Ani Yudhoyono Anggap Ada Penghinaan Luar Biasa Kepada SBY

Adhitya Himawan | Bagus Santosa | Suara.com

Senin, 07 November 2016 | 10:41 WIB
Ani Yudhoyono Anggap Ada Penghinaan Luar Biasa Kepada SBY
Pernyataaan mantan Ibu Negara Ani Yudhoyono dalam akun instagram. [Suara.com/Bagus Santosa]
Istri Presiden keenam Ani Yudhoyono turut berkomentar soal 'tokoh politik' yang menunggangi Aksi Bela Islam II, Jumat (4/11/2016). Tudingan adanya tokoh politik yang ‎menunggangi aksi demonstrasi itu dinyatakan oleh Presiden Joko Widodo.
 
Bu Ani, sapaan Ani Yudhoyono, berkomentar di akun instagramnya @aniyudhoyono tentang hal ini pada postingannya yang menampilkan foto anaknya, Agus Harimurti Yudhoyono sedang mengaduk dodol di Pentas Seni dan Kuliner Betawi di Condet. 
 
Agus merupakan bakal calon gubernur DKI Jakarta 2017 yang diusung oleh Partai Demokrat, PKB, PPP dan PAN.
 
Dalam postingan instagram itu, ada seorang pengikut akun Instagram Bu Ani yang mengomentari ‎foto tersebut.
 
"Saya mas @agusyudhoyono n mba @annisayudhoyono ke kota tua, pas ud plg kerja, jd ga ktmu deh. Pdhal kantor deket bgt sm museum fatahillah. Nyesel bgt sih, ga bisa ktmu. Insya Allah bu @aniyudhoyono, ALLAH SWT akan menunjukan kebenarannya. Saya percaya "tokoh politik" yg dibilang dalang demo 411 bkn keluarga Cikeas. Bpk kan orang sibuk, kegiatan yang lebih penting juga banyak, ngapain juga urus2 yg bginan. Hanyab orang2 picik yg mampu berbicara fitnah. Smoga ALLAH SWT selalu melindungi keluarga ibu @aniyudhoyono. Yg benar akan selalu benar, yg salah akan dpt hukumannya. Salam sayang utk keluarga ya bu," tulis akun @estikartika2410.
 
Komentar @estikartika2410 ini kemudian ditanggapi oleh Bu Ani. Bu Ani menganggap tuduhan SBY sebagai penggerak dan pendana aksi damai 4 November adalah penghinaan dan tuduhan yang sangat keji. Sebab, selama ini SBY selalu mengabdi pada bangsa dan negara, serta siap mempetahankan dan membela NKRI dengan taruhan nyawanya.
 
"@estikartika2410 Saya sangat menghargai pendapatmu. 10 tahun pak SBY memimpin negara, tidak ada DNA keluarga kami berbuat yg tidak-tidak. Jadi kalau ada tuduhan kpd pak SBY yg menggerakan dan mendanai aksi damai 4 Nov lalu, itu bukan hanya fitnah yg keji, tetapi juga penghinaan yang luar biasa kpd pak SBY. Dalam perjalanan hidupnya selama 30 th di TNI dan selanjutnya di pemerintahan, pak SBY telah mengabdi kepada bangsa dan negara, siap mempetahankan dan membela NKRI dengan taruhan nyawanya. Sekali lagi, tuduhan itu sangat kejam. Allah Maha Tahu apa yang kami lakukan selama ini," tulis @aniyudhoyono yang dikutip  Suara.com, Senin (7/11/2016).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polda Metro Jaya Periksa Ketum HMI Terkait Demo Rusuh di Istana

Polda Metro Jaya Periksa Ketum HMI Terkait Demo Rusuh di Istana

News | Senin, 07 November 2016 | 10:34 WIB

79 Polisi Terluka dalam Kerusuhan Demo 4 November

79 Polisi Terluka dalam Kerusuhan Demo 4 November

News | Senin, 07 November 2016 | 08:23 WIB

Dianggap Menghina Jokowi, Ahmad Dhani Dilaporkan ke Polisi

Dianggap Menghina Jokowi, Ahmad Dhani Dilaporkan ke Polisi

Entertainment | Senin, 07 November 2016 | 08:05 WIB

AJI Jakarta Desak Polisi Usut Kekerasan pada Jurnalis Kompas TV

AJI Jakarta Desak Polisi Usut Kekerasan pada Jurnalis Kompas TV

News | Senin, 07 November 2016 | 07:22 WIB

SBY Dituding Danai Demo 4 November, Ini Jawaban Ani

SBY Dituding Danai Demo 4 November, Ini Jawaban Ani

News | Senin, 07 November 2016 | 06:17 WIB

DPR Minta Pemerintah Ungkap Aktor Politik Demonstrasi

DPR Minta Pemerintah Ungkap Aktor Politik Demonstrasi

News | Minggu, 06 November 2016 | 22:13 WIB

Video: Orang-orang Berhati Mulia di Demo 4 November

Video: Orang-orang Berhati Mulia di Demo 4 November

Video | Minggu, 06 November 2016 | 21:36 WIB

Ketum PP Muhammadiyah Ajak Umat Tebar Perdamaian Pascademo

Ketum PP Muhammadiyah Ajak Umat Tebar Perdamaian Pascademo

News | Minggu, 06 November 2016 | 20:00 WIB

Bocoran Gelar Perkara Polri Terkait Kasus Ahok

Bocoran Gelar Perkara Polri Terkait Kasus Ahok

News | Minggu, 06 November 2016 | 17:46 WIB

Hendardi: Indonesia Akan Hancur Jika Isu SARA Selalu Dimainkan

Hendardi: Indonesia Akan Hancur Jika Isu SARA Selalu Dimainkan

wawancara | Senin, 07 November 2016 | 07:00 WIB

Terkini

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, KAI Minta Maaf dan Lakukan Rekayasa Perjalanan Kereta

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, KAI Minta Maaf dan Lakukan Rekayasa Perjalanan Kereta

News | Senin, 06 April 2026 | 17:36 WIB

Kasus Foto AI di JAKI, Lurah Kalisari Akui Kesalahan dan Beri Sanksi Petugas PPSU

Kasus Foto AI di JAKI, Lurah Kalisari Akui Kesalahan dan Beri Sanksi Petugas PPSU

News | Senin, 06 April 2026 | 17:26 WIB

Laporan KPK: Kekayaan Gibran Bertambah Rp 395 Juta, Total Kini Rp 27,9 Miliar

Laporan KPK: Kekayaan Gibran Bertambah Rp 395 Juta, Total Kini Rp 27,9 Miliar

News | Senin, 06 April 2026 | 17:18 WIB

Kasus Kekerasan Seksual di Sekolah Meningkat, FSGI Catat 22 Kasus dalam 3 Bulan

Kasus Kekerasan Seksual di Sekolah Meningkat, FSGI Catat 22 Kasus dalam 3 Bulan

News | Senin, 06 April 2026 | 17:13 WIB

Isu Jatuhkan Prabowo Mencuat, Fahri Hamzah Minta Jangan Kasih Ruang: Dunia Lagi Kacau

Isu Jatuhkan Prabowo Mencuat, Fahri Hamzah Minta Jangan Kasih Ruang: Dunia Lagi Kacau

News | Senin, 06 April 2026 | 17:09 WIB

Marak Pelecehan di Transportasi Online, Polda Metro Jaya Imbau Warga Terapkan Jurus 'BERANI'

Marak Pelecehan di Transportasi Online, Polda Metro Jaya Imbau Warga Terapkan Jurus 'BERANI'

News | Senin, 06 April 2026 | 16:59 WIB

Eks Pengacara Lukas Enembe Ajukan PK, Putusan MK Jadi Senjata Baru

Eks Pengacara Lukas Enembe Ajukan PK, Putusan MK Jadi Senjata Baru

News | Senin, 06 April 2026 | 16:52 WIB

Tim Bon Jowi Klaim Menang 4-0 di KIP soal Ijazah Jokowi, Kini Tinggal Hadapi Polri

Tim Bon Jowi Klaim Menang 4-0 di KIP soal Ijazah Jokowi, Kini Tinggal Hadapi Polri

News | Senin, 06 April 2026 | 16:46 WIB

Kepala BGN Sambangi Banggar DPR, Said Abdullah Sebut Ada Penajaman Prioritas Anggaran Rp20 Triliun

Kepala BGN Sambangi Banggar DPR, Said Abdullah Sebut Ada Penajaman Prioritas Anggaran Rp20 Triliun

News | Senin, 06 April 2026 | 16:44 WIB

Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi

Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi

News | Senin, 06 April 2026 | 16:44 WIB