Tim Bon Jowi Klaim Menang 4-0 di KIP soal Ijazah Jokowi, Kini Tinggal Hadapi Polri

Vania Rossa

Senin, 06 April 2026 | 16:46 WIB
Tim Bon Jowi Klaim Menang 4-0 di KIP soal Ijazah Jokowi, Kini Tinggal Hadapi Polri
Salinan asli ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo di depan kantor KPU RI, Jakarta, Senin (9/2/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Tim Bon Jowi berhasil memenangkan empat gugatan sengketa informasi di KIP terkait dokumen akademik milik Joko Widodo.
  • Dokumen ijazah SD hingga SMA tanpa sensor telah diterima oleh tim dari pihak KPU Pusat dan KPU Solo.
  • Proses hukum selanjutnya akan berlanjut melawan Polri setelah gugatan administrasi sebelumnya sempat dinyatakan gugur oleh pihak berwenang.

Suara.com - Tim Bongkar Ijazah Jokowi (Bon Jowi) mengklaim telah meraih kemenangan telak dalam upayanya mengungkap dokumen akademik mantan Presiden Joko Widodo. Hingga kini, tim tersebut menyebut telah memenangkan empat dari lima 'pertandingan' hukum melalui ajudikasi di Komisi Informasi Pusat (KIP).

Perwakilan Tim Bon Jowi, Lukas Luwarso, menganalogikan perjuangan hukum mereka layaknya sebuah kompetisi liga. Empat institusi yang gugatannya dikabulkan oleh KIP adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat, KPU DKI Jakarta, KPU Solo, dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Kita sudah ada empat pertandingan dan semuanya menang, jadi 4-0. Tinggal satu dengan Kepolisian Republik Indonesia, nah itu belum pertandingannya sebulan lagi,” ujar Lukas dalam kanal YouTube Forum Keadilan TV, Senin (6/4/2026).

Menunggu ‘Laga Final’ Melawan Polri

Satu-satunya sengketa informasi yang belum diputuskan adalah melawan Polri. Lukas menjelaskan, gugatan terhadap Polri sebelumnya sempat gugur di putusan sela karena kendala administrasi, yakni pengajuan yang dinilai dua hari lebih awal dari ketentuan 30 hari kerja.

“Kecepatan dua hari dan waktu itu semua geger, wah dikalahkan. Bukan itu, hanya administrasi. Jadi kita sudah ajukan lagi dua bulan lalu dan ini tinggal menunggu jadwal dari Komisi Informasi Pusat kapan kita akan bersidang melawan Kepolisian Republik Indonesia,” jelasnya.

KPU Solo Berubah Sikap

Dalam proses persidangan yang berlangsung sekitar lima bulan sejak September tahun lalu, Lukas menyoroti perubahan sikap dari pihak yang digugat. Ia secara khusus menyinggung KPU Solo yang awalnya dianggap paling sulit memberikan salinan ijazah.

“KPU pusat beda dengan KPU Solo. KPU Solo tidak mau memberikan ijazah SD, SMP, SMA. Tapi oke lah, karena akhirnya Solo memberikan kepada kami. Solo kayaknya melakukan pertobatan karena waktu persidangan KPU Solo itu yang paling bandel,” ujarnya.

baca juga

Meski KIP tidak mengabulkan permintaan terkait informasi pribadi seperti nomor NPWP dan catatan kesehatan karena bersifat rahasia, Lukas mengaku puas dengan dokumen utama yang berhasil diperoleh.

“KPU pusat dan KPU DKI sejak awal mau memberikan salinan ijazah sebelum disidang, meskipun disensor. Nah sekarang kami mendapatkan salinan ijazah yang tanpa sensor,” tambahnya.

Dokumen yang telah dikantongi Tim Bon Jowi meliputi salinan ijazah dari tingkat SD, SMP, hingga SMA yang diperoleh dari KPU Pusat dan KPU Solo. Lukas menyebut dokumen tersebut baru saja diterima.

“Kita sudah mendapatkan dokumen-dokumen yang kita perlukan minggu lalu. Jadi masih fresh, kalau makanan tuh masih segar lah,” pungkasnya.

Reporter: Tsabita Aulia
 
 
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rismon Sianipar itu Siapa? Akan Dilaporkan JK ke Polisi soal Kasus Ijazah Jokowi

Rismon Sianipar itu Siapa? Akan Dilaporkan JK ke Polisi soal Kasus Ijazah Jokowi

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 11:00 WIB

Dituduh Danai Isu Ijazah Jokowi, Jusuf Kalla Siap Tempuh Jalur Hukum

Dituduh Danai Isu Ijazah Jokowi, Jusuf Kalla Siap Tempuh Jalur Hukum

Video | Minggu, 05 April 2026 | 20:32 WIB

Jusuf Kalla Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi

Jusuf Kalla Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:02 WIB

Terkini

Diduga Kelelahan, Relawan Korban Gempa NTT Meninggal Dunia, Ini Kronologinya

Diduga Kelelahan, Relawan Korban Gempa NTT Meninggal Dunia, Ini Kronologinya

Jatim | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:44 WIB

Makin Menarik, Kenshi Yonezu hingga Toko Miura Gabung Live-Action Look Back

Makin Menarik, Kenshi Yonezu hingga Toko Miura Gabung Live-Action Look Back

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:40 WIB

7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya

7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:25 WIB

Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati

Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:16 WIB

Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia

Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia

Jabar | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:12 WIB

Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis

Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis

Video | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dari Menteri Koperasi

Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dari Menteri Koperasi

Jatim | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Flores Kembali Diguncang Gempa M 5,1, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Flores Kembali Diguncang Gempa M 5,1, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:07 WIB

Jaga Marwah Organisasi, Para Ulama Haramkan Serangan Fajar di Muktamar NU Ke-35

Jaga Marwah Organisasi, Para Ulama Haramkan Serangan Fajar di Muktamar NU Ke-35

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Mengenal BEM: Mengapa Kampus Punya Pemerintahan Sendiri?

Mengenal BEM: Mengapa Kampus Punya Pemerintahan Sendiri?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:05 WIB

×