Raih Emas Olimpiade, Ini Bonus yang Diterima Owi/Butet dari PBSI

Rizki Nurmansyah

Kamis, 15 September 2016 | 21:32 WIB
Raih Emas Olimpiade, Ini Bonus yang Diterima Owi/Butet dari PBSI
Reaksi ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, usai mengalahkan pasangan Malaysia di final Olimpiade Rio [AFP]

Suara.com - Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) penuhi janji dengan menyerahkan bonus kepada peraih medali emas Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Tontowi/Liliyana.

Ganda campuran nomor satu Indonesia itu mendapat satu unit apartemen senilai Rp1,452 miliar yang diserahkan langsung Ketua Umum PP PBSI, Gita Wirjawan, di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Kamis (15/9/2016).

Satu unit apartemen dengan satu kamar tidur dari The MAJ Collections Hotel & Residence yang berlokasi di Dago Peak, Bandung, Jawa Barat, masing-masing diberikan kepada Tontowi, Liliyana, serta Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rexy Mainaky.

"Bonus ini sebuah apresiasi atas kerja keras dan komitmen Tontowi/Liliyana dari mulai persiapan menuju olimpiade, hingga keberhasilan meraih medali emas," kata Gita dalam keterangan media yang diterima Suara.com, Kamis (15/9/2016).

"Tentunya apa yang diraih Tontowi/Liliyana tak lepas dari dukungan pelatih dan tim pendukung. Untuk itu, kami juga memberi penghargaan tinggi kepada mereka yang tak kenal lelah memberikan dukungan kepada Tontowi/Liliyana," lanjut Gita.

Liliyana sendiri berharap bonus yang diterimanya ini bisa jadi pemicu semangat bagi para pebulutangkis muda untuk menggapai prestasi yang sama seperti dirinya dan Tontowi di ajang Olimpiade. 

"Tentunya kami sangat berterima kasih atas bonus dari PBSI, apalagi bonusnya luar biasa, masing-masing sebuah unit 1 bedroom apartemen yang punya nilai investasi yang bagus. Semoga ini menjadi penyemangat untuk adik-adik pebulutangkis muda, bahwa jika berprestasi, maka kesejahteraan akan mengikuti," ujar Butet, sapaan Liliyana.

"Ini adalah tabungan masa depan untuk kami. Kami kan tidak mungkin seumur hidup jadi atlet, jadi kami harus pintar mengelola uang hasil jerih payah selama menjadi atlet. Hadiah apartemen ini menjadi investasi berharga untuk kami, terima kasih kepada PBSI atas apresiasi ini," Owi, sapaan akrab Tonwoti, menimpali.

Berikut Bonus yang Diberikan PP PBSI kepada Owi/Butet dan Tim Pendukung

1. Tontowi/Liliyana: Masing-masing 1 unit apartemen

2. Rexy Mainaky (Kabid Binpres PP PBSI): 1 unit apartemen

3. Ricky Soebagdja (Kasubid Pelatnas PP PBSI): Rp500 juta

4. Richard Mainaky (Kepala Pelatih Ganda Campuran Pelatnas): Rp500 juta

5. Nova Widianto & Enroe Suryanto (Asisten Pelatih Ganda Campuran Pelatnas): Rp250 juta

6. Felix Ary Bayu Marta (Pelatih Fisik): Rp250 juta

7. Fisioterapis, Ahli Nutrisi, Ahli Pijat: Rp250 juta

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Majukan Sektor Tunggal Putra, PBSI Bawa Pulang Eks Pemain Ini

Majukan Sektor Tunggal Putra, PBSI Bawa Pulang Eks Pemain Ini

News | Selasa, 13 September 2016 | 17:36 WIB

Wakil Merah Putih Boyong Dua Gelar dari Indonesian Masters

Wakil Merah Putih Boyong Dua Gelar dari Indonesian Masters

News | Minggu, 11 September 2016 | 18:43 WIB

Sambangi KBRI di Bangkok, Owi/Butet Jadi Tamu Istimewa

Sambangi KBRI di Bangkok, Owi/Butet Jadi Tamu Istimewa

News | Jum'at, 09 September 2016 | 08:08 WIB

Wah, Owi/Butet Diguyur Bonus Gratis Naik Air Asia Seumur Hidup

Wah, Owi/Butet Diguyur Bonus Gratis Naik Air Asia Seumur Hidup

News | Jum'at, 09 September 2016 | 07:04 WIB

Terkini

BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?

BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 08:55 WIB

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:27 WIB

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:24 WIB

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB