Ketika Timses Calon Gubernur Jakarta Kompak Buang Isu SARA

Siswanto | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Senin, 10 Oktober 2016 | 19:20 WIB
Ketika Timses Calon Gubernur Jakarta Kompak Buang Isu SARA
Ilustrasi KPU [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Pemilihan kepala daerah Jakarta periode 2017-2022 mulai memanas. Pilkada yang akan berlangsung 15 Februari 2017 diikuti tiga pasangan calon. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni, serta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Isu yang saat ini tengah mengguncang yaitu penggunaan simbol agama dan etnis.

Di tengah kegaduhan, tiga tim sukses pasangan calon gubernur dan wakil gubernur sepakat mereka tak akan menggunakan isu SARA untuk menjatuhkan lawan demi meraih kemenangan di pilkada.

"Kami sudah sepakat, bahwa menyerang melalui suku, agama dan ras adalah tindakan yang tidak sehat buat demokrasi. Jadi tidak akan dilakukan," kata Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandiaga, Mardani Ali Sera, Senin (10/10/2016).

"Kita berharap demokrasi itu harus rasional. Kalau kita mengangkat isu SARA, maka akan berkebalikan dari rasio," politisi PKS menambahkan.

Juru Bicara Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Bestari Barus, menambahkan pesta demokrasi di Ibu Kota harus menjadi ajang kompetisi yang sehat. Bestari sepakat mengesampingkan isu negatif. Bestari dan timnya berkomitmen untuk mengedepankan program-program unggulan untuk menarik dukungan masyarakat.

Bestari secara tegas menolak penggunaan isu SARA di pilkada Jakarta. Pasalnya, Jakarta merupakan barometer pemilu nasional.

"Jadi, sebaiknya adu program saja gitu. Kalau SARA jadinya kan bukan hanya di pilkada, di dunia internasional di bidang apapun kan nggak dibenarkan," kata Bestari.

Bestari yakin penggunaan isu agama dan etnis sudah tidak laku di masyarakat. Masyarakat Jakarta, katanya, sudah pintar dalam menentukan pemimpin mereka.

Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta mengatakan jangan sampai demi meraih kemenangan, malah masyarakat tercerai berai gara-gara isu agama.

"Tentu akan membawa perpecahan. Kalau pilkada saya kira seharunya hanya program yang dikompetisikan," kata dia.

Senada dengan Bestari, Wakil Ketua Tim Kampanye Agus-Sylviana, Abdul Azis, mengatakan masyarakat Jakarta sudah tidak bisa dipengaruhi dengan isu agama dan etnis. Walaupun isu tersebut terus didengungkan, masyarakat tak akan terprovokasi.

"Jadi udah nggak bisa pakai isu SARA untuk memenangkan pasangan calon, untuk memenangkan salah satu calon atau persaingan di pilkada, sudah tidak tepat," kata Azis yang juga merupakan Wakil Ketua DPW PKB DKI Jakarta.

Azis yang juga Ketua Gerakan Pemuda Ansor DKI Jakarta mengatakan kualitas demokrasi bangsa ini akan mengalami kemunduran jika peserta pilkada dan pendukung menggunakan SARA.

"Berarti kan kemunduran demokrasi dan kemunduran Pancasila. Berarti negara kalah dengan hal-hal yang bersifat kecil gitu lho. Isu SARA kecil, ini sih ditimbulkan oleh kelompok kecil yang ingin mengalahkan negara," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kawasan Pemukiman Padat Menteng Tenggulun Akan Ditata Jadi Kampung Tematik

Kawasan Pemukiman Padat Menteng Tenggulun Akan Ditata Jadi Kampung Tematik

Foto | Rabu, 28 Januari 2026 | 18:57 WIB

Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?

Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?

Entertainment | Selasa, 05 Agustus 2025 | 21:36 WIB

Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan

Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan

Lifestyle | Kamis, 27 Maret 2025 | 16:36 WIB

Ashley Tanah Abang Jakarta: Hadirkan Kamar Tematik Keluarga untuk Liburan yang Lebih Seru

Ashley Tanah Abang Jakarta: Hadirkan Kamar Tematik Keluarga untuk Liburan yang Lebih Seru

Lifestyle | Jum'at, 21 Februari 2025 | 18:30 WIB

Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!

Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!

Kotak Suara | Sabtu, 07 Desember 2024 | 19:27 WIB

Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik

Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik

Video | Rabu, 27 November 2024 | 16:00 WIB

Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada

Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada

Kotak Suara | Minggu, 24 November 2024 | 16:10 WIB

Masa Tenang Pilkada DKI: Bawaslu Incar Pelaku Politik Uang Hingga Gang-gang Sempit!

Masa Tenang Pilkada DKI: Bawaslu Incar Pelaku Politik Uang Hingga Gang-gang Sempit!

Kotak Suara | Minggu, 24 November 2024 | 14:47 WIB

Endorse Prabowo ke RK Masih Abu-abu, Ini 'Daerah Kekuasaan' Anies-Ahok buat Menangkan Pramono di Jakarta

Endorse Prabowo ke RK Masih Abu-abu, Ini 'Daerah Kekuasaan' Anies-Ahok buat Menangkan Pramono di Jakarta

Kotak Suara | Minggu, 17 November 2024 | 14:46 WIB

Pj Gubernur Teguh Pastikan Komitmen Sukseskan Pilkada Damai dan Tertib

Pj Gubernur Teguh Pastikan Komitmen Sukseskan Pilkada Damai dan Tertib

Foto | Kamis, 14 November 2024 | 12:58 WIB

Terkini

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:19 WIB

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:15 WIB

Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati

Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:14 WIB

KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi

KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:07 WIB

Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis

Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:07 WIB

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:28 WIB

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:13 WIB

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:09 WIB

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:08 WIB

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:03 WIB