Presiden Jokowi Tegaskan Islam Hargai Kemajemukan

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Selasa, 20 Desember 2016 | 07:45 WIB
Presiden Jokowi Tegaskan Islam Hargai Kemajemukan
Presiden Jokowi menghadiri peluncuran uang Rupiah tahun emisi 2016 oleh Bank Indonesia, di Jakarta, Senin (19/12/2016). [Dok Biro Pers Setpres/Laily Rachev]
Presiden Joko Widodo menghimbau seluruh umat muslim di Tanah Air untuk selalu meneladani Nabi Muhammad SAW. Ia meyakini, sifat keteladanan Rasulullah SAW dapat membuktikan bahwa Islam merupakan agama yang rahmatan lil alamin, menjadi rahmat bagi semesta alam. 
 
Hal itu disampaikan Jokowi dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H/2016 Masehi di Istana Negara, Senin (19/12/2016) malam.

"Islam yang mengajarkan kedamaian, Islam yang menjadi rahmat bagi semesta alam, khususnya rahmat bagi bangsa dan negara kita Indonesia", kata Jokowi.

Menurut dia, berbagai sifat tauladan Rasulullah dapat diimplementasikan ke berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan keseharian dengan mencontoh perilaku beliau semasa hidupnya.

"Dalam hal kekuatan akidah dan ibadah, Rasulullah menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan akidah, ibadah, dan muamalah bagi umat Islam dengan beragam latar belakang sosial budayanya," imbuh dia.

Sementara itu dalam hal ekonomi, Jokowi menuturkan bahwa Rasulullah membangun etos kerja umat, menegakkan moral para pelaku ekonomi, serta menggerakkan zakat, infak, sedekah, dan wakaf sebagai sistem jaminan sosial.

"Dalam hal kekuatan sosial, Rasulullah membangun hubungan persaudaraan, ukhuwah Islamiyah, membudayakan tolong-menolong di antara sesama Muslim,". Ujar dia.

Adapun dalam hal kekuatan politik, Rasulullah membentuk kontrak politik dengan semua unsur dan komponen masyarakat melalui Piagam Madinah, yang merupakan piagam negara tertulis pertama di dunia, jauh sebelum munculnya deklarasi Hak-Hak Asasi Manusia yang dilahirkan PBB pada 1948.

"Dalam Piagam Madinah ini antara lain diatur politik pertahanan negara dan hubungan Muslim dengan non-Muslim. Dengan Piagam Madinah ini, jelas sekali ajaran Islam dan umatnya menghargai kemajemukan suku, golongan, dan agama," tutur Presiden.

*Keteladanan Rasulullah Hadapi Tantangan Bangsa*

Dalam menghadapi tantangan bangsa ke depan, kata Jokowi, keteladanan Nabi Muhammad SAW dapat dijadikan contoh bagaimana umat seharusnya bersikap dalam menjaga persatuan bangsa dan mewujudkan negara yang adil, makmur. ‎Dia juga mengajak seluruh umat Islam di Indonesia untuk selalu berbicara baik, berpikir positif, optimis, bekerja keras, dan memperkuat ukhuwah wathaniah.

"Hindari ujaran kebencian, jangan termakan penghasutan intoleransi, provokasi, fitnah, karena semuanya itu hanya melemahkan kita, hanya merugikan umat Islam di Indonesia, hanya merugikan bangsa kita," kata dia.

Di akhir sambutannya, Jokowi mengajak seluruh umat Islam mengambil peran dalam pembangunan. Dia menghimbau agar kekuatan masyarakat disalurkan ke hal-hal yang bermanfaat bagi negara.

"Pembangunan yang akan menekan kemiskinan, menekan tingkat pengangguran, menghilangkan kesenjangan sosial. Dengan meneladani Rasululah SAW," kata Presiden.

Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan sejumlah menteri anggota Kabinet Kerja. Tampak pula hadir, pimpinan lembaga negara dan duta besar negara sahabat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gagal Juara Piala AFF, Jokowi Tetap Berikan Bonus pada Boaz Cs

Gagal Juara Piala AFF, Jokowi Tetap Berikan Bonus pada Boaz Cs

Bola | Senin, 19 Desember 2016 | 13:23 WIB

Jokowi Akui Perlu Waktu Sederhanakan Digit Rupiah

Jokowi Akui Perlu Waktu Sederhanakan Digit Rupiah

Bisnis | Senin, 19 Desember 2016 | 13:14 WIB

Mendagri: Bicara Indonesia, Tak Perlu Masalahkan Perbedaan

Mendagri: Bicara Indonesia, Tak Perlu Masalahkan Perbedaan

News | Senin, 19 Desember 2016 | 12:42 WIB

Jokowi Jamin Pengelolaan Listrik Tetap di Bawah Kendali Negara

Jokowi Jamin Pengelolaan Listrik Tetap di Bawah Kendali Negara

Bisnis | Senin, 19 Desember 2016 | 12:22 WIB

Jokowi: Rupiah Tak akan Diganti dan Tak Tergantikan

Jokowi: Rupiah Tak akan Diganti dan Tak Tergantikan

Bisnis | Senin, 19 Desember 2016 | 12:17 WIB

Jokowi Minta BI Sediakan Uang Rupiah Baru di Daerah Terpencil

Jokowi Minta BI Sediakan Uang Rupiah Baru di Daerah Terpencil

Bisnis | Senin, 19 Desember 2016 | 12:11 WIB

Presiden Jokowi Melayat Wakasal di Rumah Duka

Presiden Jokowi Melayat Wakasal di Rumah Duka

News | Senin, 19 Desember 2016 | 11:32 WIB

Jokowi Minta Bantuan untuk Warga Korban Gempa Aceh Dipercepat

Jokowi Minta Bantuan untuk Warga Korban Gempa Aceh Dipercepat

News | Kamis, 15 Desember 2016 | 14:40 WIB

Tiba di Bireun, Jokowi Kunjungi Sejumlah Lokasi Terdampak Gempa

Tiba di Bireun, Jokowi Kunjungi Sejumlah Lokasi Terdampak Gempa

News | Kamis, 15 Desember 2016 | 13:17 WIB

Dari Iran, Presiden Jokowi Langsung Menuju Aceh

Dari Iran, Presiden Jokowi Langsung Menuju Aceh

News | Kamis, 15 Desember 2016 | 10:28 WIB

Terkini

Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN

Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN

News | Senin, 15 Juni 2026 | 22:14 WIB

Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG

Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:55 WIB

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:37 WIB

BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan

BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:20 WIB

Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD

Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:07 WIB

Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan

Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:04 WIB

Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini

Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:43 WIB

Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan

Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:40 WIB

Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya

Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:28 WIB

BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid

BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:15 WIB