BNPB Masih Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau

Adhitya Himawan

Selasa, 30 Agustus 2016 | 18:56 WIB
BNPB Masih Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau
Asap kebakaran hutan yang masih terjadi di Riau, Selasa (30/8/2016). [Dok BNPB]

Penanggulangan kebakaran hutan dan lahan dilakukan secara intensif. Kepala BNPB, Willem Rampangilei, masih di Riau memimpin operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan. BNPB menambah 2 lagi helikopter water bombing di Riau. Total ada 5 helikopter water bombing BNPB terdiri dari helikopter MI-171 dua unit, MI-8, Sikorsky S61, dan Bolcow 105. Selain itu juga ada 2 pesawat Air Tractor water bombing dan 1 pesawat CASA TNI AU hujan buatan. Satgas udara ini terus menggempur hotspot kebakaran hutan dan lahan dari udara dan menyemai awan-awan potensial menjadi hujan.

Pada Selasa (30/8/2016) sebanyak 800 kilo gram garam dapur (NaCl) telah ditebarkan ke dalam awan-awan potensial di ketinggian 9.500 kaki di atas daerah Pelalawan, Siak dan Kota Pekanbaru. Terdapat beberapa sel awanawan cumulus dengan puncak awan 11 ribu hingga 12.000 kaki di sekitar Riau bagian Timur Laut - Tenggara.  "Total sudah 40 ton garam dapur digunakan untuk hujan buatan di Riau. Saat ini masih tersedia 9,5 ton garam dapur untuk hujan buatan," kata Willem dalam keterangan tertulis, Selasa (30/8/2016).

Satgas darat dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Damkar, Basarnas, Masyarakat Peduli Api dan relawan juga terus beroperasi memadamkan api di darat. Untuk memperkuat satgas darat maka telah tiba bantuan 2 SSK (Satuan Setingkat Kompi) sekitar 200-300 personil dari Kodam I Bukit Barisan. Mereka akan diperbantukan untuk memadamkan api dan menjaga wilayah-wilayah yang rawan dibakar.

Upaya yang dilakukan secara intesinsif telah memberikan hasil yang signifikan. Hutan dan lahan yang terbakar hebat di Tanah Putih dan Pujud Kabupaten Rokan Hilir telah padam. Permukaan lahan berwarna hitam bekas terbakar secara luas terhampar. Kepala BNPB yang terbang langsung dari helikopter water bombing melaporkan bahwa secara umum kebakaran berhasil dipadamkan. "Dari pengamatan visual masih terdapat asap yang sangat tipis keluar dari lahan bercampur uap air. Udara secara umum cerah,” ujar Willem.

Hal ini juga sesuai dengan pantuan satelit MODIS dari NASA pada 30/8/2016 pukul 16.30 Wib, di Riau haya terdeteksi ada 1 hotspot. Kualitas udara semuanya baik hingga sedang. Sudah tidak ada kualitas udara yang tidak sehat seperti pada sebelumnya. Jarak pandang di Pekanbaru 7 km, Rengat 9 km, Dumai 6 km, dan Pelalawan 10 km. Terjadi hujan di banyak tempat seperti Pekanbaru, Rengat, Bengkalis, Kampar dan lainnya.

Namun demikian kewaspadaan tetap harus ditingkatkan mengingat ancaman masih akan berlangsung hingga September nanti. Willem menegaskan mengatakan dalam rapat koordinasi dengan Satgas Terpadu agar jangan lengah. "Tetap maksimalkan kekuatan untuk kegiatan patroli dan pengawasan serta pemadaman secara dini. Daerah-daerah yang sering terbakar harus kita jaga agar tidak dibakar kembali. Hujan buatan tetap kita laksanakan. Heli water bombing memburu bekas kebakaran yang masih berasap. Cuaca saat ini mendukung kita untuk melakukan pemadaman,” tutup Willem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BNPB Sebut Kualitas Udara Riau Kini Membaik

BNPB Sebut Kualitas Udara Riau Kini Membaik

News | Selasa, 30 Agustus 2016 | 18:47 WIB

BMKG: Ada 167 Titik Api di Sumatera

BMKG: Ada 167 Titik Api di Sumatera

News | Senin, 29 Agustus 2016 | 10:28 WIB

Pemerintah Paling Bertanggung Jawab atas Kebakaran Hutan

Pemerintah Paling Bertanggung Jawab atas Kebakaran Hutan

DPR | Minggu, 28 Agustus 2016 | 20:49 WIB

BMKG Kembali Ingatkan Ancaman Karhutla di Sumatera-Kalimantan

BMKG Kembali Ingatkan Ancaman Karhutla di Sumatera-Kalimantan

News | Sabtu, 27 Agustus 2016 | 16:02 WIB

Kerja Satgas Pemburu Api Efektif, Jumlah Karhutla 2016 Menurun

Kerja Satgas Pemburu Api Efektif, Jumlah Karhutla 2016 Menurun

News | Kamis, 25 Agustus 2016 | 21:59 WIB

Enam Provinsi Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan

Enam Provinsi Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan

News | Selasa, 23 Agustus 2016 | 13:53 WIB

Kapal Penumpang Tenggelam di Tanjung Pinang, 10 Orang Tewas

Kapal Penumpang Tenggelam di Tanjung Pinang, 10 Orang Tewas

News | Minggu, 21 Agustus 2016 | 15:04 WIB

Di Tengah Pesta Kemerdekaan, Desa Ini Longsor, Warganya Mengungsi

Di Tengah Pesta Kemerdekaan, Desa Ini Longsor, Warganya Mengungsi

News | Rabu, 17 Agustus 2016 | 17:52 WIB

Belum Ada Pelanggaran SP3 ke 15 Perusahaan Terduga Bakar Hutan

Belum Ada Pelanggaran SP3 ke 15 Perusahaan Terduga Bakar Hutan

News | Jum'at, 12 Agustus 2016 | 19:45 WIB

Kapolri Panggil Tujuh Kapolda Terkait Kebakaran Hutan dan Lahan

Kapolri Panggil Tujuh Kapolda Terkait Kebakaran Hutan dan Lahan

News | Jum'at, 12 Agustus 2016 | 16:16 WIB

Terkini

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Bekaci | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:32 WIB

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Warisan Resep Dapur Ibu

Warisan Resep Dapur Ibu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar

Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:55 WIB

7 Ciri-Ciri Sunscreen yang Dipakai Tidak Cocok untuk Kulit Wajah

7 Ciri-Ciri Sunscreen yang Dipakai Tidak Cocok untuk Kulit Wajah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:47 WIB

×