Derita Pengungsi Suriah: Jadi Bintang Porno dan Diancam Dibunuh

Rizki Nurmansyah

Kamis, 03 November 2016 | 13:03 WIB
Derita Pengungsi Suriah: Jadi Bintang Porno dan Diancam Dibunuh
Antonio Suleiman [Twitter@syrian_pornstar]

Suara.com - Perang saudara yang berkecamuk di Suriah sejak 15 Maret 2011 bukan hanya membuat masyarakat sipil jadi korban salah sasaran. Yang terburuk bahkan, harus meninggalkan kampung halaman yang dulu penuh rasa aman, tenteram, dan kegembiraan.

Salah satu pengungsi yang mengalami kegetiran itu ialah Antonio Suleiman. Dia yang saat itu berusia 15 tahun, bersama keluarganya harus 'menantang' nasib dengan mengarungi lautan Mediterania yang terkenal ganas.

Dikatakan ganas karena sudah tidak terhitung lagi jiwa-jiwa para pengungsi yang terenggut, akibat terpaksa harus eksodus demi tetap hidup terbebas dari wilayah konflik yang berkecamuk di negara mereka seperti di Suriah.

Tepat pada 2012, Antonio dan keluarga tiba di Jerman. Hidup sebagai pengungsi tentu tak semudah ataupun seindah yang dibayangkan. Hidup yang serba pas-pasan sudah menjadi pemandangan lazim dialami para pengungsi.

Berawal dari sinilah, Antonio mulai mencari pekerjaan demi menyambung hidup dan menopang perekonomian keluarga. Namun, gampang diterka, pastinya tak mudah seperti membalikkan telapak tangan untuk mendapatkan pekerjaan bagi mereka yang datang sebagai pengungsi.

Kesusahan inilah yang membuat Antonio akhirnya mengambil jalan pintas. Dia memilih menjadi bintang porno, meski sadar telah membuat malu keluarganya sendiri, dan cacian serta makian pun tak terelakkan datang dari sesama pengungsi lantaran merasa marah dengan caranya mencari nafkah.

Hal terburuknya, Antonio yang kini berusia 19 tahun, bersama keluarganya mendapat berbagai ancaman pembunuhan sejak profesinya diketahui luas oleh publik, baik disampaikan lewat surat elektronik (email) ataupun pesan di Twitter.

Namun, dengan tenang, dia menyebut para pengkritiknya gagal fokus atas kemarahan mereka. Antonio balik menyerang dengan mengatakan agar para pengkritiknya justru berkaca dulu pada diri sendiri sebelum mencela orang lain.

"Saya tidak melakukan perbuatan yang buruk. Mereka seharusnya fokus dengan diri mereka terkait orang yang telah dibom dan dibunuh di Prancis, bukan ke saya," kata Antonio yang telah membintangi sejumlah film porno.

"Saya menikmati kebebasan di Jerman, di mana saya bisa melakukan apa yang tidak bisa dilakukan di Suriah. (Justru dengan ini) saya ingin meningkatkan kesadaran tentang penderitaan di negara asal saya," sambungnya.

Antonio melanjutkan, awal mula kiprahnya terjun ke dunia pornografi juga tidak berjalan mudah. Berbagai penolakan dan diskriminasi tak jarang dia terima di industri yang terlarang di negaranya Suriah.

"Ketika produser asal Jerman mengetahui saya dari Suriah, saya langsung mendapat respons negatif dan berbagai penolakan. Ada semacam diskriminasi terhadap pengungsi dari komunitas masyarakat di Jerman," ujarnya.

"Banyak orang Suriah di Jerman mengklaim, mereka tidak mendapatkan perlakuan rasisme, dan segala sesuatunya berjalan lancar. Saya rasa mereka telah berbohong kepada diri sendiri," jelasnya.

Terkait komentar keluarganya serta cibiran dari sesama pengungsi terhadap profesinya, Antonio mengatakan dia melakukan hal itu karena tidak terlepas dari tekanan psikologis yang muncul akibat perang saudara di Suriah.

"Keluarga saya telah mengatakan saya membuat mereka malu, dan pengungsi lainnya mengatakan saya tidak membantu penggambaran tentang pengungsi. Saya tidak setuju dengan itu," kata Antonio.

"Selama lebih dari lima tahun, Suriah telah digambarkan dengan reruntuhan gedung, dibantai, mayat mereka di laut Mediterania, atau dipermalukan disepanjang perjalanan berbahaya menuju Eropa."

"Sesungguhnya, itulah yang mendegradasi dan melanggar 'tubuh orang Suriah'. Ya, saya menggunakan tubuh saya. Saya gunakan untuk bisa bercinta, melakukan seks, dan tidak hanya disiapkan untuk mati," pungkasnya. (Daily Mail)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Suriah Bebaskan Rusia Gunakan Pangkalan Udara untuk Lawan ISIS

Suriah Bebaskan Rusia Gunakan Pangkalan Udara untuk Lawan ISIS

News | Sabtu, 15 Oktober 2016 | 01:48 WIB

Polisi Jerman Tangkap Terduga Perencana Serangan Bom

Polisi Jerman Tangkap Terduga Perencana Serangan Bom

News | Senin, 10 Oktober 2016 | 12:56 WIB

Kapal Pengungsi Terbalik, 3 Anak Suriah Tewas Tenggelam

Kapal Pengungsi Terbalik, 3 Anak Suriah Tewas Tenggelam

News | Sabtu, 20 Agustus 2016 | 06:32 WIB

Mirip Tom Hanks, Lelaki Suriah Ini Setahun Ditahan Bandara Turki

Mirip Tom Hanks, Lelaki Suriah Ini Setahun Ditahan Bandara Turki

News | Senin, 15 Agustus 2016 | 14:39 WIB

Terkini

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

News | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:57 WIB

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:55 WIB

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

News | Senin, 14 September 2026 | 09:53 WIB

Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat

Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:51 WIB

6 Shio Anak Pembawa Hoki dan Rezeki Besar bagi Orang Tua

6 Shio Anak Pembawa Hoki dan Rezeki Besar bagi Orang Tua

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:50 WIB

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:45 WIB

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 09:43 WIB

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:40 WIB

×