Pengemis Asal Padang Ditangkap di Jakarta Bawa Duit Rp90 Juta

Tomi Tresnady | Suara.com

Selasa, 11 Oktober 2016 | 20:32 WIB
Pengemis Asal Padang Ditangkap di Jakarta Bawa Duit Rp90 Juta
Ratusan pengemis serbu Vihara Dharma Bhakti memburu angpao di tahun baru Imlek, Kamis (19/2). (suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Pengemis asal Padang, Sumatera Barat, bernama Muklis (64) yang membawa uang lebih dari Rp90 juta terjaring Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan saat sedang mengemis di bawah flyover Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan Mursidin dalam keterangannya di Jakarta, mengatakan bahwa Muklis mendapatkan uang itu dari hasil mengemis selama 6 tahun di Jakarta.

"Menurut pengakuannya, uang sebanyak itu merupakan hasil jerih payahnya selama 6 tahun. Dia menargetkan uang sebanyak Rp150 juta jadi masih kurang 60 juta lagi untuk dibawa pulang," ujar Mursidin seperi dilaporkan Antara, Selasa (11/10/2016).

Ketika dilakukan penjangkauan, kata dia, petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) melihat Muklis tampak tidak membawa uang.

Namun, setelah digeledah ternyata terdapat uang pecahan Rp100 ribu mencapai Rp80 juta, sedangkan uang Rp10 juta sisanya terdiri atas pecahan Rp50 ribu, Rp20 ribu, dan uang receh kecil sebanyak Rp250 ribu.

"Uangnya disimpan di celana yang banyak kantongnya. Celana yang dipakai dobel tiga. Ketiga celana mempunyai banyak kantong. Setiap kantong, terisi uang," tuturnya.

Ketika ditanya petugas mengenai jumlah pecahan Rp100 ribu yang banyak, Muklis mengaku setiap mengumpulkan uang satu hingga dua juta rupiah, kemudian yang bersangkutan menukarkan ke bank.

Petugas awalnya meragukan kebenaran uang itu hasil mengemis dan curiga hasil tindakan kriminal, seperti mencuri. Namun, Mukhlis marah dan mengatakan bahwa dirinya akan memperkarakan petugas ke polisi karena uang itu bukan hasil tindak kriminal.

"Meskipun berhasil mengumpulkan uang sampai Rp90 juta, Muklis tidak mengakui untuk keperluan apa uang tersebut. Sekarang Muklis sudah dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1, Kedoya, Jakarta Barat," ujar Mursidin.

Ia mengatakan bahwa uang itu tetap menjadi milik Muklis. Akan tetapi, pihaknya melakukan pembinaan lebih dahulu di panti karena yang bersangkutan menjadi pengemis di Jakarta.

Dengan terjaringnya Muklis, dia mengingatkan warga Jakarta untuk lebih cerdas dalam memberi sumbangan.

"Ini juga perhatian untuk warga DKI agar tidak memberi dalam bentuk apa pun di jalan karena sudah banyak modus peminta-minta," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beri Uang ke Pengemis, Perdana Menteri Australia Dicap Kikir

Beri Uang ke Pengemis, Perdana Menteri Australia Dicap Kikir

News | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 16:34 WIB

Ahok Minta Masyarakat Tak Kasihan Pada Gelandangan dan Pengemis

Ahok Minta Masyarakat Tak Kasihan Pada Gelandangan dan Pengemis

News | Senin, 11 Juli 2016 | 10:07 WIB

Ahok Pastikan Usir Pengemis dari Jakarta

Ahok Pastikan Usir Pengemis dari Jakarta

News | Rabu, 29 Juni 2016 | 10:17 WIB

Mensos Kaget Ada Pengemis Miliki Mobil dan Kartu Kredit

Mensos Kaget Ada Pengemis Miliki Mobil dan Kartu Kredit

News | Kamis, 16 Juni 2016 | 11:15 WIB

DKI Ingatkan Jangan Beri Nasi 'Sahur on the Road' ke Pengemis

DKI Ingatkan Jangan Beri Nasi 'Sahur on the Road' ke Pengemis

News | Kamis, 16 Juni 2016 | 00:54 WIB

Arif Komady, Pengemis Bermobil Sedan dan Punya Kartu Kredit

Arif Komady, Pengemis Bermobil Sedan dan Punya Kartu Kredit

News | Minggu, 12 Juni 2016 | 17:15 WIB

Jumlah Orang Miskin Cirebon Mendadak Bengkak karena Ini

Jumlah Orang Miskin Cirebon Mendadak Bengkak karena Ini

News | Sabtu, 30 April 2016 | 03:35 WIB

Panti Minim, Alasan Banyaknya Pengemis di Jakarta

Panti Minim, Alasan Banyaknya Pengemis di Jakarta

News | Selasa, 29 Maret 2016 | 10:32 WIB

Ayah Marshanda Mengemis, Ahok Ingatkan Jangan Beri Uang Pengemis

Ayah Marshanda Mengemis, Ahok Ingatkan Jangan Beri Uang Pengemis

News | Senin, 28 Maret 2016 | 15:42 WIB

Pengemis Ngaku Ayah Marshanda, Ahok Bicara Soal Ketegasan Satpol

Pengemis Ngaku Ayah Marshanda, Ahok Bicara Soal Ketegasan Satpol

News | Senin, 28 Maret 2016 | 12:07 WIB

Terkini

Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif

Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:03 WIB

Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!

Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!

News | Kamis, 16 April 2026 | 15:01 WIB

Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?

Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:55 WIB

Citra Satelit Ungkap Penghancuran Sistematis Desa Lebanon Selatan Oleh Israel, Ini Wujudnya

Citra Satelit Ungkap Penghancuran Sistematis Desa Lebanon Selatan Oleh Israel, Ini Wujudnya

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:55 WIB

Dinilai Terlalu Provokatif, Mabes Polri Didesak Usut Dugaan Makar dari Pernyataan Saiful Mujani

Dinilai Terlalu Provokatif, Mabes Polri Didesak Usut Dugaan Makar dari Pernyataan Saiful Mujani

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:54 WIB

27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?

27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:48 WIB

KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi dalam Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando

KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi dalam Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:46 WIB

Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto: Jadi Tersangka Kejagung, Padahal Baru Seminggu Dilantik Prabowo

Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto: Jadi Tersangka Kejagung, Padahal Baru Seminggu Dilantik Prabowo

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:41 WIB

Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris

Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:39 WIB

Studi Ungkap Cukai RI Gagal Bikin Rokok Mahal

Studi Ungkap Cukai RI Gagal Bikin Rokok Mahal

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:38 WIB