Djan Faridz Klaim Kader PPP 'Bulat' Dukung Ahok-Djarot

Dythia Novianty, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 13 Oktober 2016 | 20:21 WIB
Djan Faridz Klaim Kader PPP 'Bulat' Dukung Ahok-Djarot
Pimpinan PPP Djan Faridz didampingi pengacara Humphrey Djemat di Mahkamah Konstitusi [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Djan Faridz mengklaim, seluruh pengurus Dewan Pimpinan Cabang partai berlambang Ka'bah kompak mendukung calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat pada Pilkada Jakarta 2017.

"Nggak ada (yang tak dukung). Semua baik, semua mendukung. Itu sudah ada silaturahmi nasional kok. Sudah bulat mendukung (Ahok-Djarot)," kata Djan di kantor Ahok, Balai Kota DKI Jakarta,Kamis (13/10/2016).

Djan Faridz tidak mau mencampuri PPP kubu Romahurmuziy yang pada Pilkada Jakarta 2017 mendukung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni. "Urusan dia, dia dia gua gua," katanya.

Diketahui, walaupun Djan mengatakan pengurus PPP mendukung Ahok-Djarot, tidak dengan Ketua DPW PPP DKI Jakarta Abraham Lunggana (Lulung), dia menyatakan menolak mengikuti keputusan partai berlambang Ka'bah kubu Djan. Lulung juga mengaku siap apabila mendapat sanksi dari Djan.

Walaupun beda pilihan di Pilkada Jakarta 2017 dengan keputusan partai yang diketuai oleh Djan, Lulung tidak berminat gabung ke PPP kubu Romy, yang pada Pilkada tahun depan menjagokan pasangan Agus-Sylviana.

"Saya tidak bermaksud untuk gabung (ke Romy). Saya cuma beda pendapat dengan Pak Djan Faridz. Tapi kan saya menghormati dan menghargai keputusan partai," ujar Lulung beberapa waktu lalu.

"Tetapi saya bilang saya juga minta diihargai atas hak politik pribadi saya. Saya secara pribadi tidak dukung Ahok. Masa saya dukung yang kalah," Lulung menambahkan.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini masih menunggu sanksi apa yang akan diterimanya dari Ketua Umum PPP Djan. Alasan Lulung tak mau mendukung Ahok-Djarot di Pilkada ini lantaran tak ingin mengecewakan para pendukungnya.

"Kalau saya dukung Ahok, mengecewakan konstituen saya. Makanya saya tetap istiqomah untuk menjaga hubungan baik antara saya dan konstituen saya," katanya.

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Foto Biarawati dan Ustadz Ini Jadi Bahasan 'Hangat' di Sosmed

Dewi Perssik Ingin Cari Lelaki yang Langsung Ajak Nikah

Mendadak, Ayah Mirna Minta Maaf ke Pengacara Jessica

Asty Ananta Tunjukkan Foto Menikah Secara Islam

Gatot Brajamusti Tak Percaya Reza Tega Laporkan Dirinya

Didampingi Elza Syarief, Mario Teguh Ungkap Status Kiswinar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok, Prasetio, Djan Ketemu, Pembicaraannya Dirahasiakan

Ahok, Prasetio, Djan Ketemu, Pembicaraannya Dirahasiakan

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 20:19 WIB

Usai Pertemuan, Ini kata Ahok, Prasetio dan Djan Faridz

Usai Pertemuan, Ini kata Ahok, Prasetio dan Djan Faridz

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 20:15 WIB

FKUB: Kalau 'Ngomong' Perhatikan Status

FKUB: Kalau 'Ngomong' Perhatikan Status

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 20:05 WIB

FKUB Jakarta: Pendapat MUI Harusnya Tidak Diedarkan ke Publik

FKUB Jakarta: Pendapat MUI Harusnya Tidak Diedarkan ke Publik

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 19:23 WIB

Menhan Imbau Jangan Lagi Libatkan SARA dalam Pilkada

Menhan Imbau Jangan Lagi Libatkan SARA dalam Pilkada

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 19:05 WIB

Terkini

Negara Agraris Tanpa Regenerasi Petani, Sampai Kapan?

Negara Agraris Tanpa Regenerasi Petani, Sampai Kapan?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Marc Ter Stegen Resmi Direkrut Ajax, Jordi Cruyff Bakal Buang Maarten Paes?

Marc Ter Stegen Resmi Direkrut Ajax, Jordi Cruyff Bakal Buang Maarten Paes?

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:59 WIB

Kasus Yusrizal Pasien BPJS: Ketika Empati Tak Bisa Ditawar dalam Profesi Dokter

Kasus Yusrizal Pasien BPJS: Ketika Empati Tak Bisa Ditawar dalam Profesi Dokter

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:56 WIB

Bromo Membara di Blok Bantengan: Jalur Jemplang-Senduro Ditutup

Bromo Membara di Blok Bantengan: Jalur Jemplang-Senduro Ditutup

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel

Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:51 WIB

10 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Keluarga, dari yang Irit hingga Jagoan Tanjakan

10 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Keluarga, dari yang Irit hingga Jagoan Tanjakan

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Yang Mana Duluan, Bedak Tabur atau Bedak Padat? Ini Urutan Pemakaian yang Benar

Yang Mana Duluan, Bedak Tabur atau Bedak Padat? Ini Urutan Pemakaian yang Benar

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen

Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen

Riau | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:47 WIB

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:42 WIB

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:37 WIB

×