pada GP Miami, seri kelima musim ini.
Saat ini, Antonelli memimpin klasemen sementara Formula 1 2026 dengan koleksi 131 poin. Ia unggul 43 poin atas rekan setimnya di Mercedes, George Russell, yang menempati posisi kedua.
GP Monako diperkirakan menjadi salah satu ujian terbesar bagi Mercedes musim ini sekaligus kesempatan bagi Ferrari untuk mengakhiri dominasi Silver Arrows yang belum terkalahkan dalam lima balapan pertama.