FKUB: Kalau 'Ngomong' Perhatikan Status

Dythia Novianty, Dian Rosmala

Kamis, 13 Oktober 2016 | 20:05 WIB
FKUB: Kalau 'Ngomong' Perhatikan Status
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama DKI Jakarta Syafii Mupid [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama DKI Jakarta, Syafii Mupid menilai, pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menyebut Surat Al Maidah ayat 51 di Kepulauan Seribu beberapa hari yang lalu, berada dalam posisi dan tempat yang tidak pas.

"Statement Ahok itu tidak pas. FKUB melihat Ahok sedang berpolitik," kata Syafii di Hotel Cemara, Gondangdia, Jakarta Pusat, Kamis (13/10/2016).

Syafii melanjutkan, seharusnya Ahok tahu dia berbicara dalam kapasitas sebagai apa - Gubernur atau Calon Gubernur - dan berbicara kepada siapa. Sebab itu, kata dia, Ahok harus hati-hati mengeluarkan pernyataan di tempat umum.

"Statement itu tidak pas karena dia (Ahok) sesungguhnya kalau mengatakan semacam itu, kumpulin saja orang-orangnya. Jangan dibawa ke media. Ingat, masyarakat kepulauan seribu itu tidak semuanya memilih Ahok kan," ujar Syafii.

Menurutnya, Ahok harus bisa membedakan saat dia berbicara kepada jajarannya dengan berbicara kepada masyarakat di tempat umum.

"Kalau dia itu memberikan brefing kepada pejabat-pejabat di lingkungan DKI Jakarta, why not? Tapi kalau dia ngomong di balai kelurahan, di tempat-tempat umum yang banyak orangnya, saya pun tidak akan ngomong sembarangan," tutur Syafii.

"Kalau saya ngomong di masjid untuk jamaah saya, saya akan ngomong lebih dari ini. Tapi karena sekarang saya ngomong sebagai ketua FKUB, saya harus ngomong di atas semua agama," ditambahkannya.

Dia mengimbau kepada Ahok, untuk selalu memperhatikan status dia sebagai Gubernur Jakarta yang memimpin semua warga Jakarta.

"Jadi perhatikan status dan peranan. Jadi kalau ngomong, misalnya, 'saudara-saudara, mari saudara-saudara berfikir kedepan memilih pemimpin'. Tapi ini kok belum saatnya kampanye, kok kampanye?" Kata Syafii.

Dirinya menilai, saat itu Ahok tidak memperhatikan posisi dia sebagai Gubernur Jakarta.

"Ahok tidak memposisikan diri sebagai Gubernur. Kenapa kok sampai ribut seperti ini ya karena itu. Kalau menurut saya, menjadi pemimpin harus super hati-hati, apalagi di jaman kebebasan media seperti ini. Ngomong baik saja belum tentu ditulis baik kok," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Dukung Polisi Usut Ucapannya yang Dianggap Lecehkan Quran

Ahok Dukung Polisi Usut Ucapannya yang Dianggap Lecehkan Quran

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 19:56 WIB

Kapolda Ingatkan FPI Demo Ahok Besok Jangan Bawa Senjata Tajam

Kapolda Ingatkan FPI Demo Ahok Besok Jangan Bawa Senjata Tajam

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 19:42 WIB

FKUB Jakarta: Pendapat MUI Harusnya Tidak Diedarkan ke Publik

FKUB Jakarta: Pendapat MUI Harusnya Tidak Diedarkan ke Publik

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 19:23 WIB

Menhan Imbau Jangan Lagi Libatkan SARA dalam Pilkada

Menhan Imbau Jangan Lagi Libatkan SARA dalam Pilkada

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 19:05 WIB

Indeks Kerukunan Umat Beragama di Jakarta Ternyata Jelek

Indeks Kerukunan Umat Beragama di Jakarta Ternyata Jelek

News | Kamis, 13 Oktober 2016 | 18:38 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×