Polisi Akan Tambah Waktu Gelar Perkara Ahok Jika Belum Cukup

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Selasa, 15 November 2016 | 17:23 WIB
Polisi Akan Tambah Waktu Gelar Perkara Ahok Jika Belum Cukup
Gelar perkara dugaan kasus penistaan agama di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/11). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Dalam gelar perkara kasus dugaan penistaan agama, penyidik telah memutar rekaman pidato Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Kepulauan Seribu.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar, mengatakan jika video rekaman Ahok tersebut diputar hampir sekitar 20 menit.

"Sudah. Tadi diawal. Pemutaran video sekitar 20 menit sudah diawal. Menit ke 5 sampai menit ke 25," kata Boy di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/11/2016).

Kata dia, tahapan dalam gelaran perkara terbuka terbatas itu, penyidik juga telah menyampaikan paparannya mengenai hasil pemeriksaan sepanjang dilakukannya penyelidikan kasus Ahok.

"Saat ini kan baru penyampaian hasil sementara penyidik disampaikan ke floor. Istilahnya semua saling mendengar satu sama lainnya, pendapat masing-masing," katanya

Menurutnya, nantinya penyidik juga akan memberikan kesempatan kepada pelapor dan terlapor untuk memberikan keterangan melalui saksi ahli yang diajukannya. Adapun gelar perkara ini dipimpin Kabareskrim Polri, Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto.

"Pak Kabareskrim sebagai pimpinan gelar memberikan kesempatan kepada ahli pelapor atau terlapor. Barusan ini selesai dari pihak penyidik," kata dia.

Dia melanjutkan gelar perkara kasus ini diharapkan bisa rampung pada pukul 20.00 WIB. Namun, kata dia, penambahan waktu bisa dilakukan apabila dari pihak pelapor atupun terlapor masih ada keterangan yang mesti disampaikan.

"Bisa. Ini estimasi saya. Pukul 20.00 WIB istilahnya paling adil. Sekiranya ada hal-hal yang dirasa kurang cukup pimpinan gelar akan mempertimbangkan tambahan waktu," kata Boy

Dia juga menambahkan setelah mendengar keterangan dari pihak-pihak terkait dalam kasua Ahok, penyidik merumuskan hasil gelar perkara apakah penyelidikan ini bisa ditingkatkan ke tahap penyidikan atau tidak. Dia pun memastikan polisi akan mengumumkan status Ahok pada Rabu (16/11/2016) besok.

"Penyampaiannya besok kita. Bukan sore ini, karena malam ini tim penyidik akan minta waktu untuk merumuskan hasil yang diperoleh hari ini. Penyidik tidak istirahat lagi. Setelah ini penyidik akan memutuskan di kantor penyidik hasilnya," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Habib Rizieq: Target Umat Islam, Ahok Harus Dipenjara

Habib Rizieq: Target Umat Islam, Ahok Harus Dipenjara

News | Selasa, 15 November 2016 | 16:27 WIB

Bareskrim Pastikan Tutup Kasus Ahok Jika Ini Terjadi

Bareskrim Pastikan Tutup Kasus Ahok Jika Ini Terjadi

News | Selasa, 15 November 2016 | 14:26 WIB

Ahok Dicari Pemuda Muhammadiyah dalam Gelar Perkara

Ahok Dicari Pemuda Muhammadiyah dalam Gelar Perkara

News | Selasa, 15 November 2016 | 14:22 WIB

Kalau Ahok Jadi Tersangka, Hanura Tidak Akan Mundur Sejengkal Pun

Kalau Ahok Jadi Tersangka, Hanura Tidak Akan Mundur Sejengkal Pun

News | Selasa, 15 November 2016 | 14:10 WIB

Ombudsman Bocorkan Sedikit Isi Gelar Perkara Ahok

Ombudsman Bocorkan Sedikit Isi Gelar Perkara Ahok

News | Selasa, 15 November 2016 | 13:58 WIB

Baru Mulai Pemaparan, Gelar Perkara Ahok Masih Lama

Baru Mulai Pemaparan, Gelar Perkara Ahok Masih Lama

News | Selasa, 15 November 2016 | 13:09 WIB

Kakak Angkat Bongkar Kesalahan Terbesar Ahok

Kakak Angkat Bongkar Kesalahan Terbesar Ahok

News | Selasa, 15 November 2016 | 12:28 WIB

Dilarang Masuk ke Gelar Perkara Kasus Ahok, GNPF Protes

Dilarang Masuk ke Gelar Perkara Kasus Ahok, GNPF Protes

News | Selasa, 15 November 2016 | 11:05 WIB

Hindari Kegaduhan, Ahok Pilih Tak Hadiri Gelar Perkara

Hindari Kegaduhan, Ahok Pilih Tak Hadiri Gelar Perkara

News | Selasa, 15 November 2016 | 10:52 WIB

Kecewa, Jubir FPI Tuding Gelar Perkara Ahok Sandiwara

Kecewa, Jubir FPI Tuding Gelar Perkara Ahok Sandiwara

News | Selasa, 15 November 2016 | 10:38 WIB

Terkini

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB