Penyidik Punya Alasan Pemeriksaan Ahok Berlangsung Lama

Dythia Novianty, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 22 November 2016 | 20:07 WIB
Penyidik Punya Alasan Pemeriksaan Ahok Berlangsung Lama
Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) selaku tersangka kasus dugaan penistaan agama, didampingi pendukung dan tim pengacara usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (22/11). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah merampungkan pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama. Hampir sembilan jam, penyidik Bareskrim Polri memeriksa Ahok.

"Sudah dilakukan pemeriksaan sekitar 8 jam ya, semuanya 9 jam, 1 jam istirahat. Dalam hal ini, Pak Ahok diperiksa sebagai tersangka. Nah, ini adalah pemeriksaannya," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Komisaris Besar Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (22/11/2016).

Dalam hampir sembilan jam diperiksa, Ahok dicecar 27 pertanyaan penyidik. Menurut Martinus, lamanya pemeriksaan yang dijalani Ahok, karena penyidik banyak memberikan pertanyaan tambahan. Namun, dia enggan membeberkan substansi pertanyaan yang disampaikan penyidik kepada Ahok.

"Pemeriksaan ini kan disiapkan 20 pertanyaan tetapi kemudian berkembang sampai 27 ini suatu hal yang biasa di dalam satu proses pemeriksaan. Terkait apakah perlu penambahan lagi saya kira nanti akan menjadi bagian evaluasi penyidik," katanya.

Martinus hanya menyampaikan, jika lamanya pemeriksaan karena penyidik ingin mencocokan belasan alat bukti yang telah disita.

"Ini bisa dikatakan pemeriksaan cukup lama karena memang penyidik memberikan pertanyaan-pertanyaan kemudian dilengkapi dengan alat bukti yang ada. Alat buktinya ada sekitar 15 lebih yang disita penyidik, kemudian penyidik mencocokkan dengan melakukan pertanyaan-pertanyaan. Ini yang bikin lama," kata Martinus.

Dia juga mengatakan, tidak menutup kemungkinan penyidik bisa kembali memanggil Ahok untuk dilakukan pemeriksaan tambahan. Martinus mengatakan, pemanggilan tersebut ditujukan untuk melengkapi keterangan dan alat bukti yang telah diperoleh penyidik.

"Pemeriksaan ini nanti tentu bisa berkembang apakah dibutuhkan keterangan-keterangan tambahan atau tidak sehingga nanti akan dipanggil kalau misalnya masih dirasa kurang. Sehingga kita perlu panggil lagi. Itu adalah bagian dari sebuah proses penyidikan," kata dia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Siapkan 21 Saksi Ahli untuk Meringankan

Ahok Siapkan 21 Saksi Ahli untuk Meringankan

News | Selasa, 22 November 2016 | 19:59 WIB

Ruhut Jelaskan Kenapa Ahok Diam Saja Usai Diperiksa Polisi

Ruhut Jelaskan Kenapa Ahok Diam Saja Usai Diperiksa Polisi

News | Selasa, 22 November 2016 | 19:45 WIB

Ruhut: Besok, Pak Ahok Sudah Ditunggu Ribuan Pendukung

Ruhut: Besok, Pak Ahok Sudah Ditunggu Ribuan Pendukung

News | Selasa, 22 November 2016 | 19:38 WIB

Giliran Rizieq Shihab Diperiksa Kasus Ahok, Besok Pagi

Giliran Rizieq Shihab Diperiksa Kasus Ahok, Besok Pagi

News | Selasa, 22 November 2016 | 19:33 WIB

Kini Giliran Kasus Ahmad Dhani, Delapan Kawannya Dipanggil Polisi

Kini Giliran Kasus Ahmad Dhani, Delapan Kawannya Dipanggil Polisi

News | Selasa, 22 November 2016 | 19:24 WIB

Terkini

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:43 WIB

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×