Akhirnya Kemenag Jawab Panjang Lebar Kasus "Al Quran Palsu"

Siswanto

Senin, 24 Oktober 2016 | 19:30 WIB
Akhirnya Kemenag Jawab Panjang Lebar Kasus "Al Quran Palsu"
Ilustrasi Al Quran (Foto: shutterstock)

Suara.com - Pada beberapa edisi terbitan erjemahan Al Quran yang beredar saat ini, kata awliya pada QS Al Maidah 51 diterjemahkan sebagai teman setia. Pgs. Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Quran Kementerian Agama Muchlis M. Hanafi menjelaskan bahwa terjemahan tersebut merujuk pada edisi revisi 2002 yang telah mendapat tanda tashih dari LPMQ.

"Tidak benar kabar yang menyatakan bahwa telah terjadi pengeditan terjemahan Al-Quran belakangan ini. Tuduhan bahwa pengeditan dilakukan atas instruksi Kementerian Agama juga tidak berdasar," kata Muchlis dalam pernyataan pers.

Hal ini ditegaskan Muchlis menanggapi beredarnya postingan di media sosial tentang terjemahan kata awliya yang disebutkan telah berganti dari 'pemimpin' menjadi 'teman setia.' Postingan itu menyertakan foto halaman terjemah QS Al Maidah 51 dengan keterangan yang menyebutnya sebagai 'Al Quran palsu.'

Menurut Muchlis, kata awliya, di dalam Al Quran disebutkan sebanyak 42 kali dan diterjemahkan beragam sesuai konteksnya. Merujuk pada terjemahan Al Quran Kementerian Agama edisi revisi 1998 - 2002, pada QS. Ali Imran/3: 28, QS. Al-Nisa/4: 139 dan 144 serta QS. Al-Maidah/5: 57, misalnya, kata awliya diterjemahkan dengan pemimpin. Sedangkan pada QS. Al-Maidah/5: 51 dan QS. Al-Mumtahanah/60: 1 diartikan dengan teman setia.

"Pada QS. Al-Taubah/9: 23 dimaknai dengan pelindung, dan pada QS. Al-Nisa/4: 89 diterjemahkan dengan teman-teman," kata Muchlis.

Terjemahan Al Quran Kemenag, kata Muchlis, pertamakali terbit pada tahun 1965. Pada perkembangannya, terjemahan ini telah mengalami dua kali proses perbaikan dan penyempurnaan, yaitu pada tahun 1989-1990 dan 1998-2002. Proses perbaikan dan penyempurnaan itu dilakukan oleh para ulama dan ahli di bidangnya, sementara Kementerian Agama bertindak sebagai fasilitator.

"Penyempurnaan dan perbaikan tersebut meliputi aspek bahasa, konsistensi pilihan kata atau kalimat untuk lafal atau ayat tertentu, substansi yang berkenaan dengan makna dan kandungan ayat, dan aspek transliterasi," kata dia.

Pada terjemahan Kementerian Agama edisi perdana (tahun 1965), kata awliya pada QS. Ali Imran/3: 28 dan QS. Al-Nisa/4: 144 tidak diterjemahkan. Terjemahan QS. Al-Nisa/4: 144, misalnya, berbunyi: Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir sebagai wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin.

Pada kata wali diberi catatan kaki: wali jamaknya awliya, berarti teman yang akrab, juga berarti pelindung atau penolong. Catatan kaki untuk kata wali pada QS. Ali Imran/3: 28 berbunyi: wali jamaknya awliya, berarti teman yang akrab, juga berarti pemimpin, pelindung atau penolong, kata Muchlis.

Terkait penyebutan 'Al Quran palsu' pada informasi yang beredar di media sosial, Doktor Tafsir Al Quran lulusan Universitas Al Azhar Mesir ini mengatakan, terjemahan Al Quran bukanlah Al Quran. Terjemahan adalah hasil pemahaman seorang penerjemah terhadap Al Quran. Oleh karenanya, sebagian ulama berkeberatan dengan istilah terjemahan Al Quran. Mereka lebih senang menyebutnya dengan terjemahan makna Al Quran.

Tentu tidak seluruh makna Al Quran terangkut dalam karya terjemahan, sebab Al-Quran dikenal kaya kosa kata dan makna. Seringkali, ungkapan katanya singkat tapi maknanya padat. Oleh sebab itu, wajar terjadi perbedaan antara sebuah karya terjemahan dengan terjemahan lainnya, katanya.

Terkait kata atau kalimat dalam Al Quran yang menyedot perhatian masyarakat dan berpotensi menimbulkan perdebatan, Kemenag menyerahkan kepada para ulama Al Quran untuk kembali membahas dan mendiskusikannya. Saat ini, sebuah tim yang terdiri dari para ulama Al Quran dan ilmu-ilmu keislaman serta pakar bahasa Indonesia dari Badan Bahasa Kemendikbud, sedang bekerja menelaah terjemahan Al Quran dari berbagai aspeknya.

Mereka itu, antara lain: Quraish Shihab, Huzaimah T. Yanggo, Yunan Yusuf, A. Malik Madani, Ahsin Sakho Muhammad, Muchlis M Hanafi, Rosehan Anwar, Abdul Ghofur Maemun, Amir Faesal Fath, Abbas Mansur Tamam, Umi Husnul Khotimah, Abdul Ghaffar Ruskhan, Dora Amalia, dan Sriyanto.

Teks Al Quran, seperti kata Sayyiduna Ali, hammalun dzu wujuh, mengandung aneka ragam penafsiran. Oleh karena itu, Kementerian Agama berharap umat Islam menghormati keragaman pemahaman keagamaan, kata Muchlis.

Menurut Muchlis, terbitan terjemah Al Quran dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk memahami isi kandungan ayat suci. Namun, ia mengingatkan, dalam memahami ayat-ayat Al Quran, hendaknya tidak hanya mengandalkan terjemahan, tetapi juga melalui penjelasan ulama dalam kitab-kitab tafsir dan lainnya.

BERITA MENARIK LAINNYA:

Pengakuan Amir Bikin Gempar Kasus Jessica

Mendadak Temui Jokowi di Istana, Ahok Bilang Cuma Numpang Permisi

Ahok: Saya Mohon Maaf Kalau Ada yang Tersinggung

PKL Ini Sebulan Duitnya Lebihi Orang Kantoran Jakarta

Ahok Jadikan Kakak Angkat Muslim Jadi Saksi Kasus Al Maidah

Babak Baru Kasus Jessica, Ini Harapan Jaksa

Kenapa Ahok Kabur Lihat Habiburokhman, Ini Penjelasannya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Surat Al Maidah Ayat 32 Tentang Apa? Dikutip Habib Jafar usai Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob

Surat Al Maidah Ayat 32 Tentang Apa? Dikutip Habib Jafar usai Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob

Lifestyle | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 15:06 WIB

Al-Maidah 8 dan Markus 13:11, Makna di Balik Kutipan Ayat Suci Hasto di Persidangan

Al-Maidah 8 dan Markus 13:11, Makna di Balik Kutipan Ayat Suci Hasto di Persidangan

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 15:55 WIB

Bikin Ahok Dipenjara, Ini Perjalanan Aksi 212 dari 2016 Sampai 2024

Bikin Ahok Dipenjara, Ini Perjalanan Aksi 212 dari 2016 Sampai 2024

News | Sabtu, 30 November 2024 | 14:14 WIB

Isi Ayat Alquran yang Bikin Maia Estianty Izinkan El Rumi Nikah Beda Agama

Isi Ayat Alquran yang Bikin Maia Estianty Izinkan El Rumi Nikah Beda Agama

Lifestyle | Rabu, 07 Agustus 2024 | 20:20 WIB

Isi Kandungan Surat Al Maidah Ayat 48 dan Asbabun Nuzul

Isi Kandungan Surat Al Maidah Ayat 48 dan Asbabun Nuzul

Lifestyle | Senin, 05 Agustus 2024 | 14:32 WIB

Bawa-bawa Surat Al Maidah Ayat 5, Maia Estianty Isyaratkan Restu untuk El Rumi Nikah Beda Agama dengan Eca Aura?

Bawa-bawa Surat Al Maidah Ayat 5, Maia Estianty Isyaratkan Restu untuk El Rumi Nikah Beda Agama dengan Eca Aura?

Entertainment | Rabu, 12 Juni 2024 | 20:52 WIB

Surat Al Maidah Ayat 11: Asbabun Nuzul, Arab dan Latin

Surat Al Maidah Ayat 11: Asbabun Nuzul, Arab dan Latin

Lifestyle | Senin, 15 Januari 2024 | 15:22 WIB

Isi Surat Al Maidah 5:11 dan Matius 5:11 yang Dikaitkan dengan Teori Petunjuk Langit Setelah Debat Capres

Isi Surat Al Maidah 5:11 dan Matius 5:11 yang Dikaitkan dengan Teori Petunjuk Langit Setelah Debat Capres

Kotak Suara | Rabu, 10 Januari 2024 | 15:30 WIB

Viral Nilai Jeblok untuk Kemenhan Dikaitkan dengan Al-Maidah Ayat 11, Berikut Isi Suratnya

Viral Nilai Jeblok untuk Kemenhan Dikaitkan dengan Al-Maidah Ayat 11, Berikut Isi Suratnya

News | Rabu, 10 Januari 2024 | 11:57 WIB

Pernah Bikin Ahok Masuk Penjara, Buni Yani Sebut Zulhas Menistakan Al-Maidah 57

Pernah Bikin Ahok Masuk Penjara, Buni Yani Sebut Zulhas Menistakan Al-Maidah 57

Kotak Suara | Jum'at, 22 Desember 2023 | 14:48 WIB

Terkini

Profil Seraf Naro Siregar Penyumbang Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026

Profil Seraf Naro Siregar Penyumbang Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026

Sport | Minggu, 20 September 2026 | 10:26 WIB

5 Rekomendasi HP Kamera 200 MP Terbaik, dari Samsung hingga OPPO!

5 Rekomendasi HP Kamera 200 MP Terbaik, dari Samsung hingga OPPO!

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 10:24 WIB

Agar AC di Rumah Dingin Optimal, Ternyata Keahlian Installer Punya Peran Penting!

Agar AC di Rumah Dingin Optimal, Ternyata Keahlian Installer Punya Peran Penting!

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 10:23 WIB

Viral Sekelompok Pelajar Konvoi Pamer Sajam di Flyover Kalibata, Polisi Cek CCTV

Viral Sekelompok Pelajar Konvoi Pamer Sajam di Flyover Kalibata, Polisi Cek CCTV

News | Minggu, 20 September 2026 | 10:20 WIB

Sopir Truk Dikeroyok di Tol Pekanbaru-Dumai, Pelaku Ditangkap

Sopir Truk Dikeroyok di Tol Pekanbaru-Dumai, Pelaku Ditangkap

Riau | Minggu, 20 September 2026 | 10:16 WIB

Dede Indra Permana: Kasus Ipda Yayat Harus Diusut Tuntas, yang Terlibat Harus Diproses

Dede Indra Permana: Kasus Ipda Yayat Harus Diusut Tuntas, yang Terlibat Harus Diproses

News | Minggu, 20 September 2026 | 10:15 WIB

Berguru ke Surya Paloh, Timbalan PM Malaysia Pelajari Trik Gaet Pemilih Muda

Berguru ke Surya Paloh, Timbalan PM Malaysia Pelajari Trik Gaet Pemilih Muda

News | Minggu, 20 September 2026 | 10:10 WIB

Menyambut Musim Durian: 5 Olahan Manis dan Gurih agar Tidak Bosan dan Mubazir

Menyambut Musim Durian: 5 Olahan Manis dan Gurih agar Tidak Bosan dan Mubazir

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 10:08 WIB

Debit Air Menyusut, Waduk Saradan Disulap Jadi Lahan Padi

Debit Air Menyusut, Waduk Saradan Disulap Jadi Lahan Padi

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 10:00 WIB

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 09:50 WIB

×