Polisi Ancam Hukum Penolak Ahok saat Kampanye

Pebriansyah Ariefana, Welly Hidayat

Jum'at, 11 November 2016 | 16:06 WIB
Polisi Ancam Hukum Penolak Ahok saat Kampanye
Gubernur Basuki Tjahaja Purnama [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Wakil Kepala Kepolisian Polda Metro Jaya Brigadir Jenderal Suntana menanggapi persoalan masalah kampanye pilkada Jakarta Periode 2017- 2022, yang menjadi perhatian pasangan nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat, saat berkampanye mengalami penolakan sekelompok masyarakat saat melakukan blusukan ke kampung kampung.

"Begini rekan -rekan, setiap orang mempunyai hak melaksanakan demokrasinya, termasuk pasangan calon (Ahok -Djarot) untuk melaksanakan kegiatan kampanye. Sesuai dengan aturan yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum dan diawasi oleh Badan Pengawas Pemilu," kata Suntana di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (11/11/2016).

Menurut Suntana para pasangan calon yang mengikuti Pilkada Jakarta, masyarakat tidak boleh melarang untuk para calon berkampanye. Sebab bisa dikenakan pelanggaran hukum.

"Tidak ada yang boleh membatasi orang datang ke mana untuk berkampanye. Jadi kalau sudah masyarakat yang membatasi hak kampanye seseorang, itu melakukan perbuatan melawan hukum," ujar Suntana.

Maka itu, Suntana mengajak masyarakat untuk menghormati setiap pasangan calon yang melakukan kampanye. Polisi juga harus menjaga dan mencegah agar tindakan penolakan sekelompok warga tidak kembali terjadi.

"Kami, polisi menjaga dan mencegah agar hal hal itu tidak terjadi (Penolakan Warga). Mengingatkan masyarakat, supaya siapapun pasangan calon menuju suatu tempat harus diberikan keamanan dan kenyamanan, dan dia (para calon) bisa menyampaikan visi dan misinya ke masyarakat langsung, dan itu tidak boleh di halang atau di hambat," kata Suntana.

Seperti diketahui salah satunya penolakan dari sekelompok ormas FPI cabang Kecamatan Kebon Jeruk ikut demonstrasi menolak rencana kedatangan Ahok di Jalan Kedoya Raya RT 3, RW 6, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (10/11/2016) sore.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Ingin Jangan Ada Demo Lagi, Kasus Ahok Sudah Diproses

Jokowi Ingin Jangan Ada Demo Lagi, Kasus Ahok Sudah Diproses

News | Jum'at, 11 November 2016 | 15:58 WIB

Nasib Ahok Ditentukan Kamis Pekan Depan

Nasib Ahok Ditentukan Kamis Pekan Depan

News | Jum'at, 11 November 2016 | 15:30 WIB

Akhirnya Terjawab Sudah Kapan Gelar Perkara Ahok

Akhirnya Terjawab Sudah Kapan Gelar Perkara Ahok

News | Jum'at, 11 November 2016 | 15:20 WIB

Selain Pelapor Ahok, Polisi Periksa Tiga Ahli Bahasa Hari Ini

Selain Pelapor Ahok, Polisi Periksa Tiga Ahli Bahasa Hari Ini

News | Jum'at, 11 November 2016 | 14:55 WIB

Polisi Mengaku Hati-hati Tangani Kasus Ahok

Polisi Mengaku Hati-hati Tangani Kasus Ahok

News | Jum'at, 11 November 2016 | 14:23 WIB

Ahok Sebut Pengusir Dirinya Bukan Warga Setempat

Ahok Sebut Pengusir Dirinya Bukan Warga Setempat

News | Jum'at, 11 November 2016 | 14:13 WIB

Ketua DPR Puji Jokowi Temui Ulama dan Militer, Tapi ...

Ketua DPR Puji Jokowi Temui Ulama dan Militer, Tapi ...

News | Jum'at, 11 November 2016 | 13:35 WIB

Menhan Ajak Bersabar Menunggu Proses Hukum Ahok

Menhan Ajak Bersabar Menunggu Proses Hukum Ahok

News | Jum'at, 11 November 2016 | 13:19 WIB

Pengacara Buni Yani Masih Kumpulkan Data Soal Ucapan Ahok

Pengacara Buni Yani Masih Kumpulkan Data Soal Ucapan Ahok

News | Jum'at, 11 November 2016 | 13:08 WIB

Pelapor Ahok Soal Al Maidah  dari Sulsel Diperiksa di Bareksrim

Pelapor Ahok Soal Al Maidah dari Sulsel Diperiksa di Bareksrim

News | Jum'at, 11 November 2016 | 12:14 WIB

Terkini

GM FKPPI Jatim Desak Aktor Intelektual Dugaan Penyadapan Prabowo Dibongkar

GM FKPPI Jatim Desak Aktor Intelektual Dugaan Penyadapan Prabowo Dibongkar

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 13:06 WIB

Perjudian Yamaha Copot Mesin Bensin NMAX Demi Masuk Pasar Skuter Listrik

Perjudian Yamaha Copot Mesin Bensin NMAX Demi Masuk Pasar Skuter Listrik

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 13:04 WIB

Free Fire Hadirkan Event Storm Arena Jelang FFWS Global Finals 2026 Bangkok

Free Fire Hadirkan Event Storm Arena Jelang FFWS Global Finals 2026 Bangkok

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 13:04 WIB

Misi Alexis Menyelamatkan Ingatan Kakeknya di Novel Mist-Bound

Misi Alexis Menyelamatkan Ingatan Kakeknya di Novel Mist-Bound

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 13:00 WIB

4 Rekomendasi Tumbler 1 Liter Rp 200 Ribuan, Solusi Rajin Minum Air Putih Sekaligus Koleksi Estetik

4 Rekomendasi Tumbler 1 Liter Rp 200 Ribuan, Solusi Rajin Minum Air Putih Sekaligus Koleksi Estetik

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 12:59 WIB

Serial Sleeping With The Enemy Hadir dengan Standar Internasional, Cinta Laura Bicara Adegan Intim

Serial Sleeping With The Enemy Hadir dengan Standar Internasional, Cinta Laura Bicara Adegan Intim

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 12:59 WIB

Alasan Istana Penyadapan Prabowo Mengarah ke Tindakan Makar

Alasan Istana Penyadapan Prabowo Mengarah ke Tindakan Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:56 WIB

Pria 59 Tahun di Banda Aceh Ditangkap, Diduga Lecehkan Dua Anak di Bawah Umur

Pria 59 Tahun di Banda Aceh Ditangkap, Diduga Lecehkan Dua Anak di Bawah Umur

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 12:55 WIB

Dari Ajudan Jokowi, Kapolda Banten hingga Kapolri, Listyo Sigit Kini Jadi Tersangka

Dari Ajudan Jokowi, Kapolda Banten hingga Kapolri, Listyo Sigit Kini Jadi Tersangka

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 12:54 WIB

Kasus Penyadapan Seret Eks Kapolri, Akademisi Sebut Ini Ujian Supremasi Hukum dan Netralitas Polri

Kasus Penyadapan Seret Eks Kapolri, Akademisi Sebut Ini Ujian Supremasi Hukum dan Netralitas Polri

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:54 WIB

×