Ini Keluhan Pasien Kanker saat Pakai BPJS Kesehatan

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Kamis, 08 September 2016 | 08:36 WIB
Ini Keluhan Pasien Kanker saat Pakai BPJS Kesehatan
Kartu kepesertaan BPJS Kesehatan. [bpjs-kesehatan.go.id]

Suara.com - Keluhan saat menggunakan layanan BPJS Kesehatan umum diungkapkan peserta asuransi kesehatan nasional tersebut. Proses yang lama dan antrean yang panjang merupakan salah satunya.

Hal yang sama ternyata juga dialami pasien kanker saat akan menggunakan layanan BPJS kesehatan untuk berobat. Padahal kanker merupakan jenis penyakit kronis yang membutuhkan penanganan sesegera mungkin, agar sel ganas kanker tak merambat ke organ lainnya.

Orangtua pasien kanker berusia 8 tahun, Cahyadi, merasa bahwa kewajibannya sebagai peserta BPJS telah dipenuhi. Namun, tetap saja pelayanan yang diterimanya, tak sesuai dengan usahanya membayar iuran BPJS setiap bulan secara tepat waktu.

"Istilahnya kewajiban sudah saya jalankan, tapi saya nggak mendapatkan haknya," ujar Cahyadi dalam diskusi panel 'Implementasi Jaminan Kesehatan Nasional dalam Penjaminan Pelayanan Kepada Pasien Kanker Anak dan Kanker Payudara' di Jakarta, Rabu (7/9/2016).

Salah satu keluhan Cahyadi saat menggunakan asuransi BPJS adalah sulitnya mendapatkan obat di rumah sakit dimana anaknya dirujuk. Padahal obat yang diperlukan berbiaya besar sehingga ia harus mengeluarkan budget tambahan untuk mendapatkan obat tersebut.

Begitu pula saat Cahyadi berniat untuk membawa ankanya berobat ke rumah sakit rujukan nasional. Ia tak semudah itu mendapatkan rujukan dari rumah sakit di provinsi, meski anaknya didiagnosis kanker yang serius yakni kanker otak.

Ia mengungkapkan rumah sakit rujukan di provinsi sempat tidak mau memberikan rujukan ke rumah sakit rujukan nasional, meski kini anaknya bisa dirawat di Jakarta.

"Saya tidak bisa langsung membawa anak saya ke Jakarta karena kami menggunakan BPJS. Saat berobat di rumah sakit tingkat provinsi dokternya tidak mau memberi rujukan ke Jakarta tapi dirujuk ke tempat lain. Intinya saya menghadapi berbagai kendala hingga anak saya bisa dirujuk di rumah sakit rujukan nasional," tambahnya.

Menanggapi hal ini, dr Maria Shanty Gultom dari Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) mengatakan bahwa perlu adanya penyempurnaan yang dilakukan BPJS Kesehatan, terutama dari sistem administrasi untuk mengatasi antrean yang menumpuk.

"Kami merasa BPJS perlu melakukan beberapa perbaikan, terutama mengatasi ketersediaan dokter dan fasilitas yang minim sehingga antrean panjang dan mendapatkan obatnya lama," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Bakal Untung Banyak Jika Tegas Terhadap Industri Rokok

Pemerintah Bakal Untung Banyak Jika Tegas Terhadap Industri Rokok

News | Jum'at, 02 September 2016 | 15:06 WIB

Soal Kartu BPJS Palsu di Jakarta Utara, Ini Tanggapan Ahok

Soal Kartu BPJS Palsu di Jakarta Utara, Ini Tanggapan Ahok

News | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 12:23 WIB

Kinerja Buruk, BPJS Dinilai Tidak Pantas Dapat PMN

Kinerja Buruk, BPJS Dinilai Tidak Pantas Dapat PMN

DPR | Rabu, 27 Juli 2016 | 10:18 WIB

Terkini

Ongkos Perbaikan Mobil Listrik BekasTerbesar Bukanlah Baterai, Menurut Riset

Ongkos Perbaikan Mobil Listrik BekasTerbesar Bukanlah Baterai, Menurut Riset

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 06:15 WIB

Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Scaloni: Albiceleste Siap Hancurkan Spanyol

Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Scaloni: Albiceleste Siap Hancurkan Spanyol

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 06:14 WIB

Lautaro Martinez: Saya Sudah Bilang ke Alexis, Akan Cetak Gol

Lautaro Martinez: Saya Sudah Bilang ke Alexis, Akan Cetak Gol

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 06:11 WIB

UEFA Mulai Gerah! Muncul Desakan Lengserkan Infantino dari Kursi Presiden FIFA

UEFA Mulai Gerah! Muncul Desakan Lengserkan Infantino dari Kursi Presiden FIFA

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 06:00 WIB

Prabowo Kumpulkan Menteri, Nasib MBG & Koperasi Desa Merah Putih Dibahas

Prabowo Kumpulkan Menteri, Nasib MBG & Koperasi Desa Merah Putih Dibahas

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 06:00 WIB

Amankah Ibu Hamil Pakai Parfum? Ini Penjelasan Dokter Kandungan

Amankah Ibu Hamil Pakai Parfum? Ini Penjelasan Dokter Kandungan

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 05:35 WIB

Final Piala Dunia 2026 Argentina Tantang Spanyol: Messi vs Generasi Emas La Roja

Final Piala Dunia 2026 Argentina Tantang Spanyol: Messi vs Generasi Emas La Roja

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 04:22 WIB

Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris

Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03 WIB

Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia

Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 03:40 WIB

Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris

Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 02:49 WIB

×