Panti Minim, Alasan Banyaknya Pengemis di Jakarta

Pebriansyah Ariefana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Selasa, 29 Maret 2016 | 10:32 WIB
Panti Minim, Alasan Banyaknya Pengemis di Jakarta
Ilustrasi razia pengemis. (Antara/ Jakhairini)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) beralasan masih banyaknya Gepeng (Gelandangan dan Pengemis) di Jakarta karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kekurangan tempat penampungan atau panti untuk menampung mereka.

"Ya kita gini, gelandangan pengemis itu, kita harus siapkan panti, makanya tahun ini kita bangun, kalau nggak di Yayasan Pondok Karya, pembangunan itu (bisa menampung) 2030-an untuk pemondokan," ujar Ahok di kantor Wali Kota Jakarta Utara, Selasa (29/3/2016).

Menurut Ahok, setelah adanya panti untuk menampung gelandangan, Dinas Sosial DKI Jakarta langsung akan memberikan pelatihan dan keterampilan ke mereka agar tidak lagi mengemis di jalanan.

"Kayak anak sekolah, jadi anak jalanan kita harus dorong masuk ke sana. Terus di Ciangir kita bangun 97 hektar, bentuknya vila-vila, karena kan panti kita nggak cukup, nah itu aja sih sebenarnya caranya," kata Ahok.

Diketahui, hampir setiap jalan-jalan di Jakarta yang ada lampu merah sering dijumpai pengemis dan gelandangan. Banyak dari mereka memanfaatkan anak kecil dan menggendong balita. Hal itu bertujuan agar mereka mendapatkan belas kasihan dari pengguna jalan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ayah Marshanda Mengemis, Ahok Ingatkan Jangan Beri Uang Pengemis

Ayah Marshanda Mengemis, Ahok Ingatkan Jangan Beri Uang Pengemis

News | Senin, 28 Maret 2016 | 15:42 WIB

Pengemis Ngaku Ayah Marshanda, Ahok Bicara Soal Ketegasan Satpol

Pengemis Ngaku Ayah Marshanda, Ahok Bicara Soal Ketegasan Satpol

News | Senin, 28 Maret 2016 | 12:07 WIB

Pengemis 78 Tahun Berhasil Masuk Daftar Antrean Haji

Pengemis 78 Tahun Berhasil Masuk Daftar Antrean Haji

News | Selasa, 25 Agustus 2015 | 06:38 WIB

Ini Kisah Bocah Pengemis yang Belajar di Depan Gerai McDonald

Ini Kisah Bocah Pengemis yang Belajar di Depan Gerai McDonald

News | Sabtu, 11 Juli 2015 | 07:31 WIB

Ahok: Pengemis di Jakarta Buat Bangun Rumah di Kampungnya

Ahok: Pengemis di Jakarta Buat Bangun Rumah di Kampungnya

News | Rabu, 08 Juli 2015 | 10:44 WIB

Raup Uang Rp3 Juta, Pengemis 70 Tahun Sewa PSK

Raup Uang Rp3 Juta, Pengemis 70 Tahun Sewa PSK

News | Kamis, 02 Juli 2015 | 23:10 WIB

"Ramadan, Jangan Beri Uang ke Pengemis"

"Ramadan, Jangan Beri Uang ke Pengemis"

News | Rabu, 24 Juni 2015 | 02:30 WIB

Ahok Prihatin Ondel-ondel Dipakai Mengemis

Ahok Prihatin Ondel-ondel Dipakai Mengemis

News | Rabu, 01 Oktober 2014 | 17:36 WIB

Terkini

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB