Irman Gusman Merasa Tak Salah Menghubungi Dirut Bulog

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Jum'at, 30 September 2016 | 16:41 WIB
Irman Gusman Merasa Tak Salah Menghubungi Dirut Bulog
Ketua DPD Irman Gusman keluar dari gedung KPK usai diperiksa penyidik terkait kasus dugaan suap kuota impor gula, Jakarta, Sabtu (17/9). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Tersangka kasus suap yang juga mantan Ketua DPD, Irman Gusman merasa tak salah menghubungi Direktur Utama Badan Urusan Logistik, Djarot Kusumayakti. Irman menghubungi berstatus sebagai ketua DPD.

"Boleh dong. Kalau gula yang kurang dia telpon Djarot, Dirut Bulog, bukan Dirut Telkom kan. Itu kan tugas dia sebagai anggota dewan," kata Pengacara Irman Gusman, Tommy Singh di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (30/9/2016).

Irman menghubungi Djarot untuk pengiriman gula impor dari Bulog ke CV Semesta Berjaya. Sebab harga gula di wilayah Sumatera Barat tinggi. Bulog pun mengirim seribu ton dari tiga ribu ton seperti yang diminta Irman.

Menurut Tommy, Irman sudah tepat. Apalagi Sumbar merupakan daerah pemilihan (dapil) Irman. Irman mengetahui harga gula di Sumbar melonjak tinggi usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar-pasar menjelang Hari Raya Idul Fitri 2016. Irman sidak bersama dengan Pejabat Pemerintah Provinsi Sumbar dan Pemerintah Kota Padang.

"Perlu saya luruskan. Pak Irman itu ketua anggota dewan. Dia ke pasar sidak menjelang lebaran. Sidaknya juga tidak sendiri loh. Ada Wakil Gubernur, ada Wali Kota Padang dan beberapa pasar.Nah itu menjelang Idul Fitri. Harga itu tinggi, Rp16 ribu per kilogram. HET (Harga Eceran Tertinggi) itu Rp14 ribu sekian. Di situ dia telepon (Djarot). Kan sudah dengar dari Bulog kan," kata Tommy.

Sebelumnya Djarot Kusumayakti mengakui adanya dialog dengan Irman Gusman. Komunikasi dimaksud berawal dari kontak telepon antara Irman dan Djarot terkait dengan kuota distribusi gula impor kepada CV. Semesta Berjaya untuk wilayah Sumatera Barat tahun 2016.

Irman diketahui mengontak Djarot untuk merekomendasikan agar kuota distribusi gula impor dari Bulog kepada CV. Semesta Berjaya itu ditambah. Djarot mengaku, Irman hanya sekali menghubungi dirinya.

Atas kontak telepon itu, Djarot mengakui, menindaklanjuti permintaan Irman tersebut. Di mana dia menjanjikan jika memang stok gula impornya ada, maka kuota kepada CV Semesta Berjaya ditambah.

Djarot menjelaskan, Bulog pada akhirnya mengirim penambahan kuota gula impor untuk wilayah Sumbar itu. Dari total 3 ribu ton gula impor yang diminta Irman, Djarot mengklaim, baru seribu ton yang dikirim ke sana.

KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka kasus dugaan suap rekomendasi penambahan kuota distribusi gula impor wilayah Sumatera Barat tahun 2016 yang diberikan Bulog kepada CV. Semesta Berjaya. Ketiganya, Irman Gusman serta Direktur Utama CV. Semesta Berjaya, Xaveriandy Sutanto dan istrinya, Memi‎. Irman diduga menerima suap Rp100 juta dari Xaveriandy dan Memi sebagai hadiah atas rekomendasi penambahan kuota distribusi gula impor untuk CV. Semesta Berjaya tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jaksa Agung: KPK Sempat Minta Maaf Tetapkan Farizal Jadi TSK

Jaksa Agung: KPK Sempat Minta Maaf Tetapkan Farizal Jadi TSK

News | Senin, 26 September 2016 | 14:41 WIB

Mau Jenguk Irman Gusman, Istri Tak Suka Difoto Wartawan

Mau Jenguk Irman Gusman, Istri Tak Suka Difoto Wartawan

News | Senin, 26 September 2016 | 13:56 WIB

KPK Periksa Sekjen DPD untuk Irman Gusman

KPK Periksa Sekjen DPD untuk Irman Gusman

News | Senin, 26 September 2016 | 11:56 WIB

Dalami Percakapan Dirut Bulog, KPK Segera Panggil Djarot

Dalami Percakapan Dirut Bulog, KPK Segera Panggil Djarot

News | Jum'at, 23 September 2016 | 17:38 WIB

Terkini

4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!

4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Dipanggil KPK soal Kasus Bansos Beras, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Diundur

Dipanggil KPK soal Kasus Bansos Beras, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Diundur

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:14 WIB

Gaet 35 Ribu Fans, aespa Sukses Buka Tur Konser SYNK: COMPLaeXITY di Seoul

Gaet 35 Ribu Fans, aespa Sukses Buka Tur Konser SYNK: COMPLaeXITY di Seoul

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:07 WIB

Karhutla Bromo Sulit Dipadamkan, Tiga Helikopter Sudah 17 Kali Water Bombing

Karhutla Bromo Sulit Dipadamkan, Tiga Helikopter Sudah 17 Kali Water Bombing

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:06 WIB

Rekan Setim Bongkar Duduk Perkara Konflik Mees Hilgers vs FC Twente, Dua-duanya Kepala Batu

Rekan Setim Bongkar Duduk Perkara Konflik Mees Hilgers vs FC Twente, Dua-duanya Kepala Batu

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Dari Mobil Futuristik hingga Hiburan, Ini Serunya GIIAS 2026

Dari Mobil Futuristik hingga Hiburan, Ini Serunya GIIAS 2026

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Belajar dari Medsos, Remaja 14 Tahun Akhiri Nyawa 8 Orang Termasuk Keluarganya

Belajar dari Medsos, Remaja 14 Tahun Akhiri Nyawa 8 Orang Termasuk Keluarganya

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:51 WIB

BRI Danareksa Revisi Turun Target Harga Saham BRMS, Kinerja Jadi Sebab

BRI Danareksa Revisi Turun Target Harga Saham BRMS, Kinerja Jadi Sebab

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:49 WIB

Ulasan 'Kapan Kau Bilang Wo Ai Ni?' : Jodoh Ada di Tangan Ibu dan Camer

Ulasan 'Kapan Kau Bilang Wo Ai Ni?' : Jodoh Ada di Tangan Ibu dan Camer

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Anggaran Riau Terbatas, SF Hariyanto Ogah Bebani Rakyat dengan Pajak Baru

Anggaran Riau Terbatas, SF Hariyanto Ogah Bebani Rakyat dengan Pajak Baru

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:38 WIB

×