Dalami Percakapan Dirut Bulog, KPK Segera Panggil Djarot

Dythia Novianty, Nikolaus Tolen

Jum'at, 23 September 2016 | 17:38 WIB
Dalami Percakapan Dirut Bulog, KPK Segera Panggil Djarot
Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil Direktur Utama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog), Djarot Kusumayakti. KPK ingin mendalami sadapan pembicaraan yang terjadi antara Djarot dengan Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI (DPD RI), Irman Gusman.

"Bagian percakapan yang didapat oleh KPK akan diperiksa," kata Wakil Ketua KPK Laode Muhamad Syarif di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (23/9/2016).

Menurut dia, keterangan Bos Bulog dibutuhkan buat membongkar kasus suap terkait penambahan kuota distribusi gula impor di wilayah Sumatera Barat. Namun, dia tidak bisa menjanjikan kapan Djarot bakal dipanggil penyidik.

"Belum ada perkembangan. Soalnya lagi penyelidik, penyidik, dan penuntut kami ada internal training yang ada di Bogor dan di Bandung, jadi mereka belum selesai," kata Syarif.

Diketahui, pada Sabtu (17/9/2016), Irman Gusman ditangkap KPK. Dia disangka menerima Rp100 juta dari Direktur Utama CV Semesta Berjaya Xaveriandy Sutanto dan istrinya Memi.

Kasus ini bermula ketika KPK tengah menyelidiki dugaan pemberian uang Xaveriandy pada Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Farizal. Pemberian uang terkait kasus penjualan gula oleh CV Rimbun Padi Berjaya tanpa label SNI di Sumbar yang tengah bergulir di Pengadilan Negeri Padang.

Dalam proses pengadilan, Xaveriandy diduga membayar Jaksa Farizal buat membantunya dalam persidangan. Farizal diduga menerima uang sebagai balas jasa sebesar Rp365 juta dari Xaveriandy.

Di tengah penyelidikan perkara ini, KPK mengetahui ada pemberian uang buat Irman tapi dalam kasus lain. Irman diduga mendapat duit Rp100 juta terkait pengurusan penambahan kuota distribusi gula impor yang diberikan Bulog pada CV Semesta Berjaya tahun 2016 di Sumbar.

Sebelumnya, Irman diketahui menghubungi Dirut Bulog, Djarot Kusumayakti. Dia diduga memberikan rekomendasi pada CV Semesta Berjaya supaya mendapat tambahan jatah gula impor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Larang Senator Ketemu Irman, Pengacara Sebut KPK Langgar HAM

Larang Senator Ketemu Irman, Pengacara Sebut KPK Langgar HAM

News | Kamis, 22 September 2016 | 16:18 WIB

Rombongan Senator Gagal Ketemu Irman Gusman di Penjara KPK

Rombongan Senator Gagal Ketemu Irman Gusman di Penjara KPK

News | Kamis, 22 September 2016 | 13:46 WIB

Tim 10 DPD Tidak Hanya Fokus ke Suap Irman Gusman

Tim 10 DPD Tidak Hanya Fokus ke Suap Irman Gusman

News | Kamis, 22 September 2016 | 13:35 WIB

PPATK Pastikan Transaksi Keuangan Irman Gusman Tak Bermasalah

PPATK Pastikan Transaksi Keuangan Irman Gusman Tak Bermasalah

News | Kamis, 22 September 2016 | 11:22 WIB

Keputusan Buat Jaksa Ferizal Tunggu Waktu

Keputusan Buat Jaksa Ferizal Tunggu Waktu

News | Rabu, 21 September 2016 | 21:00 WIB

Terkini

Dirjen  Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M

Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M

Bali | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:49 WIB

6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten

6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten

Banten | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:41 WIB

Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron

Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:35 WIB

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:31 WIB

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:29 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:26 WIB

Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten

Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten

Banten | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:20 WIB

Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?

Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:18 WIB

Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan

Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:17 WIB

Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur

Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:17 WIB

×