Fasilitas Tidak Ditingkatkan, Keselamatan Jamaah Haji Terancam

Adhitya Himawan

Sabtu, 17 September 2016 | 06:35 WIB
Fasilitas Tidak Ditingkatkan, Keselamatan Jamaah Haji Terancam
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Jakarta, Jumat (26/8/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyebut penambahan kuota jamaah haji, seiring selesainya perluasan Masjidil Haram, dapat membahayakan keselamatan jamaah jika tidak disertai dengan peningkatan fasilitas layanan, terutama di Mina.

"Penambahan kuota itu betul bagi kita akan memperpendek antrean tapi sebetulnya ini akan menjadi ancaman tersendiri karena kalau Mina tidak dibenahi dari sekarang,... justru penambahan kuota menjadi ancaman tersendiri bagi keselamatan jamaah," kata Menag di Jeddah, Arab Saudi, Jumat waktu setempat (16/9/2016), menjelang kepulangannya ke Tanah Air.

Menag menilai kondisi Mina saat ini sudah tidak memadai untuk kenyamanan jamaah walaupun kuota setiap negara telah dikurangi 20 persen. Ia terutama menyoroti tentang tenda dan jumlah toilet yang tidak memadai serta pengaturan arus keluar masuk jamaah menuju dan meninggalkan Mina.

"Misalnya tenda-tendanya tidak ditingkat, fasilitas pelayanannya, keberadaan toilet kamar mandi tidak ditambah, lalu juga jalan-jalan ke arah sana tidak ditata lebih ketat lebih baik. Anda bisa bayangkan sekarang yang masing-masing negara dikurangi 20 persen saja kondisi Mina sudah seperti itu," katanya.

Mina merupakan salah satu titik rawan bagi jamaah merujuk pada sejumlah insiden berdesak-desakan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Insiden terakhir terjadi tahun 2015 saat jamaah dari berbagai bangsa berdesak-desakan di jalur 204 Mina saat akan melakukan lontar jumroh. Lebih dari 100 jamaah haji Indonesia menjadi korban dalam peristiwa itu.

"Oleh karena itu kita tidak bisa sepihak melihatnya, tambah kuota tanpa infrastrukturnya dibenahi, karena alih-alih mendapatkan manfaat nanti yang didapat justru mudarat (tidak menguntungkan, red) yang tidak kita kehendaki. Jadi ini juga harus dilihat secara menyeluruh," katanya seraya menyebut salah satu yang paling mendesak ditingkatkan di Mina adalah jumlah toilet.

Pengamatan di lapangan, antrean toilet di Mina, hampir tidak pernah pendek. Setiap waktu sedikitnya ada sekitar 10 orang yang mengantre untuk menggunakan toilet. Antrean yang tidak pernah berhenti mengakibatkan kondisi toilet jauh dari memenuhi standar kebersihan. Padahal jamaah akan tinggal di Mina selama dua atau tiga hari.

Namun, Menag menyadari peningkatan fasilitas di Mina bukan merupakan keputusan Pemerintah Indonesia. "Ini sepenuhnya adalah Pemerintah Saudi Arabia jadi ini tantangan bagi kita untuk bisa meyakinkan pemerintah Saudi Arabia," katanya.

Lebih lanjut Menag menjelaskan prediksi penambahan kuota atau kembali ke kuota normal pada 2017, dari 155.200 menjadi sekitar 211.000, juga akan memberikan tantangan tersendiri pada pengaturan di Arafah dan Muzdalifah, terutama terkait dengan kapasitas tenda di Arafah dan daya tampung Muzdalifah.

"Kita bisa membayangkan betapa kompleksitas persoalan itu menjadi semakin 'complicated' dan ini tentu menuntut adanya pengorganisasian dan sistem pemantauan yang lebih baik sehingga satuan operasi Arafah, Muzdalifah dan Mina misalnya harus di'back up' dengan dukungan petugas haji yang tidak hanya lebih banyak tapi juga kualitasnya memiliki kemampuan dalam bertugas," katanya.

Penambahan kuota menurut Menag juga akan memberikan tantangan signifikan dalam penyiapan akomodasi, transportasi dan katering. "Ini tidak sederhana," katanya.

Seiring dengan makin tingginya minat warga Indonesia untuk berhaji maka antrean untuk pergi berhaji di sejumlah daerah di Indonesia dapat mencapai lebih dari 20 tahun. Dalam beberapa waktu terakhir pemerintah terus didesak untuk mempersingkat antrean tersebut guna meredam upaya-upaya ilegal yang dilakukan warga untuk dapat berhaji.

Bulan lalu, puluhan warga Indoensia ditangkap di Filipina karena memalsukan dokumen agar dapat berhaji menggunakan kuota Filipina. Sementara saat ini dikabarkan ada sekitar 700 jamaah Indonesia dengan paspor Filipina ada di Mekkah, Arab Saudi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah Daftar Nama 145 Jamaah Haji WNI yang Meninggal Dunia

Inilah Daftar Nama 145 Jamaah Haji WNI yang Meninggal Dunia

News | Sabtu, 17 September 2016 | 06:25 WIB

Menag Ingin Muslim Indonesia Lawan Islamophobia

Menag Ingin Muslim Indonesia Lawan Islamophobia

News | Kamis, 15 September 2016 | 06:25 WIB

Ketua DPR Minta Pemerintah Perhatikan Fasilitas Jamaah Haji

Ketua DPR Minta Pemerintah Perhatikan Fasilitas Jamaah Haji

DPR | Rabu, 14 September 2016 | 16:07 WIB

Polri: Sudah Ada Delapan Tersangka Kasus Haji Filipina

Polri: Sudah Ada Delapan Tersangka Kasus Haji Filipina

News | Selasa, 13 September 2016 | 14:38 WIB

Kasus Haji Paspor Filipina, Polri Siap Kirim Personel ke Jeddah

Kasus Haji Paspor Filipina, Polri Siap Kirim Personel ke Jeddah

News | Selasa, 13 September 2016 | 14:11 WIB

Menteri Lukman Lontarkan Jumrah Aqabah Kemarin

Menteri Lukman Lontarkan Jumrah Aqabah Kemarin

News | Selasa, 13 September 2016 | 07:09 WIB

Delapan Jamaah Haji Indonesia Meninggal di Arafah

Delapan Jamaah Haji Indonesia Meninggal di Arafah

News | Selasa, 13 September 2016 | 01:44 WIB

DPR Minta Menag Jatuhi Sanksi Keras ke Travel Haji Nakal

DPR Minta Menag Jatuhi Sanksi Keras ke Travel Haji Nakal

News | Rabu, 24 Agustus 2016 | 11:13 WIB

Menag Tak Terima Diberitakan Terlambat Shalat Idul Fitri

Menag Tak Terima Diberitakan Terlambat Shalat Idul Fitri

News | Kamis, 07 Juli 2016 | 00:16 WIB

Menag Anggap Perkembangan Pondok Pesantren Cukup Bagus

Menag Anggap Perkembangan Pondok Pesantren Cukup Bagus

News | Minggu, 28 Juni 2015 | 03:50 WIB

Terkini

Bobotoh 16 Tahun Tewas Bersimbah Darah Usai Nonton Persib vs Garudayaksa, Begini Kronologisnya

Bobotoh 16 Tahun Tewas Bersimbah Darah Usai Nonton Persib vs Garudayaksa, Begini Kronologisnya

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:49 WIB

Apakah Hari Minggu Ada Razia Polisi Operasi Patuh 2026? Ini Jadwalnya

Apakah Hari Minggu Ada Razia Polisi Operasi Patuh 2026? Ini Jadwalnya

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:45 WIB

2 Pilihan Bedak Padat Make Over untuk Makeup Flawless, Mana yang Paling Sesuai Kebutuhanmu?

2 Pilihan Bedak Padat Make Over untuk Makeup Flawless, Mana yang Paling Sesuai Kebutuhanmu?

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Seskab Teddy Sebut 45 Ribu Anak Keluarga Kurang Mampu Terbantu Sekolah Rakyat

Seskab Teddy Sebut 45 Ribu Anak Keluarga Kurang Mampu Terbantu Sekolah Rakyat

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Penyelundupan 2 Ton Solar Subsidi ke Jambi Digagalkan, Disamarkan dalam Karung Pupuk dan Fiber Ikan

Penyelundupan 2 Ton Solar Subsidi ke Jambi Digagalkan, Disamarkan dalam Karung Pupuk dan Fiber Ikan

Sumbar | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:39 WIB

Alih-alih CKG Menteri, Guru Besar UGM Sarankan Tes Kejiwaan dan Alihkan Anggaran ke Korban Karhutla

Alih-alih CKG Menteri, Guru Besar UGM Sarankan Tes Kejiwaan dan Alihkan Anggaran ke Korban Karhutla

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:37 WIB

Mematahkan Stigma Keliru tentang Peran Istri di Novel Jadi Ibu

Mematahkan Stigma Keliru tentang Peran Istri di Novel Jadi Ibu

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Muncul Iklan Tiba-tiba di HP Oppo? Begini Cara Menghilangkannya Tanpa Aplikasi Tambahan!

Muncul Iklan Tiba-tiba di HP Oppo? Begini Cara Menghilangkannya Tanpa Aplikasi Tambahan!

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Elnusa dan PHR Regional 1 Mulai Survei Seismik 2D Gerbera

Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Elnusa dan PHR Regional 1 Mulai Survei Seismik 2D Gerbera

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:29 WIB

Viral Suami Ngamuk! Istrinya Jarah Toko Baju saat Paris Kerusuhan, Hasil Jarah Dilempar

Viral Suami Ngamuk! Istrinya Jarah Toko Baju saat Paris Kerusuhan, Hasil Jarah Dilempar

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:28 WIB

×