BNN: 2 Bulan, Kami Selamatkan 2 Juta Jiwa

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen | Suara.com

Selasa, 06 Desember 2016 | 17:01 WIB
BNN: 2 Bulan, Kami Selamatkan 2 Juta Jiwa
Presiden Joko Widodo saat hadir dalam acara pemusnahan barang bukti narkoba di pintu masuk bagian barat lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (6/12/2016). (suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan pemusnahan barang bukti narkoba terbesar sepanjang Tahun 2016 ini. Pasalnya sebanyak 445 kilogram sabu turut dimusnahkan dan merupakan hasil kerja selama dua bulan saja. Dan 445 kilogram tersebut disebut turut  menyelamatkan dua juta jiwa anak bangsa.

"Untuk tahun ini, ya terbesar, 445 Kg sabu, 190.840 butir ekstasi, 422 Kg ganja kering, dan 323.000 butir Erimin Five, dari 29 tersangka. Jadi cukup besar hanya dua bulan kita berhasil menyelamatkan dua juta jiwa," kata Kepala BNN Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso di Monas, Jakarta Pusat, Selasa (6/12/2016).

Menurut dia hukuam mati yang saat ini diberlakukan oleh Indonesia bagi para gembong-gembong narkoba masih tidak sebanding dengan korban yang berjatuhan akibat barang terlarang dan berbahaya  tersebut. Bayangkan kata dia, satu tahun generasi yang meninggal akibat narkoba sebanyak 1.500 orang sedangkan bandar yang dihukum mati hanyalah puluhan saja.

"Artinya di sini kan pelaku pembunuhan itu adalah bandar-bandar itu sendiri, yang notabene mereka masih dalam hukum itu mereka masih bisa mengelak, artinya mereka itu dilindungi dalam Undang-Undang itu sendiri, artinya mereka masih bisa punya kesempatan untuk membela dan lepas dari tuduhan, sedangkan fakta dan nyata bahwa 1500 per tahun generasi kita meninggal," kata Buwas.

Oleh karena itu Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri tersebut senada dengan Intruksi dari Presiden Joko Widodo yang menjadikan BNN sebagai leading sector dalam penanganan masalah narkotika di tanah Indonesia. Sehingga pihaknya pun tidak akan main-main dalam melakukan penindakan, pengejaran, dan juga pemberatasan jaringan-jaringan narkotika tersebut.

Lanjutnya, selain barang-barang yang sudah dimusnahkan kali ini masih ada barang bukti lain yang masih tersimpan rapi. Bila nanti sudah ada keputusan dari kejaksaan untuk melakukan pemusnahan maka akan dilakukan pemusnahan kembali.

"Artinya ini baru yang mendapatkan ketetapan hukum untuk dimusnahkan, makanya baru kita musnahkan, yang masih belum banyak, yang masih kita simpan untuk dari kejaksaan," kata Buwas.

Jelang tahun baru

Waseso menyebutkan bahwa pesanan pasokan narkotika  menjelang tahun baru 2017 terus meningkat. Pihaknya pun akan semakin gencar untuk terus melakukan penindakan dan pemberantasan.

"Memang mendekati tahun baru, suplai semakin besar, dan ini juga masih ada beberapa yang sedang kita telisik," kata  Buwas.

Katanya, tentang jaringan-jaringan yang sedang ditelisiknya belum bisa dijabarkan lebih rinci. Alasannya karena BNN harus melakukannya dengan diam-diam dan lebih banyak melakukan tindakan yang kemudian hasilnya baru akan diinformasikan pada masyarakat luas.

"Saya kira tidak usah, karena kita ini kan silent ya bekerja," katanya.

Oleh karena itu lanjut Buwas pihaknya juga bersinergi dengan badan Intelegen negara (BIN) dan badan Intelegen Polri dalam melakukan penelisikam bandar-bandar narkotika ini. Tujuannya agar tanah Indonesia dapat terbebas dari jaringan-jaringan Internasional peredaran gelap narkotika tersebut.

"Kami bekerja sama dengan BIN dalam penelusuran itu, termasuk badan intelijen dari kepolisian sehingga nanti kalau itu sudah kita petakan, sudah bulat, itu akan kita lakukan penindakan," kata Buwas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menkopolhukam Sebut Narkoba Mudah Masuk Indonesia

Menkopolhukam Sebut Narkoba Mudah Masuk Indonesia

News | Selasa, 06 Desember 2016 | 16:39 WIB

Wow, Tiap Tahun 15 Ribu Remaja Meninggal karena Narkoba

Wow, Tiap Tahun 15 Ribu Remaja Meninggal karena Narkoba

News | Selasa, 06 Desember 2016 | 15:36 WIB

BNN Ungkap 21 Kasus Pencucian Uang Narkoba Senilai Rp261 Miliar

BNN Ungkap 21 Kasus Pencucian Uang Narkoba Senilai Rp261 Miliar

News | Selasa, 06 Desember 2016 | 14:13 WIB

11 Bulan, BNN Tangkap 196 Tersangka dan Sita 4 Ton Narkoba

11 Bulan, BNN Tangkap 196 Tersangka dan Sita 4 Ton Narkoba

News | Selasa, 06 Desember 2016 | 12:39 WIB

Jokowi Ikut di Pemusnahan Ratusan Kilogram Shabu dan Ganja

Jokowi Ikut di Pemusnahan Ratusan Kilogram Shabu dan Ganja

News | Selasa, 06 Desember 2016 | 11:01 WIB

Pintu Masuk Narkoba Bergeser ke Badau

Pintu Masuk Narkoba Bergeser ke Badau

News | Sabtu, 03 Desember 2016 | 09:56 WIB

Di Jambi, Pesan Ganja Bisa Lewat SMS

Di Jambi, Pesan Ganja Bisa Lewat SMS

News | Kamis, 01 Desember 2016 | 17:19 WIB

Dipenjara, Ini yang Dilakukan Jupiter Fortissimo

Dipenjara, Ini yang Dilakukan Jupiter Fortissimo

Entertainment | Rabu, 30 November 2016 | 07:02 WIB

Razia di Rutan Kelas I Makassar

Razia di Rutan Kelas I Makassar

Foto | Rabu, 16 November 2016 | 12:26 WIB

Gubernur Kalteng Beri Hadiah Aparat yang Tembak Bandar Narkoba

Gubernur Kalteng Beri Hadiah Aparat yang Tembak Bandar Narkoba

News | Sabtu, 12 November 2016 | 06:26 WIB

Terkini

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:13 WIB

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:59 WIB

Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia

Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:54 WIB