Array

Ini Percakapan Pilot dan Menara Sebelum Jatuhnya Avro RJ85

Syaiful Rachman Suara.Com
Kamis, 01 Desember 2016 | 18:16 WIB
Ini Percakapan Pilot dan Menara Sebelum Jatuhnya Avro RJ85
Upaya pencarian korban di lokasi jatuhnya pesawat Avro RJ85 yang jatuh dan hancur berkeping-keping di belantara hutan Kolombia [Reuters]

Suara.com - Baru-baru ini, tim penyelidik jatuhnya pesawat Avro RJ85 yang mengangkut pemain klub Chapecoense merilis rekaman percakapan antara pilot pesawat, Miguel Quiroga, dengan menara kendali di bandara Medellin.

Berdasarkan isi percakapan tersebut, pilot kalang kabut lantaran menipisnya bahan bakar pesawat dan meminta izin untuk segera melakukan pendaratan. Akan tetapi operator menara tidak mengizinkan dan meminta pilot menunggu tujuh menit untuk mendarat di badara Medellin.


Berikut isi percakapan sesaat terjadinya peristiwa tragis yang nyaris membuat pemain Chapecoense punah.

Operator: Ada pesawat di bawah anda mendekat... Berapa lama lagi anda bisa mendekat, Lima-Mike-India?

Pilot: Kami memiliki masalah bahan bakar. Itu sebabnya saya meminta untuk segera mendarat!

Operator: Saya akan segera mengajukan permintaan pendaratan Lima-Mike-India.

Pilot: Lima-Mike-India 2933 mengalami kegagalan total. Kelistrikan mati total tanpa bahan bakar.

Operator: Landasan bersih dan hujan segera turun Lima-Mike-India 2933. Tim pemadam sudah disiapkan.

Pilot: Vector (arahan navigasi dari menara bandara) ke landasan. Ketinggian 9000 kaki, vector! vector!

Itulah kata-kata terakhir sang pilot yang meminta arahan navigasi menuju landasan sebelum komunikasi terputus.

Seperti diketahui, Pesawat LAMIA BAe 146 jenis Avro RJ85 yang mengangkut 77 penumpang dan kru  menghantam pegunungan di ketinggian 7000 kaki dan hancur berkeping-keping di belantara hutan Kolombia. Kecelakaan tersebut menewaskan 71 orang. Sementara enam korban selamat masih dalam perawatan intensif di rumah sakit.

Dua kotak hitam pesawat itu sendiri ditemukan dalam kondisi bagus. Penyelidik gabungan dari Kolombia, Brasil dan Inggris, saat ini tengah menguak misteri jatuhnya pesawat nahas tersebut.

Namun, hasil dari pembacaan kotak hitam itu sendiri paling cepat membutuhkan waktu selama enam bulan. (AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI