Hijrah ke Ducati, Lorenzo Ungkap yang Akan Dirindukan dari Yamaha

Rizki Nurmansyah

Selasa, 04 Oktober 2016 | 09:32 WIB
Hijrah ke Ducati, Lorenzo Ungkap yang Akan Dirindukan dari Yamaha
Pebalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo [AFP/Jose Jordan]

Suara.com - Sembilan musim sudah Jorge Lorenzo memperkuat pabrikan Yamaha di arena MotoGP. Tak kurang 43 kemenangan, 105 podium, dan tiga gelar juara dunia telah dia dapatkan bersama pabrikan motor berlambang garpu tala tersebut.

Sayang, kebersamaan itu tidak lama lagi harus berakhir. Hal ini, seperti diketahui, dikarenakan keputusan sang rider yang ingin mencari tantangan baru di Ducati musim depan; bertandem dengan Andrea Dovizioso.

Lorenzo pun kini mulai menyiapkan mental meninggalkan Yamaha musim depan. Pasalnya, banyak pertanyaan yang berkecamuk dipikirannya saat ini. Salah satu pertanyaan terbesar adalah, akankah motor Ducati bisa sekompetitif Yamaha?

Keraguan ini bukan tanpa alasan. Sejak mengukuhkan diri jadi juara pabrikan di tahun 2007, setelahnya nama Ducati tenggelam di bawah kebesaran dua pabrikan motor terkemuka asal Jepang, Yamaha dan Honda.

Lorenzo juga menyadari beban yang dipikulnya bersama Ducati amatlah berat. Dia didaulat mengembalikan lagi kejayaan Ducati seperti saat Casey Stoner membawa pabrikan motor asal Italia itu jadi juara pabrikan MotoGP di tahun 2007.

"Apakah yang paling rindukan setelah berpindah dari Yamaha ke Ducati? Semoga saja bukan faktor motor, karena itu merupakan hal terpenting dalam balapan di MotoGP. Tapi, kemungkinan itu bisa saja terjadi, mengingat Yamaha memiliki mesin motor yang sangat bagus," kata Lorenzo.

"Selain itu, Yamaha juga tim yang luar biasa. Mereka selalu perlakukan saya dengan sangat baik. Saya selalu mendapat motor yang sama dengan rekan setim, baik itu sejak pertama saya berduet dengan Valentino (Rossi), lalu (Ben) Spies, dan dengan Rossi lagi," lanjutnya.

"Di sisi lain, mesin Yamaha selalu kompetitif. Hampir setiap tahunnya saya berada di posisi satu atau dua. Itu menandakan bahwa mesin Yamaha menunjang untuk meraih kemenangan."

"Pindah ke Ducati merupakan tantangan luar biasa yang ingin saya ambil. Sejak pertama kali saya tampil di kelas MotoGP bersama Yamaha--tahun 2008--saya selalu mendambakan tantangan seperti ini. Dalam hal ini, saat ini merupakan momen yang tepat buat saya mengambil tantangan, karena motor Ducati telah berkembang pesat," pungkasnya.

Sementara itu, musim ini Lorenzo terancam gagal pertahankan mahkota juara dunia MotoGP. Hal itu setelah Lorenzo terpaut 66 poin dari Marc Marquez yang masih memimpin klasemen sementara MotoGP dengan 248 poin.

Balapan sendiri tinggal menyisakan empat seri lagi. Secara matematis, Marquez hanya butuh dua kemenangan lagi guna memastikan gelar juara dunianya tahun ini. (Speedweek)

Rekam Jejak Jorge Lorenzo di Kelas MotoGP
- 2008
Tim: Yamaha
Hasil: Peringkat 4 (190 poin)

- 2009
Tim: Yamaha
Hasil: Runner-up (261)

- 2010
Tim: Yamaha
Hasil: Juara dunia (383)

- 2011
Tim: Yamaha
Hasil: Runner-up (260)

- 2012
Tim: Yamaha
Hasil: Juara dunia (350)

- 2013
Tim: Yamaha
Hasil: Runner-up (330)

- 2014
Tim: Yamaha
Hasil: Peringkat 3 (263)

- 2015
Tim: Yamaha
Hasil: Juara dunia (330)

- 2016*
Tim: Yamaha
Hasil: Peringkat 3 (182)
*Hasil sementara hingga seri ke-14 dari 18 seri yang diperlombakan musim ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

MotoGP Mandalika 2026 Catat Dampak Ekonomi Rp5,2 Triliun

MotoGP Mandalika 2026 Catat Dampak Ekonomi Rp5,2 Triliun

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:00 WIB

MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!

MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?

Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:45 WIB

MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus

MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:48 WIB

Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?

Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Alasan MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Hingga Pupuskan Harapan Pole Position Veda Ega Pratama

Alasan MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Hingga Pupuskan Harapan Pole Position Veda Ega Pratama

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:43 WIB

Motor MotoGP akan Ikut Tampil di Ajang F1 Amerika 2026, Balapan Bareng?

Motor MotoGP akan Ikut Tampil di Ajang F1 Amerika 2026, Balapan Bareng?

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Pola Pikir Baru Marc Marquez: Tak Ada Lagi Beban Juara, Siap Pensiun Kapan Saja

Pola Pikir Baru Marc Marquez: Tak Ada Lagi Beban Juara, Siap Pensiun Kapan Saja

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Tak Gentar! Jorge Martin Yakin Bisa Kalahkan Marc Marquez di Akhir Musim

Tak Gentar! Jorge Martin Yakin Bisa Kalahkan Marc Marquez di Akhir Musim

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Jadwal MotoGP Australia 2026: Usaha Marc Marquez Dapat Ancaman dari Aprilia

Jadwal MotoGP Australia 2026: Usaha Marc Marquez Dapat Ancaman dari Aprilia

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×