Atlet Tinju Jadi Korban dalam Bentrok Aparat di Makassar

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Selasa, 09 Agustus 2016 | 22:52 WIB
Atlet Tinju Jadi Korban dalam Bentrok Aparat di Makassar
Ilustrasi petinju amatir. [Shutterstock]

Suara.com - Persatuan Tinju Amatir Indonesia Kota Makassar menyesalkan adanya penyerangan puluhan oknum polisi ke kantor Balai Kota yang mengakibatkan banyak korban jatuh termasuk atlet tinju andalan Makassar Ridwan.

"Kami sangat menyayangkan adanya insiden penyerangan itu terlebih salah satu atlet andalan tinju itu jadi korban dan mengalami banyak luka," ujar Ketua Pertina Makassar Muhammad Tawing, saat jumpa wartawan di Makassar, Selasa.

Ia mengatakan, Ridwan yang mengalami luka sobek pada bagian kepalanya dan mendapatkan enam jahitan serta luka pada bagian wajah dan tangannya itu, merupakan korban saat insiden penyerangan itu.

Ridwan, ujar Tawing, adalah salah satu anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Makassar yang menjadi korban penyerangan oknum polisi, dan saat kejadian itu korban berada dalam masjid sedang tertidur.

"Menurut pengakuan Ridwan, saat itu dirinya lagi tidur di masjid balai kota dan tiba-tiba semua orang berlarian karena mendengar suara tembakan, dan dirinya yang sedang tidur langsung dipopor senjata sampai sobek kepalanya," katanya lagi.

Atas insiden itu, Ridwan dipastikan tidak bisa mengikuti turnamen tinju pada Kejuaraan Terbuka Piala Bupati Takalar, 31 Agustus 2016, karena sangat riskan memaksakannya dengan luka menganga yang telah dijahit.

"Terpaksa kami tidak akan membawanya karena sangat riskan. Lukanya itu cukup lebar dan panjang dengan enam jahitan. Kalau dipaksakan akan menambah cederanya saja," katanya lagi.

Akibat insiden itu, dia mengaku Makassar kemungkinan akan kehilangan satu medali emas pada cabang olahraga tinju karena pada saat Pekan Olahraga Daerah (Porda) tahun kemarin, Ridwan menyumbangkan satu medali emas.

"Pastinya akan berkurang target perolehan medali kami karena dia (Ridwan) andalan di cabang tinju. Pada Porda sudah dibuktikan meraih emas dan dipersiapkan untuk PON lagi nanti karena prestasinya," ujarnya pula.

Sebelumnya, bentrokan terjadi pada dini hari merupakan imbas dari insiden di anjungan Pantai Losari Makassar pada pukul 19.40 WITA, pada waktu itu terjadi adu mulut dan perkelahian antara dua anggota Sabhara Polrestabes Makassar dan anggota Satpol PP Makassar.

Usai pertikaian itu, kedua polisi Bripda Hendrik dan Bripda Asmat melaporkan tindakan penganiayaan yang dialaminya itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SKPT) Polrestabes Makassar dengan disertai visum dari dokter rumah sakit.

Kedua polisi itu melaporkan anggota Satpol PP Makassar Hendryatno ke SPKT dengan tuduhan tindakan penganiayaan dan pengeroyokan.

Namun beberapa jam setelahnya, sekitar pukul 00.10 WITA, puluhan polisi melakukan penyerangan ke kantor balai kota yang lokasinya hanya berhadapan kantor dengan Mapolrestabes Makassar.

Anggota Satpol PP yang sedang berjaga di kantor itu kaget dan melakukan perlawanan hingga akhirnya belasan anggota Satpol luka-luka, serta seorang anggota Sabhara Polda Sulsel Bripda Michael Abraham tewas dengan dua tusukan sangkur di pinggang kiri belakang serta punggungnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Ketum Pertina, Ini Rencana Johny Bangun Tinju Indonesia

Jadi Ketum Pertina, Ini Rencana Johny Bangun Tinju Indonesia

News | Senin, 25 April 2016 | 02:02 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB