Cegah Perkembangan Neo-Nazi, Rumah Kelahiran Hitler Dirobohkan

Rizki Nurmansyah Suara.Com
Selasa, 18 Oktober 2016 | 07:34 WIB
Cegah Perkembangan Neo-Nazi, Rumah Kelahiran Hitler Dirobohkan
Sebuah batu prasasti tampak berada di depan rumah tempat kelahiran pemimpin Nazi terkemuka di dunia, Adolf Hitler, di Braunau Am Inn, Austria [AFP/Joe Klamar]

Suara.com - Upaya pencegahan berkembangnya paham neo-Nazi terus digelorakan negara-negara di belahan bumi Eropa. Salah satunya rencana yang akan dilakukan pemerintah Austria.

Dalam hal ini, Austria berencana merobohkan rumah tempat kelahiran pemimpin Nazi terkemuka di dunia, Adolf Hitler, yang berada di Jalan Salzbuger Vorstadt nomor 15, Braunau am Inn, Austria.

Rencana itu diumumkan pemerintah Austria pada, Senin (17/10/2016) waktu setempat, setelah bertahun-tahun bersengketa dengan pemilik properti Gerlinde Pommer.

Rencananya, setelah merobohkan bangunan tiga lantai itu, pemerintah Austria akan membangun gedung baru yang diperuntukkan untuk sebuah badan amal atau pemerintah daerah.

Keluarga Pommer telah memiliki bangunan tempat Hitler dilahirkan pada 20 April 1889 selama lebih dari satu abad. Pada tahun 1970-an, pemerintah Austria menyewa properti tersebut untuk dijadikan sebagai pusat penyandang disabilitas.

Perjanjian sewa lantas berakhir pada 2011 setelah keluarga Pommer menolak propertinya direnovasi, termasuk pula menolak pembelian yang akan dilakukan kementerian dalam negeri Austria.

Meski mendapat penolakan, namun pemerintah Austria tak kehilangan 'hasrat' menguasai bangunan tersebut. Dan pada Juli 2011, pemerintah Austria menyetujui undang-undang untuk merebut rumah itu dari keluarga Pommer.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Austria, Wolfgang Sobotka, mengatakan rencana perobohan properti ini berdasarkan rekomendasi dari komite ahli yang berisi 13 orang yang ditugaskan untuk mencari solusi atas bangunan kontroversial itu.

"Rumah kelahiran Hitler akan dirobohkan. Fondasinya akan tetap dibiarkan, tapi akan dibangun gedung baru. Nantinya akan digunakan untuk badan amal atau pemerintah daerah," kata Sobotka.

Di lain pihak, seorang juru bicara Kemendagri Austria mengatakan amandemen undang-undang perebutan rumah keluarga Pommer masih berlangsung yang berarti parlemen Austria masih belum menyetujui pembongkaran.

"Tapi, sekarang ada perspektif yang jelas mengenai masa depan gedung di bawah kepemilikan Republik Austria," jelas juru bicara tersebut.

Meskipun Hitler hanya menghabiskan beberapa minggunya hidupnya di bangunan tersebut, namun situs telah jadi lokasi 'ziarah' bagi simpatisan neo-Nazi di seluruh dunia, dimana mereka kerap berpose di gedung tersebut dengan hormat ala Hitler. (Metro/AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI