Ini Sebab Minta Maaf Ahok Ditayangkan di Akun TMC Polda Metro

Adhitya Himawan, Agung Sandy Lesmana

Senin, 10 Oktober 2016 | 19:31 WIB
Ini Sebab Minta Maaf Ahok Ditayangkan di Akun TMC Polda Metro
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Sejumlah netizen di media sosial twitter dihebohkan dengan tampilan akun resmi TMC Polda Metro Jaya yang menayangkan permintaan maaf Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja Purnama (Ahok) soal video yang dianggap menyinggung ayat suci Al Quran. Terkait permintaan maaf Ahok tersebut dianggap tak pantas ditampilkan, akun TMC Polda Metro lantas menuai banyak kritikan dari sejumlah netizen di media sosial.

Terkait tayangan tersebut, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono meminta hal tersebut tidak dibesar-besarkan. Dia malah menganggap jika hal tersebut sebagai bagian dari informasi yang harus disampaikan masyarakat lantaran Ahok merupakan pejabat publik.

"Tidak apa-apa. Kan berita itu bukan berita eksklusif. TMC itu juga kepanjangan Polda Metro Jaya," kata Awi kepada wartawan, Senin (10/10/2016).

Awi pun malah mempertanyakan alasan masyarakat mempermasalahkan akun TMC Polda Metro Jaya yang menampilkan permintaan maaf Ahok. Menurutnya jika pemberitaan tersebut perlu disampaikan agar publik tak lagi memperkeruh keadaan.

"Kemarin Pak Kapolda ke kyai-kyai dan para ulama untuk meredam situasi ini agar dingin permasalahannya kami share juga nggak ada yang ribut. Kemudian terkait pemberitaan-pemberitaan yang ada kan sekarang masih hangat terkait hal tersebut ya kita sampaikan saja," katanya.

"Kecuali kalau wawancara eksklusif sama pak Ahok terus nggak ada yang memberitakan. Lah wong ini semua media memberitakan. Sekarang saya tanya berita itu kan semua media ada," kata Awi menambahkan.

Lebih lanjut, mantan Kabid Polda Jawa Timur itu juga menyangkal jika pemberitaan maaf Ahok di TMC Polda Metro Jaya bermuatan politis.

"Itu kan memberitakan kepada masyarakat. Pak Ahok bilang gini, pak kyai bilang gini, ada yang salah?nggak ada kan. Karena itu media publik. Orang hilang kita share, jembatan roboh kita share juga kan. Nggak ada kita muatan muatan politik. Kecuali kalau berita ini eksklusif, kan seluruh media tahu. Kan tidak ada yang disembunyikan kan," kata Awi.

Kasus pengutipan ayat Al Quran terus menggelinding jelang Pilkada DKI Jakarta 2017. Protes terhadap Ahok pun terjadi di berbagai tempat. Sampai akhirnya, pagi tadi, Ahok menyatakan meminta maaf kepada umat Islam. Ahok menegaskan sama sekali tidak bermaksud untuk menjelek-jelekkan agama dan Al Quran.

Suara.com - BERITA MENARIK LAINNYA: 

Tak Direstui Keluarga, Ini Alasan Asty Ananta Tetap Nikah di Bali

Inilah Pekerjaan Mario Teguh Sebelum Menjadi Motivator Terkenal

Ini Pengakuan Pengikut Dimas Kanjeng yang Sulit Dinalar

Biadab, Bayi 1 Tahun Dimutilasi Ibu Kandungnya Sendiri

Jaksa Cecar Misteri Hilangnya Celana Robek, Ini Jawaban Jessica

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buni Yani Bantah Dirinya Pendukung Lawan Ahok di Pilkada DKI 2017

Buni Yani Bantah Dirinya Pendukung Lawan Ahok di Pilkada DKI 2017

News | Senin, 10 Oktober 2016 | 15:09 WIB

Djarot: Jangan Dagang Sembarangan

Djarot: Jangan Dagang Sembarangan

News | Minggu, 09 Oktober 2016 | 18:47 WIB

Ini yang Dilakukan Ahok untuk Tingkatkan Kembali Elektabilitas

Ini yang Dilakukan Ahok untuk Tingkatkan Kembali Elektabilitas

News | Minggu, 09 Oktober 2016 | 09:57 WIB

Terkini

Percakapan Prabowo Bobol ke Telinga Listyo, Keamanan Siber Istana Bakal Dievaluasi Total

Percakapan Prabowo Bobol ke Telinga Listyo, Keamanan Siber Istana Bakal Dievaluasi Total

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:02 WIB

Refleksi Tren Stop the Wedding: Menikah Itu Kesiapan, Bukan Tuntutan Usia

Refleksi Tren Stop the Wedding: Menikah Itu Kesiapan, Bukan Tuntutan Usia

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Sengketa Pajak Hashim Djojohadikusumo di Swiss Viral: Utang Miliaran hingga Sita Aset Mewah

Sengketa Pajak Hashim Djojohadikusumo di Swiss Viral: Utang Miliaran hingga Sita Aset Mewah

Video | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Bukan Barang Mewah, Mengapa Perempuan Harus Membayar Pajak untuk Pembalut?

Bukan Barang Mewah, Mengapa Perempuan Harus Membayar Pajak untuk Pembalut?

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Bagaimana Kerusakan Hutan Ancam Warisan Pangan Masyarakat Dayak Seberuang?

Bagaimana Kerusakan Hutan Ancam Warisan Pangan Masyarakat Dayak Seberuang?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Melawan Api yang Tak Terlihat di Lahan Gambut, Petugas Andalkan Nozzle Tancap Tanah

Melawan Api yang Tak Terlihat di Lahan Gambut, Petugas Andalkan Nozzle Tancap Tanah

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:59 WIB

Warga Makassar Heran Tagihan Listrik Naik Drastis Padahal Sering Mati Lampu

Warga Makassar Heran Tagihan Listrik Naik Drastis Padahal Sering Mati Lampu

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 15:59 WIB

Kiky Saputri Akhirnya Minta Maaf dan Klarifikasi soal Video 'Rakyat Jelata'

Kiky Saputri Akhirnya Minta Maaf dan Klarifikasi soal Video 'Rakyat Jelata'

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 15:58 WIB

Sekjen Gerindra Duga Aksi Sadap Listyo Sigit Cs Insubordinasi dan Upaya Makar

Sekjen Gerindra Duga Aksi Sadap Listyo Sigit Cs Insubordinasi dan Upaya Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:56 WIB

Dua Kali Absen dari Panggilan KPK, Nusron: Ke Luar Negeri Ada Izin Setneg

Dua Kali Absen dari Panggilan KPK, Nusron: Ke Luar Negeri Ada Izin Setneg

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:51 WIB

×